{"id":79649,"date":"2026-07-29T20:39:43","date_gmt":"2026-07-29T20:39:43","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/29\/cegah-fatalitas-nakes-dan-bullying-ppds-fkm-ui-dorong-pembatasan-jam-kerja\/"},"modified":"2026-07-29T20:39:43","modified_gmt":"2026-07-29T20:39:43","slug":"cegah-fatalitas-nakes-dan-bullying-ppds-fkm-ui-dorong-pembatasan-jam-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/29\/cegah-fatalitas-nakes-dan-bullying-ppds-fkm-ui-dorong-pembatasan-jam-kerja\/","title":{"rendered":"Cegah Fatalitas Nakes dan Bullying PPDS, FKM UI Dorong Pembatasan Jam Kerja"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/29\/1785335272_ccc3d97f54f7f312d691.jpg\" alt=\"Cegah Fatalitas Nakes dan Bullying PPDS, FKM UI Dorong Pembatasan Jam Kerja\"\/><figcaption>Ilustrasi(Magnific.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>MARAKNYA kasus kematian <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/dokter-internship\" title=\"Dokter Internship\">dokter internship<\/a>, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ppds\" title=\"PPDS\">PPDS<\/a>), hingga tenaga kesehatan akibat kelelahan (fatigue) dan perundungan dinilai sebagai sinyal darurat silent crisis di sektor pelayanan kesehatan Indonesia.<\/p>\n<p>Guru Besar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Prof. Fatma Lestari, menegaskan bahwa keselamatan tenaga medis harus segera ditempatkan sebagai prioritas nasional. Ia mendorong pergeseran paradigma perlindungan nakes melalui kampanye dan slogan &#8220;Sehat yang Menolong, Selamat yang Merawat&#8221;.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Setiap kematian tenaga kesehatan yang berkaitan dengan pekerjaannya merupakan sentinel event yang harus menjadi pembelajaran sistem, bukan hanya dipandang sebagai tragedi individual,&#8221; ujar Prof. Fatma di Jakarta, Rabu (29\/7\/2026).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/916167\/asosiasi-pidi-pidgi-minta-masyarakat-tidak-berspekulasi-terkait-kasus-meninggalnya-dokter-intership\" title=\"Asosiasi PIDI-PIDGI Minta Masyarakat tidak Berspekulasi terkait Kasus Meninggalnya Dokter Intership\" target=\"_blank\">Asosiasi PIDI-PIDGI Minta Masyarakat tidak Berspekulasi terkait Kasus Meninggalnya Dokter Intership<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Soroti Jam Kerja Unrasional dan Dampak Psikososial<\/h2>\n<p>Prof. Fatma menyoroti masih minimnya penerapan Fatigue Risk Management System (FRMS) di fasilitas kesehatan Indonesia. Berbeda dengan industri berisiko tinggi seperti penerbangan atau migas, rumah sakit di Indonesia umumnya belum menetapkan batas maksimal jam kerja serta evaluasi fit to work yang ketat.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut berdampak fatal, memicu burnout, hipertensi, kecelakaan kerja saat perjalanan dinas, hingga gangguan kesehatan mental di kalangan nakes muda.<\/p>\n<p>&#8220;Apabila industri penerbangan memiliki aturan bahwa pilot yang tidak fit tidak diperbolehkan menerbangkan pesawat, mengapa kita masih membiarkan dokter dan tenaga kesehatan yang tidak fit tetap memberikan pelayanan kepada pasien? Nakes yang tidak sehat berisiko bagi dirinya dan pasien,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/915554\/enam-dokter-muda-wafat-dalam-5-bulan-guru-besar-ui-minta-evaluasi-total-sistem-internship\" title=\"Enam Dokter Muda Wafat dalam 5 Bulan, Guru Besar UI Minta Evaluasi Total Sistem Internship\" target=\"_blank\">Enam Dokter Muda Wafat dalam 5 Bulan, Guru Besar UI Minta Evaluasi Total Sistem Internship<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Tawarkan Langkah Praktis Penguatan K3 Nakes<\/h2>\n<p>Guna menghentikan siklus fatalitas nakes, Prof. Fatma menyodorkan lima langkah taktis yang dapat segera diterapkan oleh manajemen fasilitas kesehatan dan lembaga pendidikan medis.<\/p>\n<p>Langkah awal dimulai dari penerapan program Tanya Kabar melalui briefing lima menit sebelum sif kerja untuk mengecek kondisi fisik, durasi tidur, dan kesehatan emosional pekerja. Selanjutnya, fasilitas kesehatan perlu memberlakukan program Wajib Istirahat yang membatasi jam kerja maksimal 8 jam per hari atau 40 jam per minggu, serta menjamin waktu istirahat wajib pasca-jaga malam.<\/p>\n<p>Selain itu, skema Satu Teman Satu Penjaga diusulkan sebagai bentuk peer support agar sesama rekan kerja dapat saling memantau indikasi kelelahan ekstrem maupun tekanan mental. Prof. Fatma juga menekankan pentingnya komitmen Zero Bullying melalui penyediaan hotline pengaduan anonim, konseling gratis, dan penghapusan budaya senioritas yang destruktif. Terakhir, setiap instansi wajib menjalankan Evaluasi Transparan maksimal tujuh hari setelah kejadian apabila terdapat kasus kematian nakes saat bertugas guna perbaikan sistem secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>&#8220;Tenaga kesehatan bukanlah manusia super. Sudah saatnya kita mengubah cara pandang: nakes yang hebat bukanlah mereka yang sanggup bekerja tanpa henti, melainkan mereka yang sehat, selamat, dan dilindungi oleh sistem,&#8221; pungkas Prof. Fatma. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/916211\/cegah-fatalitas-nakes-dan-bullying-ppds-fkm-ui-dorong-pembatasan-jam-kerja\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Magnific.com) MARAKNYA kasus kematian dokter internship, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), hingga tenaga kesehatan akibat kelelahan (fatigue) dan perundungan dinilai sebagai sinyal darurat silent crisis di sektor pelayanan kesehatan Indonesia. Guru Besar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Prof. Fatma Lestari, menegaskan bahwa keselamatan tenaga medis harus segera [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":79650,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-79649","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79649","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=79649"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79649\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/79650"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=79649"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=79649"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=79649"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}