{"id":72888,"date":"2026-07-16T06:47:46","date_gmt":"2026-07-16T06:47:46","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/16\/9-faktor-penyebab-jerawat-dan-pemicu-utamanya-yang-perlu-diketahui\/"},"modified":"2026-07-16T06:47:46","modified_gmt":"2026-07-16T06:47:46","slug":"9-faktor-penyebab-jerawat-dan-pemicu-utamanya-yang-perlu-diketahui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/16\/9-faktor-penyebab-jerawat-dan-pemicu-utamanya-yang-perlu-diketahui\/","title":{"rendered":"9 Faktor Penyebab Jerawat dan Pemicu Utamanya yang Perlu Diketahui"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/16\/1784175790_bd844b12acd18f82ed1f.jpg\" alt=\"9 Faktor Penyebab Jerawat dan Pemicu Utamanya yang Perlu Diketahui\"\/><figcaption>Faktor penyebab jerawat.(Dok. Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jerawat\" title=\"Jerawat\">JERAWAT<\/a> merupakan kondisi kulit yang muncul akibat tersumbatnya <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/folikel-rambut\" title=\"folikel rambut\">folikel rambut<\/a> atau pori-pori oleh minyak (sebum) dan sel kulit mati. Kondisi ini memicu pertumbuhan bakteri <i>Cutibacterium acnes<\/i> yang berujung pada peradangan pada area wajah maupun tubuh.<\/p>\n<p>Memahami <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penyebab-jerawat\" title=\"penyebab jerawat\">penyebab jerawat<\/a> sangat penting agar penanganan yang dilakukan tepat sasaran. Berikut adalah daftar faktor yang sering memicu atau memperburuk kondisi jerawat pada kulit:<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>1. Perubahan Hormon<\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/fluktuasi-hormon\" title=\"fluktuasi hormon\">Fluktuasi hormon<\/a> merupakan pemicu utama, terutama saat masa pubertas, siklus menstruasi, kehamilan, atau akibat gangguan hormonal tertentu. Hormon memicu kelenjar minyak untuk bekerja lebih aktif.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/858603\/apakah-diet-rendah-gula-efektif-mengatasi-jerawat\" title=\"Apakah Diet Rendah Gula Efektif Mengatasi Jerawat?\" target=\"_blank\">Apakah Diet Rendah Gula Efektif Mengatasi Jerawat?<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>2. Produksi Minyak Berlebih<\/h2>\n<p>Kelenjar sebum yang terlalu aktif menghasilkan minyak berlebih dapat dengan mudah menyumbat pori-pori, menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.<\/p>\n<h2>3. Penumpukan Sel Kulit Mati<\/h2>\n<p>Sel kulit mati yang tidak terangkat dengan sempurna akan menumpuk dan menutupi pori-pori. Jika bercampur dengan minyak, sumbatan ini akan mengeras dan menjadi cikal bakal jerawat.<\/p>\n<h2>4. Faktor Keturunan<\/h2>\n<p>Riwayat keluarga memegang peranan penting. Jika orang tua memiliki masalah jerawat yang parah, kemungkinan besar anak juga akan mengalami kondisi kulit yang serupa.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/896409\/ini-tips-menangani-jerawat-membandel-dari-ahli-dermatologi\" title=\"Ini Tips Menangani Jerawat Membandel dari Ahli Dermatologi\" target=\"_blank\">Ini Tips Menangani Jerawat Membandel dari Ahli Dermatologi<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>5. Produk Kosmetik Comedogenic<\/h2>\n<p>Penggunaan kosmetik atau produk perawatan rambut yang bersifat <i>comedogenic<\/i> dapat menyumbat pori-pori secara langsung. Pastikan memilih produk yang berlabel <i>non-comedogenic<\/i>.<\/p>\n<h2>6. Gesekan dan Tekanan Berulang<\/h2>\n<p>Jerawat mekanika dapat muncul akibat gesekan terus-menerus pada kulit, seperti penggunaan masker medis, helm, kerah baju yang ketat, hingga kebiasaan menempelkan telepon ke pipi.<\/p>\n<h2>7. Konsumsi Obat-obatan Tertentu<\/h2>\n<p>Beberapa jenis obat diketahui dapat memicu jerawat sebagai efek samping, di antaranya adalah kortikosteroid, lithium, atau suplemen yang mengandung testosteron.<\/p>\n<h2>8. Stres Psikologis<\/h2>\n<p>Meski stres bukan penyebab langsung munculnya jerawat baru, kondisi stres yang tinggi dapat memperburuk peradangan pada jerawat yang sudah ada di kulit.<\/p>\n<h2>9. Pola Makan Tinggi Gula<\/h2>\n<p>Pada sebagian orang, konsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi (tinggi gula) atau produk susu dapat memperparah kondisi kulit, meski hal ini bukan satu-satunya faktor penyebab.<\/p>\n<p><strong>Catatan Penting:<\/strong> Jerawat bukan semata-mata karena wajah kotor. Kebiasaan mencuci atau menggosok wajah terlalu keras justru dapat menyebabkan iritasi dan memperparah peradangan yang ada. (<em>ADD\/Mayo Clinic\/<\/em>Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/911453\/9-faktor-penyebab-jerawat-dan-pemicu-utamanya-yang-perlu-diketahui\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Faktor penyebab jerawat.(Dok. Magnific) JERAWAT merupakan kondisi kulit yang muncul akibat tersumbatnya folikel rambut atau pori-pori oleh minyak (sebum) dan sel kulit mati. Kondisi ini memicu pertumbuhan bakteri Cutibacterium acnes yang berujung pada peradangan pada area wajah maupun tubuh. Memahami penyebab jerawat sangat penting agar penanganan yang dilakukan tepat sasaran. Berikut adalah daftar faktor yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":72889,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-72888","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72888","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=72888"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72888\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/72889"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=72888"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=72888"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=72888"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}