{"id":79330,"date":"2026-07-29T06:37:35","date_gmt":"2026-07-29T06:37:35","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/29\/infrastruktur-data-real-time-hambat-adopsi-ai\/"},"modified":"2026-07-29T06:37:35","modified_gmt":"2026-07-29T06:37:35","slug":"infrastruktur-data-real-time-hambat-adopsi-ai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/29\/infrastruktur-data-real-time-hambat-adopsi-ai\/","title":{"rendered":"Infrastruktur Data Real-Time Hambat Adopsi AI"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/29\/1785306559_d76c1430f2451b49c9ae.jpg\" alt=\"Infrastruktur Data Real-Time Hambat Adopsi AI\"\/><figcaption>Rully Moulany.(MI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>HAMPIR\u00a0tiga perempat atau sekitar 72% pemimpin TI global menyatakan bahwa kurangnya infrastruktur data <em>real-time<\/em> menjadi penghambat utama dalam upaya mereka memperluas penerapan kecerdasan buatan (AI). Temuan ini terungkap dalam <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/laporan-data-streaming-2026\" title=\"Laporan Data Streaming 2026\">Laporan Data Streaming 2026<\/a> terbaru dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/confluent\" title=\"Confluent\">Confluent<\/a>.<\/p>\n<p>Laporan tersebut melibatkan survei terhadap 4.625 pemimpin TI di seluruh dunia, termasuk responden dari Indonesia. Studi ini mengkaji berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan saat mengembangkan AI\u00a0serta alasan organisasi perlu lebih fokus pada perbaikan infrastruktur landasan daripada sekadar meningkatkan nilai investasi pada model AI itu sendiri.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Menurut penelitian tersebut, 72% pemimpin TI menghadapi setidaknya tiga tantangan signifikan saat memperluas inisiatif AI. Tantangan yang paling umum meliputi:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/879739\/ai-diproyeksi-jadi-infrastruktur-terpenting-bagi-pertumbuhan-ekonomi\" title=\"AI Diproyeksi Jadi Infrastruktur Terpenting bagi Pertumbuhan Ekonomi\" target=\"_blank\">AI Diproyeksi Jadi Infrastruktur Terpenting bagi Pertumbuhan Ekonomi<\/a><\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Infrastruktur yang tidak memadai untuk pemrosesan data secara <em>real-time<\/em> (72%).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Ketidakpastian seputar asal-usul, ketepatan waktu, dan kualitas data (66%).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kepemilikan data yang terfragmentasi (65%).<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Masalah infrastruktur ini juga berdampak langsung pada pengembangan AI otonom. Sebanyak 66% pemimpin TI menyebutkan kualitas dan infrastruktur data sebagai hambatan utama. Akibatnya, baru 32% responden yang melaporkan telah menerapkan AI otonom dalam lingkungan produksi, dengan mayoritas di antaranya masih mengalami penundaan.<\/p>\n<h2>Memanfaatkan AI secara Real-Time<\/h2>\n<p>Seiring transisi AI dari tahap proyek percontohan ke tahap produksi, perhatian industri kini bergeser pada data yang menjadi pendorongnya. Sebanyak 80% pemimpin TI menyatakan bahwa penggunaan data perusahaan untuk menggerakkan sistem berbasis AI merupakan prioritas bisnis utama.<\/p>\n<p>Temuan ini menunjukkan bahwa organisasi memandang aliran data (<em>data streaming<\/em>) sebagai solusi krusial. Sekitar 88% responden menyatakan bahwa platform <em>data streaming<\/em> membantu membuka jalan bagi AI otonom dengan menjadikan data lebih dapat dipercaya, kontekstual, dan mudah ditemukan. Selain itu, 94% responden meyakini <em>data streaming<\/em> akan meningkatkan dampak investasi AI mereka.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/868969\/perkuat-platform-ai-real-time-untuk-percepat-pengambilan-keputusan-perusahaan\" title=\"Perkuat Platform AI Real-Time untuk Percepat Pengambilan Keputusan Perusahaan\" target=\"_blank\">Perkuat Platform AI Real-Time untuk Percepat Pengambilan Keputusan Perusahaan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Investasi Data Streaming Melampaui AI<\/h2>\n<p>Menariknya, investasi dalam <em>data streaming<\/em> kini mulai melampaui investasi AI itu sendiri. Sebanyak 88% pemimpin TI menempatkan <em>data streaming<\/em> sebagai prioritas utama, sementara 82% menyebut teknologi AI dan pembelajaran mesin (ML). Hal ini menandakan kesadaran bahwa nilai AI sangat bergantung pada akses data <em>real-time<\/em> yang andal.<\/p>\n<p>Shaun Clowes, Chief Product Officer di Confluent, menekankan bahwa banyak organisasi sebenarnya tidak memiliki masalah investasi pada AI, melainkan masalah pada data. &#8220;Sistem AI bergantung pada informasi yang terkini dan akurat.\u00a0Namun masih terlalu banyak sistem yang dibangun berdasarkan data terfragmentasi dan proses <em>batch<\/em> yang tidak dirancang untuk kecerdasan berkelanjutan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<h2>Kondisi di Indonesia: Ambisi vs Kesiapan<\/h2>\n<p>Pola hambatan infrastruktur ini terlihat lebih menonjol di Indonesia. Sebanyak 82% pemimpin TI di Indonesia melaporkan menghadapi setidaknya tiga tantangan utama dalam adopsi AI. Sebanyak 79% di antaranya secara spesifik menyoroti infrastruktur data <em>real-time<\/em> yang tidak memadai sebagai penghambat kemajuan.<\/p>\n<p>Meski demikian, pemimpin TI di Indonesia menunjukkan keyakinan paling kuat terhadap solusi <em>data streaming<\/em> dibandingkan negara lain. Hampir seluruh responden (99%) memperkirakan <em>data streaming<\/em> akan meningkatkan dampak investasi AI mereka\u00a0dan 98% meyakini teknologi ini mempercepat adopsi AI di perusahaan.<\/p>\n<p>Rully Moulany, Area Vice President Asia Confluent, menjelaskan bahwa organisasi di Indonesia memiliki ambisi besar tetapi terhambat infrastruktur lama. &#8220;Para pemimpin TI di Indonesia lebih meyakini bahwa <em>data streaming<\/em> dapat menutup kesenjangan ini.\u00a0Itulah sebabnya teknologi ini telah menggeser AI sebagai prioritas strategis utama di Indonesia,&#8221; pungkasnya. (I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/915922\/infrastruktur-data-real-time-hambat-adopsi-ai\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rully Moulany.(MI) HAMPIR\u00a0tiga perempat atau sekitar 72% pemimpin TI global menyatakan bahwa kurangnya infrastruktur data real-time menjadi penghambat utama dalam upaya mereka memperluas penerapan kecerdasan buatan (AI). Temuan ini terungkap dalam Laporan Data Streaming 2026 terbaru dari Confluent. Laporan tersebut melibatkan survei terhadap 4.625 pemimpin TI di seluruh dunia, termasuk responden dari Indonesia. Studi ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":79331,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-79330","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79330","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=79330"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79330\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/79331"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=79330"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=79330"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=79330"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}