{"id":76735,"date":"2026-07-23T22:40:51","date_gmt":"2026-07-23T22:40:51","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/23\/penanganan-terkini-batu-saluran-kemih-teknologi-minim-invasif-dan-pencegahan-kekambuhan\/"},"modified":"2026-07-23T22:40:51","modified_gmt":"2026-07-23T22:40:51","slug":"penanganan-terkini-batu-saluran-kemih-teknologi-minim-invasif-dan-pencegahan-kekambuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/23\/penanganan-terkini-batu-saluran-kemih-teknologi-minim-invasif-dan-pencegahan-kekambuhan\/","title":{"rendered":"Penanganan Terkini Batu Saluran Kemih Teknologi Minim Invasif dan Pencegahan Kekambuhan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/24\/1784845827_a6e0765d252838795982.jpg\" alt=\"Penanganan Terkini Batu Saluran Kemih: Teknologi Minim Invasif dan Pencegahan Kekambuhan\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/batu-saluran-kemih\" title=\"batu saluran kemih\">BATU saluran kemih<\/a> tetap menjadi salah satu tantangan kesehatan urologi yang paling umum ditemukan secara global, dengan angka kejadian yang terus menunjukkan tren peningkatan. Selain rasa nyeri yang melumpuhkan, penyakit ini membawa risiko kekambuhan yang signifikan jika akar penyebabnya tidak ditangani secara menyeluruh.<\/p>\n<p>Dalam Media Gathering bertajuk &#8220;Penanganan Terkini Batu Saluran Kemih&#8221; di Jakarta, dr. Teguh Risesa Djufri, Sp.U, FICS, Spesialis Urologi dari RS Premier Bintaro, menekankan bahwa kemajuan teknologi medis saat ini tidak hanya berfokus pada penghancuran batu, tetapi juga pada strategi pencegahan jangka panjang.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Menurut dr. Teguh, batu saluran kemih terbentuk dari endapan mineral akibat berbagai faktor, mulai dari gangguan metabolisme hingga gaya hidup. Penyakit ini memiliki profil risiko tertentu yang perlu diwaspadai oleh masyarakat.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/914148\/ini-penyebab-perempuan-rentan-terkena-infeksi-saluran-kemih-dan-cara-mencegahnya\" title=\"Ini Penyebab Perempuan Rentan Terkena Infeksi Saluran Kemih dan Cara Mencegahnya\" target=\"_blank\">Ini Penyebab Perempuan Rentan Terkena Infeksi Saluran Kemih dan Cara Mencegahnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" alt=\"\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/content\/2026\/07\/24\/1784845743_4c05520de8754ad535b0.jpeg\"\/><\/p>\n<h5><strong>MI\/HO<\/strong>&#8212;<em>dr. Teguh Risesa Djufri, Sp.U, FICS, Spesialis Urologi dari RS Premier Bintaro saat\u00a0Media Gathering bertajuk &#8220;Penanganan Terkini Batu Saluran Kemih&#8221; di Jakarta<\/em><\/h5>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0px; border-style: solid; border-color: rgb(221, 221, 221);\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border-style: solid; border-color: rgb(221, 221, 221); text-align: left;\">Faktor Risiko<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border-style: solid; border-color: rgb(221, 221, 221); text-align: left;\">Keterangan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border-style: solid; border-color: rgb(221, 221, 221);\">Demografi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border-style: solid; border-color: rgb(221, 221, 221);\">Lebih sering pada laki-laki, usia produktif 40\u201350 tahun.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border-style: solid; border-color: rgb(221, 221, 221);\">Gaya Hidup<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border-style: solid; border-color: rgb(221, 221, 221);\">Kurang asupan cairan, obesitas, dan gaya hidup sedentari (kurang gerak).<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border-style: solid; border-color: rgb(221, 221, 221);\">Lingkungan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border-style: solid; border-color: rgb(221, 221, 221);\">Tinggal di daerah beriklim panas (risiko dehidrasi tinggi).<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border-style: solid; border-color: rgb(221, 221, 221);\">Kesehatan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border-style: solid; border-color: rgb(221, 221, 221);\">Gangguan metabolisme, infeksi, dan faktor genetik.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>&#8220;Banyak masyarakat menganggap batu saluran kemih hanya menyebabkan nyeri. Padahal jika tidak ditangani dengan baik, batu dapat menyebabkan sumbatan, infeksi berat, hingga meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis,&#8221; jelas dr. Teguh.<\/p>\n<h3>Mengenali Gejala dan Diagnosis<\/h3>\n<p>Gejala yang paling umum adalah nyeri pinggang hebat yang muncul tiba-tiba dan dapat menjalar ke area perut bawah hingga alat kelamin. Namun, dr. Teguh mengingatkan bahwa pada beberapa kasus, batu tidak menimbulkan keluhan dan baru ditemukan saat pemeriksaan kesehatan rutin.<\/p>\n<p>Untuk diagnosis, RS Premier Bintaro menerapkan standar pemeriksaan yang komprehensif:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Ultrasonografi (USG):<\/strong> Modalitas awal yang aman dan bebas radiasi.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Non-Contrast CT Scan (NCCT):<\/strong> Standar emas (gold standard) untuk menentukan ukuran, lokasi, dan karakteristik batu secara akurat.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h3>Inovasi Terapi Minim Invasif<\/h3>\n<p>Era operasi terbuka untuk batu ginjal mulai ditinggalkan seiring hadirnya teknologi minim invasif. RS Premier Bintaro menawarkan berbagai opsi terapi yang disesuaikan dengan kondisi spesifik pasien:<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Metode Tindakan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Mekanisme Kerja<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\"><strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/eswl\" title=\"eswl\">ESWL<\/a> (Shock Wave Lithotripsy)<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Memecahkan batu menggunakan gelombang kejut dari luar tubuh tanpa sayatan.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\"><strong>URS &amp; <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/rirs\" title=\"rirs\">RIRS<\/a> (Endoskopi)<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Prosedur melalui saluran kemih alami menggunakan laser untuk menghancurkan batu.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\"><strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pcnl\" title=\"pcnl\">PCNL<\/a> \/ Mini-PCNL<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Untuk batu besar\/kompleks melalui sayatan sangat kecil pada kulit.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Salah satu keunggulan terbaru adalah penggunaan <strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/thulium-fibre-laser\" title=\"Thulium Fibre Laser\">Thulium Fibre Laser<\/a><\/strong>. Teknologi laser generasi baru ini memungkinkan penghancuran batu lebih efektif dengan durasi tindakan yang lebih singkat. Selain itu, sistem <em>suction<\/em> modern digunakan untuk menjaga tekanan ginjal tetap stabil, sehingga mempercepat pemulihan dan meminimalkan risiko infeksi.<\/p>\n<h3>Pencegahan Kekambuhan: Evaluasi Metabolik<\/h3>\n<p>Dr. Teguh menegaskan bahwa keberhasilan mengeluarkan batu bukanlah akhir dari pengobatan. Pasien di RS Premier Bintaro diarahkan untuk menjalani evaluasi metabolik guna memahami mengapa batu tersebut terbentuk.<\/p>\n<p>&#8220;Kami melakukan evaluasi metabolik agar kekambuhan dapat dicegah. Langkah sederhana seperti minum air putih yang cukup, menjaga berat badan, mengurangi garam, dan pola makan seimbang sangat berperan penting,&#8221; pungkasnya. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/914234\/penanganan-terkini-batu-saluran-kemih-teknologi-minim-invasif-dan-pencegahan-kekambuhan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnific) BATU saluran kemih tetap menjadi salah satu tantangan kesehatan urologi yang paling umum ditemukan secara global, dengan angka kejadian yang terus menunjukkan tren peningkatan. Selain rasa nyeri yang melumpuhkan, penyakit ini membawa risiko kekambuhan yang signifikan jika akar penyebabnya tidak ditangani secara menyeluruh. Dalam Media Gathering bertajuk &#8220;Penanganan Terkini Batu Saluran Kemih&#8221; di Jakarta, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":76736,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-76735","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76735","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=76735"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76735\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/76736"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=76735"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=76735"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=76735"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}