{"id":69688,"date":"2026-07-09T15:34:41","date_gmt":"2026-07-09T15:34:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/09\/milenial-dan-gen-z-dorong-tren-wisata-tematik-dan-digital-native\/"},"modified":"2026-07-09T15:34:41","modified_gmt":"2026-07-09T15:34:41","slug":"milenial-dan-gen-z-dorong-tren-wisata-tematik-dan-digital-native","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/09\/milenial-dan-gen-z-dorong-tren-wisata-tematik-dan-digital-native\/","title":{"rendered":"Milenial dan Gen Z Dorong Tren Wisata Tematik dan Digital-Native"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/09\/1783610956_b0e109be1c98c871b1a1.jpg\" alt=\"Milenial dan Gen Z Dorong Tren Wisata Tematik dan Digital-Native\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KEMENTERIAN <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pariwisata\" title=\"pariwisata\">Pariwisata<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kemenpar\" title=\"kemenpar\">Kemenpar<\/a>) menyoroti peran besar generasi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/milenial\" title=\"milenial\">milenial<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gen-z\" title=\"gen z\">Gen Z<\/a> dalam mengubah wajah industri pariwisata global. Sebagai kelompok <i>digital-native<\/i>, kedua generasi ini menjadi motor penggerak munculnya tren <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/wisata-tematik\" title=\"wisata tematik\">wisata tematik<\/a> yang lebih personal dan autentik.<\/p>\n<p>Juru Bicara Kemenpar, Nia Niscaya, menjelaskan bahwa saat ini terjadi pergeseran signifikan dalam preferensi wisatawan. Fokus utama kini beralih pada pengalaman yang berkelanjutan dan berbasis teknologi tinggi.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Generasi milenial dan Gen Z mendorong munculnya tren baru seperti pariwisata berbasis lingkungan, wisata kebugaran, wisata olahraga, hingga <i>Meeting Incentive Convention and Exhibition<\/i> (MICE),&#8221; ujar Nia di Jakarta, dikutip Kamis (9\/7\/2026).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/904459\/kemenpar-usulkan-bebas-visa-kunjungan-ini-3-indikator-utamanya\" title=\"Kemenpar Usulkan Bebas Visa Kunjungan, Ini 3 Indikator Utamanya\" target=\"_blank\">Kemenpar Usulkan Bebas Visa Kunjungan, Ini 3 Indikator Utamanya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Peran Teknologi dalam Ekosistem Digital<\/h2>\n<p>Nia menilai masifnya pertumbuhan wisata tematik tidak lepas dari integrasi teknologi mutakhir. Kehadiran Kecerdasan Buatan (AI), <i>Internet of Things<\/i> (IoT), hingga <i>Augmented Reality\/Virtual Reality<\/i> (AR\/VR) menjadi pilar utama dalam menciptakan perjalanan yang efisien dan imersif.<\/p>\n<p>Teknologi tersebut menempatkan wisatawan sebagai pusat ekosistem digital, memungkinkan terciptanya pengalaman perjalanan yang sangat personal dan sesuai dengan kebutuhan individu masing-masing.<\/p>\n<h2>Perbandingan Prioritas Wisatawan<\/h2>\n<p>Meskipun wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnu) memiliki minat pada jenis wisata yang serupa, Nia mencatat adanya perbedaan pada urutan prioritas dan motivasi perjalanan. Wisman cenderung mencari makna dan keberlanjutan, sementara wisnu lebih fokus pada eksplorasi rasa dan kenyamanan domestik.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px; text-align: left;\">Kategori Wisatawan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px; text-align: left;\">Prioritas Utama Wisata<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\"><b>Wisatawan Mancanegara<\/b><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Budaya imersif, pariwisata ramah lingkungan, alam, dan petualangan.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\"><b>Wisatawan Nusantara<\/b><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Kuliner dan gastronomi, budaya imersif, relaksasi, dan eksplorasi rasa.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h2>Potensi Besar Wisata Olahraga<\/h2>\n<p>Salah satu sektor yang mencatatkan pertumbuhan tercepat adalah wisata olahraga (<i>sports tourism<\/i>). Mengacu pada data UN Tourism (UNWTO), sektor ini bukan lagi sekadar hiburan, melainkan gaya hidup sehat yang dicari oleh wisatawan modern.<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ececec; padding: 15px; background-color: #f9f9f9; border-radius: 5px;\"><strong>Statistik Wisata Olahraga Global:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Kontribusi saat ini: 10% dari total pengeluaran wisatawan global.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Proyeksi pertumbuhan: 17,5% per tahun hingga 2030.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<p>Nia menyimpulkan bahwa baik milenial maupun Gen Z dipertemukan oleh keinginan yang sama, yakni menjalani perjalanan yang lebih bermakna dan merasakan pengalaman secara langsung di lapangan. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/909370\/milenial-dan-gen-z-dorong-tren-wisata-tematik-dan-digital-native\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnific) KEMENTERIAN Pariwisata (Kemenpar) menyoroti peran besar generasi milenial dan Gen Z dalam mengubah wajah industri pariwisata global. Sebagai kelompok digital-native, kedua generasi ini menjadi motor penggerak munculnya tren wisata tematik yang lebih personal dan autentik. Juru Bicara Kemenpar, Nia Niscaya, menjelaskan bahwa saat ini terjadi pergeseran signifikan dalam preferensi wisatawan. Fokus utama kini beralih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":69689,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-69688","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69688","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=69688"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69688\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/69689"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=69688"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=69688"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=69688"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}