{"id":81574,"date":"2026-08-02T15:43:44","date_gmt":"2026-08-02T15:43:44","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/02\/sering-buang-air-kecil-pada-malam-hari-bisa-jadi-tanda-pembesaran-prostat-jinak\/"},"modified":"2026-08-02T15:43:44","modified_gmt":"2026-08-02T15:43:44","slug":"sering-buang-air-kecil-pada-malam-hari-bisa-jadi-tanda-pembesaran-prostat-jinak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/02\/sering-buang-air-kecil-pada-malam-hari-bisa-jadi-tanda-pembesaran-prostat-jinak\/","title":{"rendered":"Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari Bisa Jadi Tanda Pembesaran Prostat Jinak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/02\/1785684879_966df810e5ca4e016700.jpg\" alt=\"Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari Bisa Jadi Tanda Pembesaran Prostat Jinak\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnifik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>SERING terbangun di malam hari karena ingin <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/buang-air-kecil\" title=\"buang air kecil\">buang air kecil<\/a> kerap dianggap sebagai bagian normal dari proses penuaan. Padahal, kondisi yang dikenal sebagai nocturia ini bisa menjadi salah satu tanda benign prostatic hyperplasia (BPH) atau pembesaran <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/prostat\" title=\"prostat\">prostat<\/a> jinak, terutama pada pria berusia di atas 50 tahun. Jika terjadi berulang dan mengganggu kualitas tidur, gejala tersebut sebaiknya tidak diabaikan.<\/p>\n<p>Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), pembesaran prostat merupakan masalah prostat yang paling umum dialami pria lanjut usia. Seiring bertambahnya usia, ukuran prostat dapat membesar dan menekan saluran kemih (uretra), sehingga aliran urine menjadi terganggu dan kandung kemih harus bekerja lebih keras untuk mengeluarkan urine.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Salah satu gejala yang paling sering muncul adalah nocturia, yaitu kondisi ketika seseorang harus bangun satu kali atau lebih setiap malam untuk buang air kecil.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/816170\/lebih-dari-95-ribu-kasus-prostat-dalam-5-tahun-mayoritas-diderita-usia-60-tahun-ke-atas\" title=\"Lebih dari 95 Ribu Kasus Prostat dalam 5 Tahun, Mayoritas Diderita Usia 60 Tahun ke Atas\" target=\"_blank\">Lebih dari 95 Ribu Kasus Prostat dalam 5 Tahun, Mayoritas Diderita Usia 60 Tahun ke Atas<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selain itu, penderita BPH juga dapat mengalami aliran urine yang lemah, sulit memulai buang air kecil, rasa tidak tuntas setelah berkemih, hingga keinginan buang air kecil yang datang tiba-tiba.<\/p>\n<p>NIDDK menjelaskan bahwa pembesaran prostat tidak selalu berhubungan dengan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kanker-prostat\" title=\"Kanker prostat\">kanker prostat<\/a>.<\/p>\n<p>Namun, gejala yang muncul tetap memerlukan pemeriksaan medis karena keluhan serupa juga dapat disebabkan oleh infeksi saluran kemih, prostatitis, maupun penyakit lain pada saluran kemih. Oleh karena itu, pria yang mengalami gangguan berkemih secara terus-menerus dianjurkan segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/911671\/kontroversi-manfaat-kesehatan-botak-dini-terkait-risiko-kanker-prostat\" title=\"Kontroversi Manfaat Kesehatan Botak Dini terkait Risiko Kanker Prostat\" target=\"_blank\">Kontroversi Manfaat Kesehatan Botak Dini terkait Risiko Kanker Prostat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selain mengganggu kualitas tidur, nocturia yang tidak ditangani juga dapat berdampak pada kesehatan secara keseluruhan. Penelitian yang dipublikasikan melalui PubMed menyebutkan bahwa nocturia merupakan salah satu gejala saluran kemih bawah yang paling sering dikeluhkan pria dengan BPH.<\/p>\n<p>Kondisi ini tidak hanya menyebabkan kelelahan pada siang hari, tetapi juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko jatuh pada lansia serta penurunan kualitas hidup.<\/p>\n<p>Risiko pembesaran prostat meningkat seiring bertambahnya usia. Data Urologic Diseases in America Annual Data Report 2024 menunjukkan bahwa BPH dialami sekitar 5-6 persen pria usia 40-64 tahun, dan meningkat menjadi 29-35 persen pada pria berusia 65 tahun ke atas.<\/p>\n<p>Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa gejala seperti sering buang air kecil, rasa ingin berkemih mendadak, dan nocturia merupakan keluhan yang paling sering ditemukan pada penderita BPH.<\/p>\n<p>Apabila gejala masih ringan, dokter biasanya menyarankan perubahan gaya hidup, seperti mengurangi konsumsi minuman berkafein atau beralkohol pada malam hari, membatasi asupan cairan sebelum tidur, serta menjaga aktivitas fisik. Namun, bila keluhan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari atau menyebabkan retensi urine, pengobatan maupun tindakan medis mungkin diperlukan sesuai kondisi masing-masing pasien.\u00a0<\/p>\n<p>Karena itu, sering bangun malam untuk buang air kecil sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai hal yang wajar.<\/p>\n<p>Mengenali gejala sejak dini dan melakukan pemeriksaan dapat membantu mencegah komplikasi serta menjaga kualitas hidup, terutama pada pria yang memasuki usia paruh baya dan lanjut usia.<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK)<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/917536\/sering-buang-air-kecil-pada-malam-hari-bisa-jadi-tanda-pembesaran-prostat-jinak\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnifik) SERING terbangun di malam hari karena ingin buang air kecil kerap dianggap sebagai bagian normal dari proses penuaan. Padahal, kondisi yang dikenal sebagai nocturia ini bisa menjadi salah satu tanda benign prostatic hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak, terutama pada pria berusia di atas 50 tahun. Jika terjadi berulang dan mengganggu kualitas tidur, gejala [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":81575,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-81574","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81574","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81574"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81574\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81575"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81574"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81574"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81574"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}