{"id":81350,"date":"2026-08-02T05:37:36","date_gmt":"2026-08-02T05:37:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/02\/motif-kembang-kelapa-budaya-betawi-jadi-gaun-beragam-gaya\/"},"modified":"2026-08-02T05:37:36","modified_gmt":"2026-08-02T05:37:36","slug":"motif-kembang-kelapa-budaya-betawi-jadi-gaun-beragam-gaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/02\/motif-kembang-kelapa-budaya-betawi-jadi-gaun-beragam-gaya\/","title":{"rendered":"Motif Kembang Kelapa Budaya Betawi Jadi Gaun Beragam Gaya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/02\/1785648589_2fad9e03892f7c7e3714.jpeg\" alt=\"Motif Kembang Kelapa Budaya Betawi Jadi Gaun Beragam Gaya\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok. Instagram @lutsafofficial)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>RAGAM gaya gaun dengan motif kembang kelapa dengan pendekatan tribal hingga warna-warna yang lebih dekat dengan preferensi generasi muda dihadirkan oleh <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/indah-darry-x-lutsaf\" title=\"Indah Darry X Lutsaf\">Indah Darry X Lutsaf<\/a>.\u00a0<\/p>\n<p>Koleksi ini menjadi interpretasi baru terhadap <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/budaya-betawi\" title=\"Budaya betawi\">budaya Betawi<\/a>. &#8220;Visi besarnya adalah menghadirkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/desainer\" title=\"Desainer\">desainer<\/a> Betawi yang mampu membawa kekayaan budaya lokal menuju panggung internasional sekaligus memperkenalkan wastra Betawi dalam bahasa desain yang lebih kontemporer&#8221;, demikian keterangan pemilik merek Lutsaf, Luthfiah, yang diterima Media Indonesia, Sabtu (1\/7).<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Selain itu, ada pula koleksi Lia Afif berkolaborasi dengan Dekranasda Kabupaten Jombang memperkenalkan koleksi Akasa Dharani, sebuah intepretasi mengenai harmoni antara langit dan bumi melalui Batik Tulis Jombang berpewarna alam.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/fashion\/917326\/desain-busana-tradisi-lompat-batu-nias-juara-satu-indonesia-young-fashion-designers-competition-2026\" title=\"Desain Busana Tradisi Lompat Batu Nias Juara Satu Indonesia Young Fashion Designers Competition 2026\" target=\"_blank\">Desain Busana Tradisi Lompat Batu Nias Juara Satu Indonesia Young Fashion Designers Competition 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Kata Akasa berarti langit, direpresentasikan melalui keindahan gradasi warna biru pada kain batik. Sementara Dharani berarti bumi, dilambangkan oleh kehangatan nada warna coklat danhijau zaitun yang mencerminkan warna tanah. Seluruh elemen ini menyatu dalam satu kesatuan koleksi utuh dan menawan bersama Batik Jombang, kata Lia Afif.<\/p>\n<p>Menghadirkan 12 look, terdiri dari 11 busana perempuan dan 1 busana pria, koleksi ini mengeksplorasi siluet A-line dan I-line clear dengan permainan drapery, potongan asimetris, serta konstruksi modern menjadi ciri khas Lia Afif.\u00a0<\/p>\n<p>Palet warna biru, hijau zaitun, dan krem menjadi representasi visual filosofi koleksi. Seluruh batik dikerjakan menggunakan pewarna alam dengan proses produksi dengan ketelitian tinggi, yang mana satu lembar batik dapat diselesaikan lebih dari satu bulan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/907895\/kongres-ii-pemuda-kaum-betawi-dorong-transformasi-budaya-organisasi\" title=\"Kongres II Pemuda Kaum Betawi Dorong Transformasi Budaya Organisasi\" target=\"_blank\">Kongres II Pemuda Kaum Betawi Dorong Transformasi Budaya Organisasi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Lalu, ada merek Duai Fav yang mengangkat identitas Saroja sebagai kudapan khas Priangan nan selama ini menjadi DNA desain label tersebut.<\/p>\n<p>Duai Fav menerjemahkan bentuk Saroja ke dalam batik tulis melalui koleksi bertajuk Marcapada bermakna alam semesta, diwujudkan dalam eksplorasi motif, warna, dan detail menggambarkan keindahan bumi beserta kehidupannya.<\/p>\n<p>&#8220;Marcapada itu merupakan alam semesta, jadi keindahan alam semesta seperti busana dikenakan model,&#8221; kata desainer sekaligus pemilik Duai Fav, Bunna Ila.<\/p>\n<p>Koleksi para desainer tersebut dihadirkan dalam peragaan busana bertajuk Luminara yang menghadirkan kekayaan budaya Nusantara. Peragaan busana Luminara ditampilkan di panggung BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 pada Kamis (31\/7). (H-2)<br \/>&#13;<br \/>\n\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/fashion\/917366\/motif-kembang-kelapa-budaya-betawi-jadi-gaun-beragam-gaya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok. Instagram @lutsafofficial) RAGAM gaya gaun dengan motif kembang kelapa dengan pendekatan tribal hingga warna-warna yang lebih dekat dengan preferensi generasi muda dihadirkan oleh Indah Darry X Lutsaf.\u00a0 Koleksi ini menjadi interpretasi baru terhadap budaya Betawi. &#8220;Visi besarnya adalah menghadirkan desainer Betawi yang mampu membawa kekayaan budaya lokal menuju panggung internasional sekaligus memperkenalkan wastra Betawi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":81351,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-81350","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81350","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81350"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81350\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81351"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81350"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81350"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81350"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}