{"id":82196,"date":"2026-08-03T20:45:38","date_gmt":"2026-08-03T20:45:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/03\/hingga-juni-ojk-catat-penyaluran-kredit-perbankan-mencapai-rp9-0809-triliun\/"},"modified":"2026-08-03T20:45:38","modified_gmt":"2026-08-03T20:45:38","slug":"hingga-juni-ojk-catat-penyaluran-kredit-perbankan-mencapai-rp9-0809-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/03\/hingga-juni-ojk-catat-penyaluran-kredit-perbankan-mencapai-rp9-0809-triliun\/","title":{"rendered":"Hingga Juni, OJK Catat Penyaluran Kredit Perbankan Mencapai Rp9.080,9 Triliun"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/03\/1785760291_1299b02c6e38b4323c6d.png\" alt=\"Hingga Juni, OJK Catat Penyaluran Kredit Perbankan Mencapai Rp9.080,9 Triliun\"\/><figcaption>Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari.(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>OTORITAS Jasa Keuangan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ojk\" title=\"OJK\">OJK<\/a>) melaporkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penyaluran-kredit-perbankan\" title=\"Penyaluran Kredit Perbankan\">penyaluran kredit perbankan<\/a> di tanah air tumbuh 12,67%<i>\u00a0year on year (yoy)\u00a0<\/i>mencapai Rp9.080,9 triliun hingga Juni 2026.<\/p>\n<p>\u201cKinerja intermediasi perbankan tetap kontributif dengan profil risiko yang terjaga,\u201d ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/friderica-widyasari\" title=\"Friderica Widyasari\">Friderica Widyasari<\/a> Dewi alias Kiki dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kiki menjelaskan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pertumbuhan-kredit-perbankan\" title=\"pertumbuhan kredit perbankan\">pertumbuhan kredit perbankan<\/a> didorong oleh kredit investasi yang tumbuh 24,90%\u00a0(yoy) dan diikuti oleh kredit modal kerja tumbuh 8,94% (yoy) serta kredit konsumsi yang tumbuh 5,75% (yoy).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/910980\/ojk-optimistis-pertumbuhan-kredit-perbankan-lampaui-10-persen-di-akhir-2026\" title=\"OJK Optimistis Pertumbuhan Kredit Perbankan Lampaui 10 Persen di Akhir 2026\" target=\"_blank\">OJK Optimistis Pertumbuhan Kredit Perbankan Lampaui 10 Persen di Akhir 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Di tengah pertumbuhan kredit, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio<i>\u00a0Non-Performing Loan (NPL) gross<\/i>\u00a0sebesar 2,09% dan NPL net sebesar 0,82%. Selain itu,\u00a0<i>Loan at Risk (LaR)<\/i>\u00a0juga relatif stabil yang tercatat sebesar 8,47%.<\/p>\n<p>Kemudian, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 10,21% (yoy) menjadi Rp10.281,8 triliun per Juni 2026, dengan giro, tabungan, dan deposito masing-masing tumbuh 9,95% (yoy), tumbuh 8,25% (yoy), serta tumbuh 12,16% (yoy).<\/p>\n<p>Kiki memastikan ketahanan perbankan juga tetap terjaga kuat, yang tercermin dari tingkat permodalan atau\u00a0<i>Capital Adequacy Ratio (CAR)\u00a0<\/i>pada Juni 2026 yang berada di level tinggi yakni sebesar 23,70%. Kemudian, likuiditas perbankan pada Juni 2026 tetap memadai dengan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 88,32%.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/897361\/ojk-catat-kredit-perbankan-april-2026-tumbuh-998\" title=\"OJK Catat Kredit Perbankan April 2026 Tumbuh 9,98%\" target=\"_blank\">OJK Catat Kredit Perbankan April 2026 Tumbuh 9,98%<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selain itu, Alat Likuid\/Non-Core Deposit (AL\/NCD) dan Alat Likuid\/DPK (AL\/DPK) masing-masing tercatat sebesar 101,92% dan 23,08%, atau jauh di atas threshold masing-masing sebesar 50% dan 10%.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan ini, Kiki memastikan OJK telah mengoptimalkan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) melalui percepatan pembaruan informasi kredit atau pembiayaan oleh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) menjadi paling lambat 3 hari kerja setelah pelunasan dan penerapan threshold informasi debitur untuk nominal di atas Rp1 juta, yang berlaku efektif sejak 1 Juli 2026.<\/p>\n<p>Adapun, upaya itu dalam rangka memperkuat infrastruktur informasi perkreditan nasional serta meningkatkan kualitas informasi debitur guna mendukung penyaluran kredit kepada sektor produktif, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta program penyediaan perumahan,<\/p>\n<p>Lebih lanjut, OJK juga mendukung penguatan kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) melalui implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2026 tentang DHE SDA, yaitu dengan mengawasi rekening penampungan (escrow account) DHE SDA, serta memastikan kesiapan industri perbankan dan memperkuat koordinasi dengan kementerian\/lembaga. Selain itu, OJK juga menegaskan bahwa Dana DHE SDA dapat diperlakukan sebagai agunan tunai. (Ant\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/917816\/hingga-juni-ojk-catat-penyaluran-kredit-perbankan-mencapai-rp90809-triliun\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari.(Antara) OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penyaluran kredit perbankan di tanah air tumbuh 12,67%\u00a0year on year (yoy)\u00a0mencapai Rp9.080,9 triliun hingga Juni 2026. \u201cKinerja intermediasi perbankan tetap kontributif dengan profil risiko yang terjaga,\u201d ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi alias Kiki dalam konferensi pers Komite Stabilitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":82197,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-82196","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82196","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=82196"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82196\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/82197"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=82196"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=82196"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=82196"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}