{"id":80623,"date":"2026-07-31T15:24:40","date_gmt":"2026-07-31T15:24:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/31\/pasar-hunian-mengarah-ke-dua-kutub\/"},"modified":"2026-07-31T15:24:40","modified_gmt":"2026-07-31T15:24:40","slug":"pasar-hunian-mengarah-ke-dua-kutub","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/31\/pasar-hunian-mengarah-ke-dua-kutub\/","title":{"rendered":"Pasar Hunian Mengarah ke Dua Kutub"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/31\/1785511023_eba58f621ba2c0b1bcf1.jpeg\" alt=\"Pasar Hunian Mengarah ke Dua Kutub\"\/><figcaption>Kawasan Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi.(Dok. MI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PASAR <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/properti\" title=\"properti\">properti<\/a> mulai menunjukkan perubahan pola permintaan. Di tengah tantangan daya beli masyarakat dan biaya pembiayaan yang masih menjadi perhatian konsumen, segmen <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/rumah-tapak\" title=\"rumah tapak\">rumah tapak<\/a> justru menjadi motor utama penjualan, terutama pada produk <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hunian-terjangkau\" title=\"hunian terjangkau\">hunian terjangkau<\/a> dan premium.<\/p>\n<p>PT <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lippo-cikarang\" title=\"Lippo Cikarang\">Lippo Cikarang<\/a> Tbk (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lpck\" title=\"LPCK\">LPCK<\/a>) mencatat pra-penjualan (<em>marketing sales<\/em>) sebesar Rp902 miliar pada semester pertama 2026, tumbuh 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari capaian tersebut, rumah tapak menjadi kontributor terbesar dengan porsi 69% dari total pra-penjualan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Presiden Direktur LPCK Agus Arismunandar mengatakan permintaan terhadap hunian masih menunjukkan tren positif, khususnya pada segmen yang mampu menjawab kebutuhan pasar saat ini.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/891497\/potensi-investasi-di-cikarang-menguat\" title=\"Potensi Investasi di Cikarang Menguat\" target=\"_blank\">Potensi Investasi di Cikarang Menguat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cPencapaian 53% dari target pra-penjualan tahunan pada semester pertama mencerminkan kepercayaan konsumen yang tetap tinggi terhadap produk kami,\u201d ujar Agus.<\/p>\n<p>Menurut dia, perusahaan melihat peluang pertumbuhan terutama pada segmen hunian terjangkau dan premium yang masih memiliki permintaan kuat.<\/p>\n<p>Capaian LPCK menunjukkan bahwa pasar hunian saat ini tidak bergerak secara merata. Konsumen cenderung lebih selektif dan memilih produk yang memiliki nilai tambah jelas, baik dari sisi harga maupun fasilitas.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/886508\/kinerja-properti-solid-di-awal-2026-rumah-tapak-jadi-penopang-utama\" title=\"Kinerja Properti Solid di Awal 2026, Rumah Tapak Jadi Penopang Utama\" target=\"_blank\">Kinerja Properti Solid di Awal 2026, Rumah Tapak Jadi Penopang Utama<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Rumah tapak menjadi pilihan dominan dibandingkan hunian vertikal. Selama enam bulan pertama 2026, LPCK berhasil menjual 956 unit, dengan kontribusi proyek seperti Cendana Suites @ The Patio, NEO 5enses, dan The Allegra @ Casa De Lago.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa kawasan penyangga industri seperti Cikarang masih memiliki daya tarik sebagai lokasi hunian. Kedekatan dengan pusat pekerjaan, pengembangan infrastruktur, serta konsep kota mandiri menjadi faktor yang mendorong permintaan.<\/p>\n<p>Di sisi lain, kenaikan kinerja LPCK juga tidak hanya terlihat dari sisi penjualan. Perseroan mencatat pendapatan Rp1,62 triliun pada semester pertama 2026, dengan laba kotor Rp511 miliar. Margin laba kotor meningkat menjadi 31% dari 21% pada periode yang sama tahun sebelumnya, sementara margin EBITDA naik menjadi 20% dari sebelumnya 13%.<\/p>\n<p>Peningkatan margin tersebut menunjukkan adanya perubahan dalam strategi bisnis pengembang, mulai dari efisiensi biaya hingga penguatan produk dengan nilai tambah lebih tinggi.<\/p>\n<p>Selain penjualan hunian, bisnis pengelolaan kota juga mulai menjadi sumber pendapatan penting. Segmen jasa pengelolaan kota mencatat kontribusi Rp262 miliar, memperkuat model bisnis pengembang kawasan yang tidak lagi hanya bergantung pada penjualan lahan dan rumah.<\/p>\n<p>Meski demikian, tren ini perlu dilihat lebih luas untuk mengetahui apakah pola serupa terjadi di pasar properti nasional. Data dari pengembang lain, penyaluran KPR perbankan, serta daya beli kelompok masyarakat menengah akan menjadi indikator apakah pasar properti memang tengah mengalami pergeseran menuju dua kutub: hunian terjangkau dan premium. (Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/917019\/pasar-hunian-mengarah-ke-dua-kutub\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kawasan Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi.(Dok. MI) PASAR properti mulai menunjukkan perubahan pola permintaan. Di tengah tantangan daya beli masyarakat dan biaya pembiayaan yang masih menjadi perhatian konsumen, segmen rumah tapak justru menjadi motor utama penjualan, terutama pada produk hunian terjangkau dan premium. PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mencatat pra-penjualan (marketing sales) sebesar Rp902 miliar pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":80624,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-80623","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80623","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=80623"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80623\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80624"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=80623"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=80623"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=80623"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}