{"id":81036,"date":"2026-08-01T13:11:35","date_gmt":"2026-08-01T13:11:35","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/01\/fifa-batalkan-proyek-fifa-forward-enterprise-usai-penolakan-luas\/"},"modified":"2026-08-01T13:11:35","modified_gmt":"2026-08-01T13:11:35","slug":"fifa-batalkan-proyek-fifa-forward-enterprise-usai-penolakan-luas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/01\/fifa-batalkan-proyek-fifa-forward-enterprise-usai-penolakan-luas\/","title":{"rendered":"FIFA Batalkan Proyek FIFA Forward Enterprise Usai Penolakan Luas"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/01\/1785589745_5d80265b0b9fdb3f472b.png\" alt=\"FIFA Batalkan Proyek FIFA Forward Enterprise Usai Penolakan Luas\"\/><figcaption>Ilustrasi(Anadolu Agency)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>BADAN sepak bola dunia, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/fifa\" title=\"FIFA\">FIFA<\/a>, secara resmi mengumumkan pembatalan rencana penjualan saham kompetisi-kompetisi utamanya, termasuk Piala Dunia, melalui proyek FIFA Forward Enterprise (FFE). Keputusan strategis ini diambil setelah proposal tersebut memicu gelombang penolakan luas dari berbagai asosiasi anggota, konfederasi, hingga pemangku kepentingan sepak bola global.<\/p>\n<p>Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Sabtu (1\/8), FIFA mengungkapkan bahwa proyek FFE pada mulanya dirancang sebagai instrumen untuk memperkuat 211 asosiasi anggota. Fokus utamanya adalah mendukung percepatan pengembangan sepak bola di seluruh dunia, khususnya bagi negara-negara yang memiliki keterbatasan sumber daya dan paling membutuhkan bantuan finansial serta teknis.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>Respons Terhadap Perpecahan<\/h2>\n<p>FIFA menegaskan bahwa sejak awal, implementasi proyek ini sangat bergantung pada dukungan mayoritas anggota serta hasil konsultasi mendalam dengan Dewan FIFA dan konfederasi. Namun, proses dialog tersebut justru menunjukkan adanya resistensi yang signifikan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/916999\/afc-tolak-fifa-forward-enterprise-ikuti-jejak-uefa-dan-concacaf\" title=\"AFC Tolak FIFA Forward Enterprise, Ikuti Jejak UEFA dan Concacaf\" target=\"_blank\">AFC Tolak FIFA Forward Enterprise, Ikuti Jejak UEFA dan Concacaf<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Setelah mendengarkan dengan saksama semua pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menimbulkan perpecahan yang, terlepas dari tingkat dukungannya, tidak lagi sejalan dengan tujuan yang ditetapkan sejak awal,&#8221; tulis FIFA melalui pernyataan di media sosial.<\/p>\n<p>Sebagai otoritas tertinggi sepak bola, FIFA menekankan bahwa misi utama organisasi adalah menjaga persatuan dalam ekosistem olahraga ini. &#8220;Tujuan kami selalu dan akan selalu untuk mempersatukan dan meningkatkan. Oleh karena itu, usulan ini tidak akan dilanjutkan,&#8221; tegas lembaga tersebut.<\/p>\n<h2>Kritik Kurangnya Transparansi<\/h2>\n<p>Sebelum pembatalan ini diumumkan, rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial kompetisi FIFA telah mendapat kecaman keras. Sejumlah organisasi besar seperti UEFA, European Leagues, dan AFC menilai usulan tersebut disusun tanpa transparansi yang memadai.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/916995\/erick-thohir-ungkap-alasan-pssi-dukung-fifa-forward-enterprise\" title=\"Erick Thohir Ungkap Alasan PSSI Dukung FIFA Forward Enterprise\" target=\"_blank\">Erick Thohir Ungkap Alasan PSSI Dukung FIFA Forward Enterprise<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kekhawatiran utama para penolak adalah potensi masuknya investor swasta yang memiliki kepentingan ekonomi langsung atas aset-aset sakral seperti Piala Dunia. Hal ini dinilai dapat mengancam integritas dan struktur kompetisi yang sudah mapan. Tekanan kolektif dari konfederasi-konfederasi besar inilah yang akhirnya memaksa FIFA untuk mengurungkan niatnya.<\/p>\n<h2>Langkah Presiden Gianni Infantino Selanjutnya<\/h2>\n<p>Meski proyek FFE dihentikan, agenda pengembangan sepak bola global tetap menjadi prioritas. FIFA mengungkapkan bahwa Presiden Gianni Infantino akan kembali menggelar serangkaian pembahasan dengan seluruh pihak terkait dalam beberapa hari dan pekan mendatang.<\/p>\n<p>Pertemuan-pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari solusi alternatif dan langkah bersama guna terus memajukan sepak bola dunia. Fokus utama tetap diarahkan pada pencarian model pendanaan yang lebih inklusif bagi negara-negara berkembang tanpa harus mengorbankan kedaulatan komersial kompetisi utama FIFA. (Ant\/I-1)<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 20px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Poin Utama<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Detail Keputusan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Nama Proyek<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">FIFA Forward Enterprise (FFE)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Status Terbaru<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Resmi Dibatalkan (1 Agustus 2026)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Pihak Penolak<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">UEFA, AFC, European Leagues, Asosiasi Anggota<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Alasan Pembatalan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Menimbulkan perpecahan dan kurangnya transparansi<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/917223\/fifa-batalkan-proyek-fifa-forward-enterprise-usai-penolakan-luas\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Anadolu Agency) BADAN sepak bola dunia, FIFA, secara resmi mengumumkan pembatalan rencana penjualan saham kompetisi-kompetisi utamanya, termasuk Piala Dunia, melalui proyek FIFA Forward Enterprise (FFE). Keputusan strategis ini diambil setelah proposal tersebut memicu gelombang penolakan luas dari berbagai asosiasi anggota, konfederasi, hingga pemangku kepentingan sepak bola global. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Sabtu (1\/8), [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":81037,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-81036","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81036","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81036"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81036\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81037"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81036"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81036"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81036"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}