{"id":71182,"date":"2026-07-12T22:43:37","date_gmt":"2026-07-12T22:43:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/12\/reza-ryan-rilis-bintang-magnolia-lewat-proyek-solo-kantusfirmus\/"},"modified":"2026-07-12T22:43:37","modified_gmt":"2026-07-12T22:43:37","slug":"reza-ryan-rilis-bintang-magnolia-lewat-proyek-solo-kantusfirmus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/12\/reza-ryan-rilis-bintang-magnolia-lewat-proyek-solo-kantusfirmus\/","title":{"rendered":"Reza Ryan Rilis Bintang Magnolia Lewat Proyek Solo Kantusfirmus"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/13\/1783895978_0eed7bedb75abf9f3546.jpg\" alt=\"Reza Ryan Rilis Bintang Magnolia Lewat Proyek Solo Kantusfirmus\"\/><figcaption>Kantusfirmus(MI\/HO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>GITARIS <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/efek-rumah-kaca\" title=\"Efek Rumah Kaca\">Efek Rumah Kaca<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/reza-ryan\" title=\"Reza Ryan\">Reza Ryan<\/a>, resmi membuka babak baru dalam perjalanan musikalnya. Setelah bertahun-tahun dikenal melalui berbagai kolektif <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/musik\" title=\"musik\">musik<\/a> seperti I Know You Well Miss Clara, Tiktaalik, hingga Theory of Nothing, Reza kini memperkenalkan proyek solonya yang diberi nama <strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kantusfirmus\" title=\"Kantusfirmus\">Kantusfirmus<\/a><\/strong>.<\/p>\n<p>Sebagai penanda awal, Kantusfirmus merilis <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/single\" title=\"single\">single<\/a> perdana bertajuk <em><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bintang-magnolia\" title=\"Bintang Magnolia\">Bintang Magnolia<\/a><\/em>\u00a0pada 5 Juli 2026 di bawah naungan label Anikonik Records. Karya ini menjadi pembuktian totalitas Reza, ketika ia berperan penuh mulai dari penulisan lagu, aransemen, vokal, produksi, hingga proses <i>mixing<\/i> dan <i>mastering<\/i>.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3>Eksplorasi Musik Pop yang Elastis<\/h3>\n<p>Kantusfirmus hadir bukan sebagai pelarian, melainkan ruang eksplorasi bagi Reza untuk membedah kemungkinan-kemungkinan baru dalam musik pop.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/909934\/moneymakingmachine-rilis-single-aint-no-lover-tandai-era-baru\" title=\"MONEYMAKINGMACHINE Rilis Single AIN'T NO LOVER Tandai Era Baru\" target=\"_blank\">MONEYMAKINGMACHINE Rilis Single AIN&#8217;T NO LOVER Tandai Era Baru<\/a><\/strong><\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Bintang Magnolia\" width=\"640\" height=\"480\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/TPeg7f-1W0o?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Melalui <em>Bintang Magnolia<\/em>, ia memadukan sensibilitas pop dengan pendekatan komposisi yang kompleks, menghasilkan lanskap bunyi yang gelap, padat, namun tetap memiliki melodi yang kuat.<\/p>\n<p>&#8220;Saya selalu punya ketertarikan akan penggabungan formula-formula musik tertentu menjadi suatu formulasi baru sebagai satu tawaran estetika,&#8221; ujar Reza Ryan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/909918\/methosa-gandeng-rina-nose-di-lagu-biru-pink-satir-hubungan-manusia-dan-uang\" title=\"Methosa Gandeng Rina Nose di Lagu Biru Pink: Satir Hubungan Manusia dan Uang\" target=\"_blank\">Methosa Gandeng Rina Nose di Lagu Biru Pink: Satir Hubungan Manusia dan Uang<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia memandang musik pop sebagai medium yang sangat cair dan tidak membatasi kreativitas, serupa dengan praktik <i>avant-pop<\/i> yang berkembang di Barat.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Detail Proyek<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Informasi<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Nama Proyek<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Kantusfirmus<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Single Perdana<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Bintang Magnolia<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Tanggal Rilis<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">5 Juli 2026<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Label Rekaman<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Anikonik Records<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Peran Reza Ryan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Penulis, Penyanyi, Produser, Mixing &amp; Mastering<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Filosofi Nama dan Kritik Sosial<\/h3>\n<p>Nama Kantusfirmus diambil dari istilah Latin <i>cantus firmus<\/i>, yang merujuk pada melodi pokok sebagai fondasi komposisi polifonik era Medieval hingga Baroque. Dengan mengganti huruf &#8220;C&#8221; menjadi &#8220;K&#8221;, Reza menegaskan filosofinya bahwa sekompleks apa pun instrumen yang dibangun, melodi tetap menjadi pusat gravitasi utama.<\/p>\n<p>Namun, di balik keindahan melodinya, <em>Bintang Magnolia<\/em>\u00a0menyimpan pesan sosial yang mendalam. Lagu ini lahir dari kegelisahan Reza terhadap konflik yang menimpa masyarakat sipil, komunitas adat, dan buruh saat berhadapan dengan otoritas maupun perampasan ruang hidup atas nama pembangunan.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini keadaan negara kita sedang sangat tidak baik-baik saja. Perampasan lahan terjadi di mana-mana. Bagi saya, kemanusiaan itu di atas segalanya. Hak asasi dan martabat manusia harus menjadi prioritas utama,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Kehadiran Bintang Magnolia\u00a0hanyalah permulaan. Reza mengungkapkan bahwa Kantusfirmus tengah mempersiapkan album penuh sebagai kelanjutan dari eksplorasi ini. Saat ini, single perdana tersebut sudah dapat dinikmati di berbagai platform <i>streaming<\/i> digital. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/910213\/reza-ryan-rilis-bintang-magnolia-lewat-proyek-solo-kantusfirmus\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kantusfirmus(MI\/HO) GITARIS Efek Rumah Kaca, Reza Ryan, resmi membuka babak baru dalam perjalanan musikalnya. Setelah bertahun-tahun dikenal melalui berbagai kolektif musik seperti I Know You Well Miss Clara, Tiktaalik, hingga Theory of Nothing, Reza kini memperkenalkan proyek solonya yang diberi nama Kantusfirmus. Sebagai penanda awal, Kantusfirmus merilis single perdana bertajuk Bintang Magnolia\u00a0pada 5 Juli 2026 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":71183,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-71182","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71182","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=71182"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71182\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/71183"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=71182"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=71182"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=71182"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}