{"id":76535,"date":"2026-07-23T13:50:38","date_gmt":"2026-07-23T13:50:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/23\/bmkg-hari-tanpa-hujan-di-aceh-berlanjut-hingga-akhir-juli-2026\/"},"modified":"2026-07-23T13:50:38","modified_gmt":"2026-07-23T13:50:38","slug":"bmkg-hari-tanpa-hujan-di-aceh-berlanjut-hingga-akhir-juli-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/23\/bmkg-hari-tanpa-hujan-di-aceh-berlanjut-hingga-akhir-juli-2026\/","title":{"rendered":"BMKG Hari tanpa Hujan di Aceh Berlanjut hingga Akhir Juli 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/23\/1784814149_609c1de10e9246a76de9.jpg\" alt=\"BMKG: Hari tanpa Hujan di Aceh Berlanjut hingga Akhir Juli 2026\"\/><figcaption>BMKG memprakirakan hari tanpa hujan di sebagian wilayah Aceh berlanjut hingga 31 Juli 2026.(Dok. Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bmkg\" title=\"BMKG\">BMKG<\/a>) Stasiun Klimatologi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/aceh\" title=\"Aceh\">Aceh<\/a> memprakirakan kondisi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hari-tanpa-hujan\" title=\"Hari tanpa hujan\">hari tanpa hujan<\/a> di sebagian wilayah Aceh akan berlanjut hingga 31 Juli 2026. Hal ini disebabkan oleh rendahnya curah hujan pada dasarian III yang diprediksi berada di bawah 50 milimeter.<\/p>\n<p>&#8220;Masih ada sekitar 31%\u00a0curah hujan di bawah 50 mm (rendah) yang diindikasikan akan berlanjut tanpa hujan hingga akhir bulan,&#8221; ujar Analis Stasiun Klimatologi BMKG Aceh, Harisa Bilhaqqi Qalbi, dilansir dari <em>Antara<\/em>, Kamis (23\/7).<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Harisa menjelaskan bahwa akumulasi curah hujan yang minim sejak dasarian II Juli telah menciptakan prakondisi kering. Kondisi ini meningkatkan sensitivitas ekosistem di Aceh terhadap ancaman kekeringan meteorologis, terutama di wilayah utara dan tengah yang mengalami defisit curah hujan signifikan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/673973\/sebanyak-19-persen-wilayah-indonesia-memasuki-musim-kemarau\" title=\"Sebanyak 19 Persen Wilayah Indonesia Memasuki Musim Kemarau\" target=\"_blank\">Sebanyak 19 Persen Wilayah Indonesia Memasuki Musim Kemarau<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Berdasarkan pemodelan atmosfer, wilayah yang terdampak curah hujan rendah (0-50 mm\/dasarian) meliputi Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Pidie bagian utara, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur bagian utara, Bener Meriah, dan Aceh Tengah. Bahkan, Kota Banda Aceh dan sebagian Aceh Besar berpeluang 60-70% mengalami curah hujan di bawah 20 mm.<\/p>\n<p>Sebaliknya, wilayah barat selatan Aceh masih relatif aman dengan potensi curah hujan kategori menengah (51-150 mm\/dasarian) mencapai 69 persen. Wilayah seperti Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, hingga Simeulue diprediksi masih menerima pasokan hujan yang memadai.<\/p>\n<p>BMKG menekankan bahwa puncak <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/musim-kemarau\" title=\"Musim Kemarau\">musim kemarau<\/a> di Aceh pada tahun 2026 ini terjadi pada Juli untuk enam zona musim (ZOM), sementara satu ZOM lainnya baru akan mencapai puncak pada Agustus mendatang. Kondisi ini menuntut langkah antisipasi segera dari pemerintah daerah.<\/p>\n<p>Para pemangku kebijakan diimbau untuk segera melakukan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mitigasi-kekeringan\" title=\"mitigasi kekeringan\">mitigasi kekeringan<\/a> melalui sistem peringatan dini <em>(early warning) <\/em>dan penghematan sumber daya air. Perlindungan sektor pertanian menjadi prioritas utama, khususnya bagi wilayah pesisir utara yang paling terdampak defisit air.<\/p>\n<p><strong>Wilayah Waspada Kekeringan (Curah Hujan Rendah):<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Banda Aceh &amp; Sabang<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Aceh Besar &amp; Aceh Jaya<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pidie (Utara) &amp; Pidie Jaya<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Bireuen, Lhokseumawe, &amp; Aceh Utara<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Bener Meriah &amp; Aceh Tengah (Z-10)<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/914125\/bmkg-hari-tanpa-hujan-di-aceh-berlanjut-hingga-akhir-juli-2026\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BMKG memprakirakan hari tanpa hujan di sebagian wilayah Aceh berlanjut hingga 31 Juli 2026.(Dok. Antara) BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Aceh memprakirakan kondisi hari tanpa hujan di sebagian wilayah Aceh akan berlanjut hingga 31 Juli 2026. Hal ini disebabkan oleh rendahnya curah hujan pada dasarian III yang diprediksi berada di bawah 50 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":76536,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-76535","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76535","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=76535"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76535\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/76536"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=76535"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=76535"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=76535"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}