{"id":79709,"date":"2026-07-29T23:32:43","date_gmt":"2026-07-29T23:32:43","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/29\/saham-meta-anjlok-11-persen-usai-belanja-ai-membengkak-dan-laba-merosot\/"},"modified":"2026-07-29T23:32:43","modified_gmt":"2026-07-29T23:32:43","slug":"saham-meta-anjlok-11-persen-usai-belanja-ai-membengkak-dan-laba-merosot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/29\/saham-meta-anjlok-11-persen-usai-belanja-ai-membengkak-dan-laba-merosot\/","title":{"rendered":"Saham Meta Anjlok 11 Persen Usai Belanja AI Membengkak dan Laba Merosot"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/30\/1785367834_99ef455466ef3108c793.jpg\" alt=\"Saham Meta Anjlok 11 Persen Usai Belanja AI Membengkak dan Laba Merosot\"\/><figcaption>Saham Meta merosot 11% akibat lonjakan belanja modal AI hingga $145 miliar meski laba turun. Simak pernyataan Mark Zuckerberg dan perbandingannya dengan Microsoft.(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>SAHAM <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/meta\" title=\"Meta\">Meta<\/a> mengalami penurunan tajam sebesar 11% pada Rabu waktu setempat. Merosotnya nilai saham pemilik Instagram dan Facebook ini terjadi setelah para investor merespons negatif komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan pengeluaran pada proyek <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kecerdasan-buatan\" title=\"Kecerdasan Buatan\">kecerdasan buatan<\/a> (Artificial Intelligence\/AI) di tengah penurunan laba.<\/p>\n<p>Berdasarkan laporan keuangan kuartal kedua (April-Juni), pendapatan Meta memang tumbuh 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi US$61 miliar. Namun, laba bersih perusahaan justru merosot 14% menjadi US$6 miliar.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Meta mengumumkan akan menaikkan alokasi belanja modal tahun ini menjadi US$130 miliar hingga US$145 miliar, yang sebagian besar ditujukan untuk proyek AI. Angka ini meningkat dari target US$125 miliar yang direncanakan tiga bulan sebelumnya. Arus kas bebas (free cash flow) perusahaan tercatat hanya sebesar US$784 juta, angka terendah dalam setidaknya lima tahun terakhir.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/909035\/meta-dan-kemendag-luncurkan-small-business-growth-academy-untuk-umkm\" title=\"Meta dan Kemendag Luncurkan Small Business Growth Academy untuk UMKM\" target=\"_blank\">Meta dan Kemendag Luncurkan Small Business Growth Academy untuk UMKM<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Analis dari Forrester, Mike Proulx, menilai bahwa pengeluaran AI telah menyedot hampir seluruh kas yang dihasilkan Meta kuartal ini.<\/p>\n<p>&#8220;Investor kini harus memutuskan apakah daftar inisiatif AI Meta yang terus bertambah melambangkan diversifikasi perusahaan atau justru bentuk gangguan,&#8221; ujar Proulx. &#8220;Ada sedikit kemiripan dengan kekeliruan metaverse Meta sebelumnya, di mana Meta kembali berbelanja mendahului permintaan produk yang terbukti.&#8221;<\/p>\n<p>Meski mendapat sorotan investor, Chief Executive Meta Mark Zuckerberg menegaskan bahwa pengeluaran AI memacu pertumbuhan bisnis utama mereka.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/892037\/meta-reorganisasi-besar-7000-karyawan-geser-ke-ai-8000-di-phk\" title=\"Meta Reorganisasi Besar: 7.000 Karyawan Geser ke AI, 8.000 Di-PHK\" target=\"_blank\">Meta Reorganisasi Besar: 7.000 Karyawan Geser ke AI, 8.000 Di-PHK<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Saya paham bahwa ini adalah taruhan besar di seluruh industri,&#8221; kata Zuckerberg terkait belanja AI. &#8220;Taruhan pribadi saya adalah bahwa pihak yang berinvestasi di bidang ini akan merasa sangat puas dan mendapatkan imbalan seiring berjalannya waktu.&#8221;<\/p>\n<p>Zuckerberg mengungkapkan kemampuan AI Meta telah meningkatkan keterlibatan pengguna di Instagram dan Facebook serta membantu bisnis kecil membuat iklan. Pihaknya juga tengah mengembangkan AI agent atau chatbot otonom yang siap diluncurkan dalam beberapa bulan dan tahun mendatang.<\/p>\n<p>&#8220;Segera, kita akan memiliki agen yang dapat bekerja 24\/7 atas nama Anda,&#8221; tambah Zuckerberg. &#8220;Agen personal yang hebat harus bisa langsung bekerja tanpa rumit. Saya sangat bersemangat tentang ini dan kami akan segera bagikan lebih banyak informasi.&#8221;<\/p>\n<p>Selain itu, Meta berencana menjual teknologi dan model AI seperti Muse Spark kepada perusahaan lain untuk mendorong imbal hasil investasi. Chief Financial Officer Meta, Susan Li, memperkirakan hasil dari strategi penjualan teknologi ini baru akan terlihat nyata pada 2028.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Microsoft mencatatkan hasil berbeda. Saham Microsoft justru naik 5% di perdagangan pascabursa setelah melaporkan kenaikan penjualan 18% menjadi US$90 miliar dan lonjakan laba 31% menjadi US$36 billion. Hal ini menunjukkan bahwa belanja AI dalam jumlah besar tetap dapat diterima investor jika diimbangi dengan kejelasan imbal hasil finansial. (BBC\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/916300\/saham-meta-anjlok-11-persen-usai-belanja-ai-membengkak-dan-laba-merosot\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saham Meta merosot 11% akibat lonjakan belanja modal AI hingga $145 miliar meski laba turun. Simak pernyataan Mark Zuckerberg dan perbandingannya dengan Microsoft.(AFP) SAHAM Meta mengalami penurunan tajam sebesar 11% pada Rabu waktu setempat. Merosotnya nilai saham pemilik Instagram dan Facebook ini terjadi setelah para investor merespons negatif komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan pengeluaran pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":79710,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-79709","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79709","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=79709"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79709\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/79710"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=79709"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=79709"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=79709"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}