{"id":80221,"date":"2026-07-30T21:37:40","date_gmt":"2026-07-30T21:37:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/30\/kenali-keberagaman-budaya-dan-bangun-empati-melalui-konferensi-internasional\/"},"modified":"2026-07-30T21:37:40","modified_gmt":"2026-07-30T21:37:40","slug":"kenali-keberagaman-budaya-dan-bangun-empati-melalui-konferensi-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/30\/kenali-keberagaman-budaya-dan-bangun-empati-melalui-konferensi-internasional\/","title":{"rendered":"Kenali Keberagaman Budaya dan Bangun Empati melalui Konferensi Internasional"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/30\/1785419327_82537dde4054e4d6f2a5.jpg\" alt=\"Kenali Keberagaman Budaya dan Bangun Empati melalui Konferensi Internasional \"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok IGN)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KEBERAGAMAN budaya bisa dikenal dengan berbagai cara, salah satunya bertemu dengan orang-orang dari berbagai daerah. Hal tersebut bisa dilakukan dengan mengikuti acara-acara bertaraf internasional seperti konferensi internasional.<\/p>\n<p>Salah satu konferensi internasional ialah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/asia-youth-international-model-united-nations\" title=\"Asia Youth International Model United Nations\">Asia Youth International Model United Nations<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ayimun\" title=\"AYIMUN\">AYIMUN<\/a>). Sebanyak 200 siswa yang berasal dari 35 sekolah di berbagai provinsi mengikuti <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ayimun-pekanbaru-chapter\" title=\"AYIMUN Pekanbaru Chapter\">AYIMUN Pekanbaru Chapter<\/a> pada 25-26 Juli 2026.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Diplomasi global bukan hanya tentang kemampuan berbicara, melainkan juga tentang membangun empati dan memahami keberagaman budaya,&#8221; kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Syafrian Tommy, yang hadir di AYIMUN Pekanbaru Chapter, dalam keterangan pers, Kamis (30\/7).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/913142\/analisis-isu-global-hingga-sampaikan-argumen-latih-kepercayaan-diri-pemuda-lewat-konferensi-internasional\" title=\"Analisis Isu Global hingga Sampaikan Argumen Latih Kepercayaan Diri Pemuda lewat Konferensi Internasional\" target=\"_blank\">Analisis Isu Global hingga Sampaikan Argumen Latih Kepercayaan Diri Pemuda lewat Konferensi Internasional<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Konferensi yang diselenggarakan oleh organisasi pendidikan International Global Network (IGN) ini mewadahi peserta mengikuti beragam sesi diskusi dan simulasi sidang diplomasi, termasuk negosiasi serta penyusunan draft resolutions yang meniru proses sidang United Nations. Setiap sesi dibimbing oleh chairs atau fasilitator dari sejumlah negara.<\/p>\n<p>Bekerja sama dengan Indonesian Creative School (ICS) Pekanbaru, AYIMUN Pekanbaru Chapter mengusung tema \u201cPowering Progress: Ensuring Equity and Sustainability in a Changing World.\u201d\u00a0<\/p>\n<p>Dalam konferensi ini, peserta berdebat dan merumuskan solusi terhadap berbagai isu global melalui dua dewan utama, yaitu UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) dengan topik \u201cEquity for All: Inclusive Education for Students with Disabilities\u201d dan UNEP (United Nations Environment Programme) dengan topik \u201cElectric Vehicles and Lithium Waste: a Double-edged Sword\u201d.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/906515\/ratusan-delegasi-pemuda-indonesia-ikut-konferensi-di-tailan-jadi-wadah-kolaborasi-lintas-budaya\" title=\"Ratusan Delegasi Pemuda Indonesia Ikut Konferensi di Tailan, Jadi Wadah Kolaborasi Lintas Budaya\" target=\"_blank\">Ratusan Delegasi Pemuda Indonesia Ikut Konferensi di Tailan, Jadi Wadah Kolaborasi Lintas Budaya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Seluruh peserta AYIMUN Pekanbaru Chapter tidak hanya ditantang untuk mempertahankan argumen negara yang mereka wakili, tetapi juga untuk melihat setiap isu melalui tiga lensa utama: kekuatan, keadilan, dan waktu. Dari ketiga perspektif tersebut, para peserta diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang relevan dan berdampak,&#8221; ujar Muhammad Fahrizal, President IGN.<\/p>\n<p>PT Pertamina Persero memberikan beasiswa kepada 15 anak muda dari berbagai sekolah untuk bisa mengikuti AYIMUN Pekanbaru Chapter.<\/p>\n<p>AYIMUN Chapter telah diselenggarakan di kota lainnya seperti Kelapa Gading, Bekasi, dan BSD. Saat ini, AYIMUN mempersiapkan konferensi selanjutnya yakni AYIMUN Depok Chapter pada 1-2 Agustus 2026 dan AYIMUN Bandung Chapter pada 29-30 Agustus 2026. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/916629\/kenali-keberagaman-budaya-dan-bangun-empati-melalui-konferensi-internasional-\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok IGN) KEBERAGAMAN budaya bisa dikenal dengan berbagai cara, salah satunya bertemu dengan orang-orang dari berbagai daerah. Hal tersebut bisa dilakukan dengan mengikuti acara-acara bertaraf internasional seperti konferensi internasional. Salah satu konferensi internasional ialah Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN). Sebanyak 200 siswa yang berasal dari 35 sekolah di berbagai provinsi mengikuti AYIMUN Pekanbaru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":80222,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-80221","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80221","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=80221"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80221\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80222"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=80221"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=80221"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=80221"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}