{"id":71987,"date":"2026-07-14T10:57:36","date_gmt":"2026-07-14T10:57:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/14\/perbankan-jaga-likuiditas-di-tengah-persaingan-dana\/"},"modified":"2026-07-14T10:57:36","modified_gmt":"2026-07-14T10:57:36","slug":"perbankan-jaga-likuiditas-di-tengah-persaingan-dana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/14\/perbankan-jaga-likuiditas-di-tengah-persaingan-dana\/","title":{"rendered":"Perbankan Jaga Likuiditas di Tengah Persaingan Dana"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/14\/1784026529_205d133cbdcc5fdd2fec.jpeg\" alt=\"Perbankan Jaga Likuiditas di Tengah Persaingan Dana\"\/><figcaption>Media Luncheon HUT ke-70 Danamon(Dok. Danamon)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PT Bank <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/danamon\" title=\"Danamon\">Danamon<\/a> Indonesia Tbk memilih tidak agresif menaikkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/suku-bunga-deposito\" title=\"Suku bunga deposito\">suku bunga deposito<\/a> di tengah ketatnya persaingan perebutan dana masyarakat. Perseroan lebih mengandalkan peningkatan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/transaksi-nasabah\" title=\"transaksi nasabah\">transaksi nasabah<\/a> dan penguatan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ekosistem-bisnis\" title=\"Ekosistem Bisnis\">ekosistem bisnis<\/a> untuk memperbesar porsi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/dana-murah\" title=\"Dana murah\">dana murah<\/a> sekaligus menjaga biaya pendanaan.<\/p>\n<p>Consumer Funding and Wealth Business Head Bank Danamon Ivan Jaya mengatakan penyesuaian suku bunga dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kebutuhan nasabah, kondisi pasar, serta arah kebijakan pemerintah dan regulator.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cKami tidak serta-merta menaikkan semua suku bunga, baik suku bunga kredit maupun deposito,\u201d kata Ivan dalam Media Luncheon <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hut-ke-70-danamon\" title=\"HUT ke-70 Danamon\">HUT ke-70 Danamon<\/a> di Jakarta, Selasa (14\/7).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/905562\/program-loyalitas-perbankan-kian-efektif-himpun-dana-murah\" title=\"Program Loyalitas Perbankan kian Efektif Himpun Dana Murah\" target=\"_blank\">Program Loyalitas Perbankan kian Efektif Himpun Dana Murah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menjelaskan, strategi tersebut menunjukkan bahwa perseroan tidak hanya mengandalkan persaingan harga atau\u00a0<em>pricing<\/em>\u00a0untuk menarik dana pihak ketiga. Danamon berupaya meningkatkan aktivitas transaksi nasabah agar penghimpunan dana murah berupa giro dan tabungan dapat tumbuh lebih optimal.<\/p>\n<p>Peningkatan dana murah, kata dia,\u00a0dinilai penting karena dapat membantu bank menjaga biaya dana atau\u00a0<em>cost of fund<\/em>. Ketika biaya penghimpunan dana dapat dikendalikan, bank memiliki ruang lebih besar untuk menawarkan suku bunga kredit yang kompetitif kepada masyarakat dan pelaku usaha.<\/p>\n<p>Ivan mengatakan Danamon terus menyeimbangkan kebutuhan pendanaan jangka pendek dan jangka panjang. Keseimbangan tersebut diperlukan untuk memastikan ketersediaan likuiditas tetap memadai ketika perseroan memperluas penyaluran pembiayaan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/592048\/btn-incar-dana-murah-rp270-triliun-pada-2025\" title=\"BTN Incar Dana Murah Rp270 Triliun pada 2025\" target=\"_blank\">BTN Incar Dana Murah Rp270 Triliun pada 2025<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Hingga akhir 2026, lanjut dia, Danamon mempertahankan target pertumbuhan kredit pada kisaran dua digit rendah atau sekitar 10% hingga 15%. Pertumbuhan dana pihak ketiga ditargetkan bergerak sejalan dengan ekspansi pembiayaan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cPertumbuhan kredit di kisaran\u00a0<em>low double digit<\/em>, antara 10% sampai 15%, selalu menjadi target kami. Untuk dana juga mengikuti,\u201d ujar Ivan.<\/p>\n<p>Chief Strategy Officer Bank Danamon Reza Iskandar Sardjono mengatakan pertumbuhan dana pihak ketiga perseroan sejauh ini masih berada di jalur yang sesuai dengan target. Menurutnya, penguatan likuiditas tetap menjadi salah satu fokus utama perusahaan karena berhubungan langsung dengan kesehatan bank.<\/p>\n<p>\u201cMenurut saya pertumbuhan DPK masih\u00a0<em>on track<\/em>. Kami akan terus menjaganya karena itu memang salah satu kunci kesehatan bank. Likuiditas menjadi fokus utama kami,\u201d kata Reza.<\/p>\n<p>Alih-alih hanya menawarkan bunga simpanan yang lebih tinggi, Danamon memperkuat penghimpunan dana melalui ekosistem bisnis yang telah dikembangkan perseroan. Ekosistem tersebut mencakup sektor otomotif,\u00a0<em>fast moving consumer goods<\/em>\u00a0atau FMCG, pendidikan, properti Jepang, serta layanan haji dan umrah.<\/p>\n<p>Melalui pendekatan\u00a0<em>financial supply chain<\/em>, aliran dana dari produsen, distributor, subdistributor hingga konsumen diarahkan tetap berada dalam jaringan layanan Danamon. Strategi ini diharapkan menciptakan perputaran transaksi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan saldo giro dan tabungan nasabah.<\/p>\n<p>Danamon juga terus memperkuat layanan digital dengan menambahkan berbagai fitur secara berkala. Pengembangan layanan digital tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan nasabah, tetapi juga mendorong frekuensi transaksi dan mempertahankan dana nasabah di dalam ekosistem perseroan.<\/p>\n<p>Strategi berbasis transaksi tersebut mulai terlihat pada kinerja kuartal I 2026. Total giro, tabungan, dan deposito Danamon meningkat sekitar 16% secara tahunan menjadi Rp176,1 triliun. Pada periode yang sama, total kredit dan\u00a0<em>trade finance<\/em>\u00a0tumbuh sekitar 9% menjadi Rp216,2 triliun.<\/p>\n<p>Pertumbuhan dana yang lebih tinggi dibandingkan penyaluran kredit memberikan ruang bagi perseroan untuk menjaga kecukupan likuiditas sekaligus mempersiapkan ekspansi pembiayaan hingga akhir tahun.<\/p>\n<p>Di tingkat industri, persaingan penghimpunan dana masih berlangsung di tengah pertumbuhan dana pihak ketiga yang relatif kuat. Otoritas Jasa Keuangan mencatat DPK <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/perbankan\" title=\"Perbankan\">perbankan<\/a> pada Mei 2026 tumbuh 13,49% secara tahunan menjadi Rp10.294 triliun.<\/p>\n<p>Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh giro yang meningkat 20,53%. Sementara deposito tumbuh 10,17% dan tabungan naik 10,21%.<\/p>\n<p>Kondisi likuiditas industri perbankan juga masih memadai. Rasio alat likuid terhadap\u00a0<em>non-core deposit<\/em>\u00a0tercatat sebesar 108,20%, sedangkan rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga berada di level 24,74%. Keduanya masih jauh di atas ambang batas masing-masing sebesar 50% dan 10%.<\/p>\n<p>Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan sepanjang 2026 berada pada kisaran 8% hingga 12%. Proyeksi tersebut ditopang oleh likuiditas perbankan yang tetap memadai dan pertumbuhan dana pihak ketiga yang berlanjut.<\/p>\n<p>Dalam kondisi tersebut, kemampuan bank menjaga biaya dana menjadi semakin penting. Strategi Danamon memperbesar transaksi dan dana murah dapat menjadi penentu kemampuan perseroan mengejar target pertumbuhan kredit tanpa harus terlibat secara berlebihan dalam persaingan suku bunga deposito. (<em>Ant\/<\/em>Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/910832\/perbankan-jaga-likuiditas-di-tengah-persaingan-dana\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Media Luncheon HUT ke-70 Danamon(Dok. Danamon) PT Bank Danamon Indonesia Tbk memilih tidak agresif menaikkan suku bunga deposito di tengah ketatnya persaingan perebutan dana masyarakat. Perseroan lebih mengandalkan peningkatan transaksi nasabah dan penguatan ekosistem bisnis untuk memperbesar porsi dana murah sekaligus menjaga biaya pendanaan. Consumer Funding and Wealth Business Head Bank Danamon Ivan Jaya mengatakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":71988,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-71987","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71987","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=71987"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71987\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/71988"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=71987"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=71987"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=71987"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}