{"id":7503,"date":"2024-07-08T22:24:21","date_gmt":"2024-07-08T22:24:21","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/08\/tidak-ada-tempat-aman-bagi-hampir-2-juta-pengungsian-di-gaza\/"},"modified":"2024-07-08T22:24:21","modified_gmt":"2024-07-08T22:24:21","slug":"tidak-ada-tempat-aman-bagi-hampir-2-juta-pengungsian-di-gaza","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/08\/tidak-ada-tempat-aman-bagi-hampir-2-juta-pengungsian-di-gaza\/","title":{"rendered":"Tidak Ada Tempat Aman Bagi Hampir 2 Juta Pengungsian di Gaza"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n<img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/disk.mediaindonesia.com\/thumbs\/800x467\/news\/2024\/07\/061042f9bdff67e66026a613c9ba9039.jpg\" alt=\"Tidak Ada Tempat Aman Bagi Hampir 2 Juta Pengungsian di Gaza\"\/><figcaption>upaya evakuasi pasien(Akun X PRCS)<\/figcaption><\/figure>\n<p>JURU bicara PRCS Nebal Farsakh mengatakan &#8220;pengungsian terus-menerus dari hampir dua juta orang&#8221; di Jalur <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gaza\" title=\"gaza\" rel=\"dofollow\">Gaza<\/a>.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak ada tempat yang aman di Gaza, tidak ada cara bagi orang untuk pergi, bahkan mereka yang sakit atau terluka,&#8221; kata Farsakh dalam sebuah pernyataan video yang diposting di X.\n<\/p>\n<p>Keluarga-keluarga masih bergantung pada bantuan yang tidak memadai, katanya, di tengah kurangnya akses ke makanan dan air serta meningkatnya risiko kesehatan akibat &#8220;kepadatan penduduk&#8221;. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/680901\/serangan-militer-israel-di-jenin-dan-gaza-menyebabkan-korban-dan-kerusakan-besar\" title=\"Serangan Militer Israel di Jenin dan Gaza Menyebabkan Korban dan Kerusakan Besar\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Serangan Militer Israel di Jenin dan Gaza Menyebabkan Korban dan Kerusakan Besar<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Tindakan internasional yang mendesak diperlukan, kata PRCS.\n<\/p>\n<p>Terpisah, juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby mengatakan Israel bisa melakukan lebih banyak untuk melindungi warga sipil di Gaza di tengah pengeboman yang terus berlanjut di wilayah tersebut.\n<\/p>\n<p>&#8220;[Orang-orang] Israel telah mengambil beberapa langkah untuk lebih tepat, lebih diskriminatif dan lebih hati-hati dalam operasi mereka. Apakah itu cukup? Tidak. Jadi kita akan terus melakukannya, kita akan terus bekerja pada hal ini,&#8221; kata Kirby. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/679879\/serangan-militer-israel-di-gaza-tewaskan-puluhan-warga-palestina\" title=\"Serangan Militer Israel di Gaza Tewaskan Puluhan Warga Palestina\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Serangan Militer Israel di Gaza Tewaskan Puluhan Warga Palestina<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Ketika ditekan tentang langkah konkret apa yang diambil pemerintahan Presiden AS Joe Biden untuk menekan Israel agar melakukan lebih banyak, Kirby menjawab: &#8220;Tidak pernah benar untuk melakukan pengeboman tanpa pandang bulu terhadap populasi sipil.&#8221;\n<\/p>\n<p>&#8220;Itulah mengapa kami terus bekerja dengan Israel untuk lebih tepat, lebih hati-hati.&#8221;\n<\/p>\n<p>Sebelumnya, Mahmoud Basal, juru bicara pertahanan sipil di Gaza, memperingatkan realitas di lapangan &#8220;sangat sulit dan pahit&#8221; saat pasukan darat Israel terus bergerak ke Kota Gaza dan lingkungan Shujaiya dari bagian timur wilayah tersebut. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/678510\/idul-adha-yang-suram-di-deir-el-balah\" title=\"Idul Adha yang Suram di Deir el-Balah\u00a0\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Idul Adha yang Suram di Deir el-Balah\u00a0<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Dalam sebuah pernyataan di Telegram, Basal mengatakan ribuan warga <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/palestina\" title=\"Palestina\" rel=\"dofollow\">Palestina<\/a> yang terlantar telah melarikan diri ke bagian barat Kota Gaza saat pasukan Israel mendekati lingkungan al-Tuffah dan al-Daraj.\n<\/p>\n<p>&#8220;Pemandangan warga Palestina yang terlantar sangat tragis. Mereka tidak tahu harus pergi ke mana, karena tidak ada tempat yang aman di Jalur Gaza,&#8221; katanya. &#8220;Situasinya sangat sulit di semua tingkat.&#8221;\n<\/p>\n<p>Basal mengatakan daerah-daerah ini masih terkena pengeboman Israel &#8220;hingga saat ini&#8221;. Semua toko roti di Kota Gaza terpaksa ditutup, mempengaruhi keluarga Palestina di daerah tersebut.\n<\/p>\n<p>Dia juga mengatakan banyak orang di Kota Tua Gaza sekarang khawatir bahwa kemajuan baru oleh pasukan Israel dapat menghentikan kemampuan mereka untuk mencapai Rumah Sakit Al-Ahli Arab jika diperlukan.\n<\/p>\n<p>Basal menambahkan bahwa jenazah warga Palestina yang terbunuh dan banyak lagi yang terluka masih terjebak di daerah-daerah yang tidak dapat dijangkau oleh tim pertahanan sipil. (Al Jazeera\/Z-3)\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/683604\/tidak-ada-tempat-aman-bagi-hampir-2-juta-pengungsian-di-gaza\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>upaya evakuasi pasien(Akun X PRCS) JURU bicara PRCS Nebal Farsakh mengatakan &#8220;pengungsian terus-menerus dari hampir dua juta orang&#8221; di Jalur Gaza. &#8220;Tidak ada tempat yang aman di Gaza, tidak ada cara bagi orang untuk pergi, bahkan mereka yang sakit atau terluka,&#8221; kata Farsakh dalam sebuah pernyataan video yang diposting di X. Keluarga-keluarga masih bergantung pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7504,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-7503","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7503","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7503"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7503\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7504"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7503"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7503"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7503"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}