{"id":70619,"date":"2026-07-11T13:49:46","date_gmt":"2026-07-11T13:49:46","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/11\/preview-argentina-vs-swiss-ujian-nyawa-sembilan-sang-juara-bertahan\/"},"modified":"2026-07-11T13:49:46","modified_gmt":"2026-07-11T13:49:46","slug":"preview-argentina-vs-swiss-ujian-nyawa-sembilan-sang-juara-bertahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/11\/preview-argentina-vs-swiss-ujian-nyawa-sembilan-sang-juara-bertahan\/","title":{"rendered":"Preview Argentina vs Swiss Ujian Nyawa Sembilan Sang Juara Bertahan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/11\/1783754555_aedd36f52f3c4588418f.jpg\" alt=\"Preview Argentina vs Swiss: Ujian Nyawa Sembilan Sang Juara Bertahan\"\/><figcaption>Argentina hadapi disiplin Swiss di perempat final Piala Dunia 2026.(Dok. Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>JUARA bertahan Argentina akan menghadapi ujian berat dari permainan disiplin Swiss pada babak <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/perempat-final\" title=\"Perempat Final\">perempat final<\/a> <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia-2026\" title=\"Piala Dunia 2026\">Piala Dunia 2026<\/a>. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/stadion-arrowhead\" title=\"stadion arrowhead\">Stadion Arrowhead<\/a>, Kansas City, pada Minggu (12\/7) pagi WIB.<\/p>\n<p>Meski Argentina lebih diunggulkan berkat kualitas individu dan ketajaman <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lionel-messi\" title=\"Lionel Messi\">Lionel Messi<\/a>, tim asuhan Lionel Scaloni membawa catatan yang kurang meyakinkan dalam dua laga fase gugur terakhir.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><i>La Albiceleste<\/i> harus bersusah payah menyingkirkan Tanjung Verde 3-2 melalui perpanjangan waktu di babak 32 besar, sebelum nyaris tersingkir oleh Mesir di babak 16 besar.<\/p>\n<p>Saat melawan Mesir, Argentina sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya bangkit melalui gol-gol dari Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez dalam 11 menit terakhir laga.<\/p>\n<p>Kemenangan dramatis 3-2 tersebut memang menunjukkan mentalitas juara, namun sekaligus menyingkap kerentanan lini belakang mereka terhadap serangan balik cepat.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/909461\/argentina-selangkah-lagi-ke-semifinal-swis-siap-ciptakan-kejutan\" target=\"_blank\" title=\"Argentina Selangkah Lagi ke Semifinal, Swis Siap Ciptakan Kejutan\">Argentina Selangkah Lagi ke Semifinal, Swis Siap Ciptakan Kejutan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Ketergantungan pada Lionel Messi<\/h2>\n<p>Lionel Messi tetap menjadi poros utama permainan Argentina. Di usianya yang ke-39, sang kapten telah mengoleksi delapan gol di turnamen ini, bersaing ketat dengan Kylian Mbappe di puncak daftar pencetak gol terbanyak.<\/p>\n<p>Secara total, Messi kini telah membukukan 21 gol sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia.<\/p>\n<p>Pelatih Lionel Scaloni kini dihadapkan pada pilihan sulit untuk menentukan pendamping Messi di lini depan. Julian Alvarez yang menjadi starter saat melawan Mesir tampil cukup baik, namun Lautaro Martinez terbukti mampu memberikan dampak instan sebagai pemain pengganti.<\/p>\n<p>Di lini tengah, kuartet Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Leandro Paredes diharapkan mampu mengontrol ritme permainan guna meredam transisi cepat lawan.<\/p>\n<h2>Disiplin Swiss dan Absennya Manzambi<\/h2>\n<p>Di sisi lain, Swiss memasuki laga ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 72 tahun. Tim asuhan Murat Yakin melaju ke babak ini usai menyingkirkan Kolombia lewat adu penalti (4-3) setelah bermain imbang tanpa gol selama 120 menit.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/909441\/cetak-gol-lagi-kylian-mbappe-samai-lionel-messi-di-puncak-top-skor\" target=\"_blank\" title=\"Cetak Gol Lagi, Kylian Mbappe Samai Lionel Messi di Puncak Top Skor\">Cetak Gol Lagi, Kylian Mbappe Samai Lionel Messi di Puncak Top Skor<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kekuatan utama Swiss terletak pada organisasi pertahanan yang digalang Manuel Akanji serta ketangguhan kiper Gregor Kobel. Di lini tengah, kepemimpinan Granit Xhaka menjadi kunci stabilitas tim.<\/p>\n<p>Namun, Swiss harus menerima kabar buruk dengan absennya Johan Manzambi akibat cedera lutut. Kehilangan pemain yang telah menyumbang tiga gol dan dua assist ini diprediksi akan mengurangi daya dobrak mereka secara signifikan.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Data Pertandingan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Detail<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Laga<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Perempat Final Piala Dunia 2026<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Venue<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Stadion Arrowhead, Kansas City<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Waktu<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Minggu, 12 Juli 2026 (Pagi WIB)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Pemain Kunci<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Lionel Messi (ARG), Granit Xhaka (SUI)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h2>Memori 2014<\/h2>\n<p>Pertemuan ini membangkitkan memori babak 16 besar Piala Dunia 2014, di mana Argentina menang tipis 1-0 melalui gol Angel Di Maria di babak perpanjangan waktu.<\/p>\n<p>Menariknya, sosok seperti Messi, Xhaka, dan Ricardo Rodriguez adalah nama-nama veteran yang masih bertahan sejak pertemuan 12 tahun silam tersebut.<\/p>\n<p>Argentina tetap difavoritkan untuk melaju, terutama jika Messi mampu menemukan celah di pertahanan rapat Swiss. Namun, jika Argentina gagal menjaga keseimbangan transisi,<\/p>\n<p>Swiss memiliki kapasitas untuk memaksa laga berlangsung hingga babak tambahan atau adu penalti. Pemenang dari laga ini sudah ditunggu oleh pemenang antara Inggris dan Norwegia di babak semifinal yang akan digelar di Atlanta. (<em>Ant\/<\/em>Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/909829\/preview-argentina-vs-swiss-ujian-nyawa-sembilan-sang-juara-bertahan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Argentina hadapi disiplin Swiss di perempat final Piala Dunia 2026.(Dok. Antara) JUARA bertahan Argentina akan menghadapi ujian berat dari permainan disiplin Swiss pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Arrowhead, Kansas City, pada Minggu (12\/7) pagi WIB. Meski Argentina lebih diunggulkan berkat kualitas individu dan ketajaman Lionel Messi, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":70620,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-70619","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70619","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=70619"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70619\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/70620"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=70619"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=70619"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=70619"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}