{"id":76688,"date":"2026-07-23T20:36:56","date_gmt":"2026-07-23T20:36:56","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/23\/strategi-khory-al-ghozaly-ubah-popularitas-tiktok-jadi-bisnis-barbershop\/"},"modified":"2026-07-23T20:36:56","modified_gmt":"2026-07-23T20:36:56","slug":"strategi-khory-al-ghozaly-ubah-popularitas-tiktok-jadi-bisnis-barbershop","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/23\/strategi-khory-al-ghozaly-ubah-popularitas-tiktok-jadi-bisnis-barbershop\/","title":{"rendered":"Strategi Khory Al Ghozaly Ubah Popularitas TikTok Jadi Bisnis Barbershop"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/23\/1784816157_708a397f1be0e674839e.jpg\" alt=\"Strategi Khory Al Ghozaly Ubah Popularitas TikTok Jadi Bisnis Barbershop\"\/><figcaption>Kreator konten Tiktok Khory Al Ghozaly(MI\/HO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>BAGI sebagian orang, menjadi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kreator-konten\" title=\"Kreator Konten\">kreator konten<\/a><i>\u00a0<\/i>sering kali dianggap sebagai tujuan akhir dalam karier digital. Namun, pandangan berbeda ditunjukkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/khory-al-ghozaly\" title=\"Khory Al Ghozaly\">Khory Al Ghozaly<\/a>. Kreator konten yang populer melalui akun <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tiktok\" title=\"tiktok\">TikTok<\/a> @khory.ghozaly ini memilih menjadikan popularitasnya sebagai batu loncatan untuk memasuki dunia usaha yang lebih nyata: bisnis <i><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/barbershop\" title=\"barbershop\">barbershop<\/a><\/i>.<\/p>\n<p>Di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif, Khory memandang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/media-sosial\" title=\"media sosial\">media sosial<\/a> bukan sekadar panggung untuk mencari ketenaran. Baginya, platform digital adalah sarana strategis untuk membangun kepercayaan (<i>trust<\/i>) dan membuka peluang ekonomi baru.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Bersama sang istri, @farahauliamochtar, Khory konsisten memproduksi konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga berhasil menghimpun audiens loyal yang kini menjadi modal utama pengembangan bisnisnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/692888\/kisah-tiga-kreator-konten-indonesia-dalam-memperkenalkan-budaya-indonesia-melalui-tiktok\" title=\"Kisah Tiga Kreator Konten Indonesia dalam Memperkenalkan Budaya Indonesia Melalui TikTok\" target=\"_blank\">Kisah Tiga Kreator Konten Indonesia dalam Memperkenalkan Budaya Indonesia Melalui TikTok<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Visi Jangka Panjang di Luar Konten Viral<\/h2>\n<p>Khory menekankan bahwa seorang kreator konten harus memiliki visi jangka panjang. Menurutnya, popularitas di media sosial bisa bersifat sementara jika tidak dibarengi dengan langkah nyata yang memberikan manfaat berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cSaya melihat media sosial bukan hanya tempat mencari popularitas. Bagi saya, platform digital adalah kesempatan untuk belajar, membangun relasi, dan membuka peluang usaha. Karena itu saya ingin punya bisnis yang bisa terus berkembang, bukan hanya mengandalkan konten,\u201d ujar Khory Al Ghozaly.<\/p>\n<p>Berikut adalah beberapa poin utama perjalanan transisi Khory Al Ghozaly dari dunia digital ke dunia usaha:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/655299\/tekad-kuat-dan-terobosan-promosi-suami-istri-ini-sukses-jadi-pengusaha-kemeja-batik\" title=\"Tekad Kuat dan Terobosan Promosi, Suami-Istri Ini Sukses Jadi Pengusaha Kemeja Batik\" target=\"_blank\">Tekad Kuat dan Terobosan Promosi, Suami-Istri Ini Sukses Jadi Pengusaha Kemeja Batik<\/a><\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px; text-align: left;\">Aspek<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px; text-align: left;\">Detail Informasi<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\"><b>Identitas Digital<\/b><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Akun TikTok @khory.ghozaly &amp; @farahauliamochtar<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\"><b>Lini Bisnis<\/b><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Barbershop (Perawatan Rambut Pria)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\"><b>Modal Utama<\/b><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Audiens loyal, kepercayaan publik, dan kemampuan komunikasi<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\"><b>Prinsip Usaha<\/b><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Konsistensi proses, pelayanan berkualitas, dan keberanian memulai<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h2>Menjawab Kebutuhan Pasar<\/h2>\n<p>Pemilihan bisnis <i>barbershop<\/i> bukan tanpa alasan. Khory melihat adanya tren kebutuhan masyarakat terhadap layanan perawatan rambut yang terus berkembang dan menuntut kualitas serta kenyamanan lebih. Pengalaman mengelola audiens di media sosial memberinya pelajaran berharga dalam memahami keinginan pelanggan dan menjaga komunikasi yang efektif.<\/p>\n<p>Meski kini disibukkan dengan operasional usaha, Khory tetap aktif memproduksi konten di TikTok. Ia percaya bahwa dunia digital dan dunia bisnis konvensional tidak harus dipisahkan, melainkan dapat berjalan beriringan dan saling memperkuat satu sama lain.<\/p>\n<p>\u201cMembangun usaha memang tidak mudah. Ada proses yang harus dijalani, ada tantangan yang harus dihadapi. Tapi saya percaya, selama kita mau belajar dan konsisten, hasilnya akan mengikuti. Yang terpenting adalah berani memulai,\u201d tambahnya.<\/p>\n<h2>Inspirasi bagi Generasi Muda<\/h2>\n<p>Melalui perjalanannya, Khory berharap dapat menginspirasi anak muda agar tidak terjebak pada mengejar viralitas semata. Ia mendorong para kreator untuk memanfaatkan &#8220;pintu rezeki&#8221; di media sosial guna menciptakan sesuatu yang memiliki nilai ekonomi jangka panjang.<\/p>\n<p>\u201cKesuksesan bukan datang karena viral sesaat, tetapi karena konsisten menjalani proses. Bangun sesuatu yang nyata, terus belajar, dan jangan takut memulai dari bawah,\u201d tutup Khory.<\/p>\n<p>Langkah Khory Al Ghozaly ini menjadi bukti nyata bahwa dengan strategi yang tepat, ekosistem digital dapat menjadi inkubator bagi lahirnya wirausahawan baru yang mampu memberikan manfaat luas bagi diri sendiri maupun orang lain. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/914150\/strategi-khory-al-ghozaly-ubah-popularitas-tiktok-jadi-bisnis-barbershop\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kreator konten Tiktok Khory Al Ghozaly(MI\/HO) BAGI sebagian orang, menjadi kreator konten\u00a0sering kali dianggap sebagai tujuan akhir dalam karier digital. Namun, pandangan berbeda ditunjukkan Khory Al Ghozaly. Kreator konten yang populer melalui akun TikTok @khory.ghozaly ini memilih menjadikan popularitasnya sebagai batu loncatan untuk memasuki dunia usaha yang lebih nyata: bisnis barbershop. Di tengah pesatnya perkembangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":76689,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-76688","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76688","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=76688"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76688\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/76689"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=76688"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=76688"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=76688"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}