{"id":81032,"date":"2026-08-01T13:01:41","date_gmt":"2026-08-01T13:01:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/01\/dihajar-persija-1-4-begini-reaksi-pelatih-psms-medan-eko-purdjianto\/"},"modified":"2026-08-01T13:01:41","modified_gmt":"2026-08-01T13:01:41","slug":"dihajar-persija-1-4-begini-reaksi-pelatih-psms-medan-eko-purdjianto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/01\/dihajar-persija-1-4-begini-reaksi-pelatih-psms-medan-eko-purdjianto\/","title":{"rendered":"Dihajar Persija 1-4, Begini Reaksi Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/01\/1785589043_871fd181daa9e7cd9c79.jpg\" alt=\"Dihajar Persija 1-4, Begini Reaksi Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto\"\/><figcaption>Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto.(Dok. Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PELATIH <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/psms-medan\" title=\"PSMS Medan\">PSMS Medan<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/eko-purdjianto\" title=\"Eko Purdjianto\">Eko Purdjianto<\/a>, memberikan evaluasi mendalam setelah timnya menelan kekalahan telak 1-4 dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/persija-jakarta\" title=\"Persija Jakarta\">Persija Jakarta<\/a> pada laga Grup B <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-presiden-2026\" title=\"Piala Presiden 2026\">Piala Presiden 2026<\/a>. Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (1\/8), sektor pertahanan dalam mengantisipasi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bola-mati\" title=\"Bola Mati\">bola mati<\/a> menjadi sorotan utama sang pelatih.<\/p>\n<p>Eko mengakui bahwa skema bola mati lawan menjadi momok bagi anak asuhnya. Kekalahan ini menjadi bahan pelajaran berharga bagi tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut dalam masa persiapan pramusim.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Selamat buat Persija yang menang 4-1. Ke depan kami akan memperbaiki kelemahan, terutama dari bola-bola servis yang beberapa kali membuat kami kebobolan,&#8221; ujar Eko dilansir dari\u00a0<em>Antara, <\/em>Sabtu (1\/7).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/917213\/kalahkan-psms-4-1-persija-jakarta-selangkah-lagi-menuju-semifinal\" title=\"Kalahkan PSMS 4-1, Persija Jakarta Selangkah Lagi Menuju Semifinal\" target=\"_blank\">Kalahkan PSMS 4-1, Persija Jakarta Selangkah Lagi Menuju Semifinal<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Eksperimen Taktik dan Kendala Cedera<\/h2>\n<p>Kekalahan PSMS juga dipengaruhi oleh keterbatasan pilihan pemain di lini belakang. Eko menjelaskan bahwa dirinya terpaksa melakukan perubahan taktik karena beberapa bek kanan utama tidak dapat diturunkan akibat cedera.<\/p>\n<p>Salah satu eksperimen yang dilakukan adalah menempatkan Ikhsan Chan sebagai bek kanan pada awal laga. Namun, pada babak kedua, Ikhsan dikembalikan ke posisi aslinya sebagai sayap kiri untuk meningkatkan daya serang.<\/p>\n<p>&#8220;Ikhsan lebih bagus bermain di depan, terutama di sayap kiri. Dari perubahan itu juga lahir proses gol yang kami cetak,&#8221; tambah Eko.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/917214\/persija-jakarta-vs-psms-medan-pelatih-eko-purdjianto-soroti-strategi-bola-mati\" title=\"Persija Jakarta vs PSMS Medan, Pelatih Eko Purdjianto Soroti Strategi Bola Mati\" target=\"_blank\">Persija Jakarta vs PSMS Medan, Pelatih Eko Purdjianto Soroti Strategi Bola Mati<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Pematangan Tim Menuju <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/liga-2\" title=\"Liga 2\">Liga 2<\/a><\/h2>\n<p>Meski meraih hasil negatif, Eko menegaskan bahwa Piala Presiden 2026 merupakan ajang krusial untuk menguji seluruh pemain. Turnamen pramusim ini dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi dan pemantapan komposisi tim sebelum mereka mengarungi kompetisi Liga 2 musim mendatang.<\/p>\n<p>Menurutnya, menghadapi lawan-lawan berkualitas di fase grup memberikan gambaran nyata mengenai kesiapan tim. Ia juga memuji perkembangan kualitas turnamen pramusim yang dinilai semakin menarik bagi penikmat sepak bola nasional.<\/p>\n<p>Senada dengan pelatih, pemain PSMS Asyraq Gufran mengakui hasil di lapangan memang belum sesuai harapan. Namun, ia meminta rekan-rekannya tetap fokus pada proses pembentukan tim yang sedang berjalan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami tetap berproses dan berharap ke depan bisa lebih baik lagi serta mencapai target di Liga 1,&#8221; tegas Gufran. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara serta suporter PSMS yang telah memberikan dukungan langsung di Stadion GBT. (<em>Ant\/<\/em>Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/917217\/dihajar-persija-1-4-begini-reaksi-pelatih-psms-medan-eko-purdjianto\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto.(Dok. Antara) PELATIH PSMS Medan, Eko Purdjianto, memberikan evaluasi mendalam setelah timnya menelan kekalahan telak 1-4 dari Persija Jakarta pada laga Grup B Piala Presiden 2026. Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (1\/8), sektor pertahanan dalam mengantisipasi bola mati menjadi sorotan utama sang pelatih. Eko mengakui bahwa skema [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":81033,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-81032","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81032","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81032"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81032\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81033"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81032"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81032"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81032"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}