{"id":73279,"date":"2026-07-17T00:58:54","date_gmt":"2026-07-17T00:58:54","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/17\/operator-teleprompter-gedung-putih-diselidiki-terkait-taruhan-pidato-donald-trump\/"},"modified":"2026-07-17T00:58:54","modified_gmt":"2026-07-17T00:58:54","slug":"operator-teleprompter-gedung-putih-diselidiki-terkait-taruhan-pidato-donald-trump","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/17\/operator-teleprompter-gedung-putih-diselidiki-terkait-taruhan-pidato-donald-trump\/","title":{"rendered":"Operator Teleprompter Gedung Putih Diselidiki Terkait Taruhan Pidato Donald Trump"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/17\/1784249563_6059ab874a615f0cf8a7.jpg\" alt=\"Operator Teleprompter Gedung Putih Diselidiki Terkait Taruhan Pidato Donald Trump\"\/><figcaption>Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato sembari membaca teks di teleprompter.(AFP\/ERIC BARADAT)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>SEORANG operator <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/teleprompter\" title=\"teleprompter\">teleprompter<\/a> Gedung Putih kini diselidiki setelah diduga memanfaatkan informasi orang dalam untuk memasang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/taruhan\" title=\"taruhan\">taruhan<\/a> pada isi pidato Presiden <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/amerika-serikat\" title=\"Amerika Serikat\">Amerika Serikat<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/donald-trump\" title=\"Donald Trump\">Donald Trump<\/a>. Aksi ini dilaporkan menghasilkan keuntungan hampir US$100.000 atau sekitar Rp1,58 miliar (asumsi kurs Rp15.800\/US$).<\/p>\n<p>Gabriel Perez, yang telah bekerja di Gedung Putih sejak 2016, dituduh memasang taruhan pada kata-kata spesifik yang akan diucapkan presiden selama pidato publik utama, termasuk pidato kenegaraan <i>State of the Union<\/i>. Transaksi mencurigakan ini dilakukan melalui Kalshi, sebuah platform pasar prediksi yang memungkinkan pengguna bertaruh pada peristiwa dunia nyata.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>Kronologi Penemuan Kasus<\/h2>\n<p>Pihak Kalshi mengonfirmasi bahwa analis mereka mulai menyadari adanya aktivitas taruhan yang tidak biasa pada Maret di sektor &#8220;mention markets&#8221;. Ini adalah jenis kontrak ketika pengguna memprediksi apakah seorang pembicara akan menggunakan istilah umum tertentu, seperti nama negara, istilah ekonomi, atau slogan kampanye.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/911734\/pakar-pbb-kecam-pemecatan-massal-hakim-imigrasi-as-di-era-trump\" title=\"Pakar PBB Kecam Pemecatan Massal Hakim Imigrasi AS di Era Trump\" target=\"_blank\">Pakar PBB Kecam Pemecatan Massal Hakim Imigrasi AS di Era Trump<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Berdasarkan data akun, perusahaan menemukan bahwa pengguna tersebut adalah pegawai federal yang mengoperasikan teleprompter di Gedung Putih. Kalshi segera membekukan dana lebih dari US$90.000 sebelum sempat ditarik oleh Perez.<\/p>\n<p>Robert DeNault, Kepala Penegakan Hukum Kalshi, menyatakan bahwa pihaknya telah menandai transaksi tersebut dan menyerahkan bukti-bukti kepada regulator, yakni Commodity Futures Trading Commission (CFTC).<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; margin: 20px 0; background-color: #f9f9f9;\"><strong>Detail Kasus Gabriel Perez:<\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 10px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #eee;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Item<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Informasi<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Nama Terduga<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Gabriel Perez<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Jabatan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Operator Teleprompter Gedung Putih (sejak 2016)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Platform Taruhan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Kalshi<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Estimasi Keuntungan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Hampir US$100.000 (Sekitar Rp1,58 Miliar)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Status Saat Ini<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Cuti tidak dibayar \/ Diberhentikan<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div>\n<h2>Respons Gedung Putih dan Tindakan Hukum<\/h2>\n<p>Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa Presiden Trump telah mengetahui situasi ini. Ia mengonfirmasi bahwa Perez saat ini sedang menjalani cuti tidak dibayar dan dipastikan tidak akan bekerja lagi di Gedung Putih di masa mendatang.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/911732\/pemerintahan-trump-batasi-durasi-visa-pelajar-asing-maksimal-4-tahun\" title=\"Pemerintahan Trump Batasi Durasi Visa Pelajar Asing Maksimal 4 Tahun\" target=\"_blank\">Pemerintahan Trump Batasi Durasi Visa Pelajar Asing Maksimal 4 Tahun<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Meskipun penyelidikan oleh regulator sedang berlangsung, laporan dari ABC News menyebutkan bahwa jaksa federal di Manhattan memutuskan untuk tidak membuka kasus pidana terkait masalah ini. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa Perez bersikap &#8220;sangat kooperatif&#8221; dengan pihak CFTC.<\/p>\n<p>Pihak Kalshi menekankan pentingnya integritas dalam pasar prediksi ini.<\/p>\n<p>&#8220;Kata-kata pemimpin politik seperti Presiden dan Ketua Fed dapat menyebabkan pergerakan miliaran dolar di pasar valuta asing, kontrak berjangka minyak, dan pasar saham,&#8221; tegas pihak Kalshi dalam pernyataannya.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, CFTC menolak untuk memberikan komentar lebih lanjut dan tidak mengonfirmasi maupun membantah adanya penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap Perez. (bbc\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/911770\/operator-teleprompter-gedung-putih-diselidiki-terkait-taruhan-pidato-donald-trump\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato sembari membaca teks di teleprompter.(AFP\/ERIC BARADAT) SEORANG operator teleprompter Gedung Putih kini diselidiki setelah diduga memanfaatkan informasi orang dalam untuk memasang taruhan pada isi pidato Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Aksi ini dilaporkan menghasilkan keuntungan hampir US$100.000 atau sekitar Rp1,58 miliar (asumsi kurs Rp15.800\/US$). Gabriel Perez, yang telah bekerja [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":73280,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-73279","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73279","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=73279"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73279\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/73280"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=73279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=73279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=73279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}