{"id":82452,"date":"2026-08-04T08:18:37","date_gmt":"2026-08-04T08:18:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/04\/12-titik-kopdes-merah-putih-di-tengah-laut-zulhas-bagaimana-mau-cor-semennya\/"},"modified":"2026-08-04T08:18:37","modified_gmt":"2026-08-04T08:18:37","slug":"12-titik-kopdes-merah-putih-di-tengah-laut-zulhas-bagaimana-mau-cor-semennya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/04\/12-titik-kopdes-merah-putih-di-tengah-laut-zulhas-bagaimana-mau-cor-semennya\/","title":{"rendered":"12 Titik Kopdes Merah Putih di Tengah Laut, Zulhas Bagaimana Mau Cor Semennya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/04\/1785829690_369891614e5a22a20c85.jpg\" alt=\"12 Titik Kopdes Merah Putih di Tengah Laut, Zulhas: Bagaimana Mau Cor Semennya?\"\/><figcaption>Menko Pangan Zulkifli Hasan(MI\/Lina Herlina)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PROGRAM unggulan pemerintah, Koperasi Desa\/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, belum genap setahun diluncurkan, namun sudah dihantam gelombang kontroversi.\u00a0<\/p>\n<p>Warganet dihebohkan dengan temuan 12 titik lokasi koperasi yang terpantau berada di tengah laut berdasarkan fitur pemetaan aplikasi Simkopdes di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Dalam menanggapi polemik yang meledak di jagat maya itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), dengan nada setengah heran mempertanyakan logika di balik narasi tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/918069\/isu-warung-ditutup-imbas-kopdes-merah-putih-zulhas-itu-hoaks\" target=\"_blank\" title=\"Isu Warung Ditutup imbas Kopdes Merah Putih, Zulhas: Itu Hoaks\">Isu Warung Ditutup imbas Kopdes Merah Putih, Zulhas: Itu Hoaks<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Ya, bagaimana mau bangun di tengah laut? Bagaimana mengecor semennya?&#8221; ujar Zulhas dengan mimik serius sambil melempar candaan usai membuka Seminar Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (4\/8).<\/p>\n<p>Pernyataan Zulhas itu sontak memecah tawa hadirin, namun sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah serius menanggapi gempuran isu negatif yang mengganggu program yang digadang-gadang sebagai solusi ekonomi desa tersebut.<\/p>\n<p>Tak hanya soal laut, jagat media sosial juga diramaikan dengan konten-konten yang menarasikan lokasi pembangunan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kopdes-merah-putih\" title=\"Kopdes Merah Putih\">Kopdes Merah Putih<\/a> berada di tempat-tempat tak lazim, seperti di area pemakaman umum hingga di tengah hamparan sawah.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/904321\/kematian-calon-manajer-koperasi-merah-putih-imparsial-pendekatan-militer-tidak-tepat-untuk-sipil\" target=\"_blank\" title=\"Kematian Calon Manajer Koperasi Merah Putih, Imparsial: Pendekatan Militer tidak Tepat untuk Sipil\">Kematian Calon Manajer Koperasi Merah Putih, Imparsial: Pendekatan Militer tidak Tepat untuk Sipil<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Konten-konten tersebut kemudian menyebar cepat dan memicu spekulasi liar yang berpotensi merusak citra program.<\/p>\n<p>Zulhas menduga kuat, narasi negatif ini adalah hasil rekayasa pihak-pihak yang tidak menghendaki program tersebut berjalan sukses. Ia menilai, kondisi geografis desa yang beragam dan terkendala lahan dimanfaatkan sebagai bahan untuk memproduksi konten provokatif.<\/p>\n<p>&#8220;Banyak desa memang masih belum terbangun karena kendala lahan. Akhirnya muncul konten-konten seolah-olah bangunannya ada di tengah kuburan, di tengah sawah, di tengah laut, dan macam-macam lagi. Ini saya kira memang mungkin ada yang terganggu sehingga menyerang seperti itu,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Zulhas menjelaskan bahwa Kopdes Merah Putih dirancang sebagai infrastruktur ekonomi terpadu. Bentuknya bukan toko ritel modern, melainkan pusat layanan yang mengintegrasikan berbagai bantuan pemerintah, mulai dari benih, subsidi bunga, bantuan sosial (PKH), hingga alat mesin pertanian (alsintan).<\/p>\n<h2>Melindungi Petani dan Nelayan<\/h2>\n<p>Lebih dari sekadar bangunan fisik, Zulhas menyoroti fungsi fundamental koperasi sebagai benteng pertahanan ekonomi rakyat. Ia membeberkan rencana perlindungan harga bagi petani dan nelayan yang selama ini kerap terjerat permainan tengkulak.<\/p>\n<p>Bukan hanya petani, nelayan pun akan mendapatkan perlindungan serupa melalui penyediaan fasilitas <em>cold<\/em> <em>storage<\/em> (ruang pendingin) dan pabrik es. Dengan begitu, hasil tangkapan ikan bisa disimpan lebih lama dan tidak dijual murah kepada tengkulak karena keterpaksaan.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau nelayan, ikan dibeli murah oleh tengkulak. Nanti kalau sudah ada koperasi, disediakan <em>cold<\/em> <em>storage<\/em> dan pabrik es sehingga bisa disimpan dulu. Kalau belum laku, koperasi yang beli ikannya,&#8221; pungkas Zulhas. (LN\/E-4)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/918073\/12-titik-kopdes-merah-putih-di-tengah-laut-zulhas-bagaimana-mau-cor-semennya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menko Pangan Zulkifli Hasan(MI\/Lina Herlina) PROGRAM unggulan pemerintah, Koperasi Desa\/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, belum genap setahun diluncurkan, namun sudah dihantam gelombang kontroversi.\u00a0 Warganet dihebohkan dengan temuan 12 titik lokasi koperasi yang terpantau berada di tengah laut berdasarkan fitur pemetaan aplikasi Simkopdes di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Dalam menanggapi polemik yang meledak di jagat maya itu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":82453,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-82452","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82452","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=82452"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82452\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/82453"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=82452"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=82452"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=82452"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}