{"id":68919,"date":"2026-07-08T06:23:41","date_gmt":"2026-07-08T06:23:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/08\/layanan-pinjaman-digital-kian-terintegrasi-dalam-aplikasi-sehari-hari\/"},"modified":"2026-07-08T06:23:41","modified_gmt":"2026-07-08T06:23:41","slug":"layanan-pinjaman-digital-kian-terintegrasi-dalam-aplikasi-sehari-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/08\/layanan-pinjaman-digital-kian-terintegrasi-dalam-aplikasi-sehari-hari\/","title":{"rendered":"Layanan Pinjaman Digital Kian Terintegrasi dalam Aplikasi Sehari-hari"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/08\/1783491506_8386f008d803320b200f.jpg\" alt=\"Layanan Pinjaman Digital Kian Terintegrasi dalam Aplikasi Sehari-hari\"\/><figcaption>ilustrasi(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Layanan keuangan digital semakin menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat Indonesia. Seiring meningkatnya penggunaan aplikasi digital untuk bertransaksi, menabung, hingga berbelanja, masyarakat juga mulai menginginkan akses pembiayaan yang dapat diperoleh secara praktis melalui platform yang telah mereka gunakan setiap hari.<\/p>\n<p>Survei Internet Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2026 menunjukkan layanan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pinjaman-digital\" title=\"Pinjaman digital\">pinjaman digital<\/a> kini dimanfaatkan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga mendukung kebutuhan sehari-hari, pembelian secara cicilan tanpa kartu kredit, serta karena proses pengajuannya yang dinilai mudah dan cepat.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Merespons tren tersebut, Superbank bersama OVO memperluas kolaborasi layanan keuangan digital dengan menghadirkan Pinjaman Atur Sendiri (PAS). Produk pinjaman tanpa agunan dari Superbank itu kini dapat diakses langsung melalui menu Pinjaman pada aplikasi OVO, sehingga pengguna dapat mengajukan pinjaman sekaligus menentukan besaran dana, tenor, dan tanggal jatuh tempo sesuai kebutuhan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/893948\/integrasi-kemudahan-pengajuan-dan-fleksibilitas-tenor-dalam-layanan-pinjaman-tunai\" title=\"Integrasi Kemudahan Pengajuan dan Fleksibilitas Tenor dalam Layanan Pinjaman Tunai\" target=\"_blank\">Integrasi Kemudahan Pengajuan dan Fleksibilitas Tenor dalam Layanan Pinjaman Tunai<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kolaborasi tersebut menjadi kelanjutan dari layanan OVO Nabung by Superbank, yang hingga Mei 2026 telah digunakan lebih dari 2,3 juta pengguna. Melalui integrasi terbaru ini, kedua perusahaan memperluas layanan dari transaksi dan tabungan ke pembiayaan digital dalam satu ekosistem.<\/p>\n<p>Penguatan ekosistem tersebut turut mendorong pertumbuhan bisnis perusahaan. Hingga Mei 2026, penyaluran kredit Superbank meningkat lebih dari 59 persen secara tahunan (year-on-year), didukung integrasi yang semakin erat dengan ekosistem Grab dan OVO. Saat ini, lebih dari 60 persen nasabah Superbank juga merupakan pengguna kedua platform tersebut.<\/p>\n<p>Direktur Bisnis Superbank Sukiwan mengatakan masyarakat kini tidak hanya mencari produk keuangan yang bermanfaat, tetapi juga layanan yang mudah diakses melalui platform yang telah menjadi bagian dari keseharian mereka.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/886995\/putusan-kppu-soal-kartel-pindar-dinilai-abaikan-konteks-regulasi\" title=\"Putusan KPPU soal Kartel Pindar Dinilai Abaikan Konteks Regulasi\" target=\"_blank\">Putusan KPPU soal Kartel Pindar Dinilai Abaikan Konteks Regulasi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Cara masyarakat mengakses layanan keuangan terus berubah. Mereka tidak lagi hanya mencari produk yang bermanfaat dan terpercaya, tetapi juga pengalaman yang sederhana dan mudah dijangkau melalui platform yang telah menjadi bagian dari keseharian mereka. Kehadiran Pinjaman Atur Sendiri di aplikasi OVO merupakan langkah lanjutan kami untuk memperluas manfaat kolaborasi ekosistem, sehingga akses terhadap pembiayaan formal menjadi semakin mudah, relevan, dan inklusif bagi jutaan masyarakat Indonesia,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Head of Strategy, Integrated Marketing Communication OVO Asep Haekal menilai pengguna semakin menginginkan pengalaman mengelola keuangan yang lebih praktis melalui satu aplikasi. Menurutnya, setelah layanan tabungan, kini pengguna juga dapat mengakses pembiayaan digital tanpa harus berpindah platform, sehingga transaksi, tabungan, dan pinjaman dapat dilakukan dalam satu ekosistem yang terintegrasi.<\/p>\n<p>Ke depan, Superbank dan OVO menyatakan akan terus mengembangkan layanan keuangan digital yang terhubung dalam satu ekosistem guna mempermudah masyarakat mengelola kebutuhan finansial, mulai dari transaksi, menabung, hingga mengakses pembiayaan secara lebih sederhana, aman, dan mudah dijangkau. (E-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/908717\/layanan-pinjaman-digital-kian-terintegrasi-dalam-aplikasi-sehari-hari\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi(Antara) Layanan keuangan digital semakin menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat Indonesia. Seiring meningkatnya penggunaan aplikasi digital untuk bertransaksi, menabung, hingga berbelanja, masyarakat juga mulai menginginkan akses pembiayaan yang dapat diperoleh secara praktis melalui platform yang telah mereka gunakan setiap hari. Survei Internet Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2026 menunjukkan layanan pinjaman digital kini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":68920,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-68919","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68919","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68919"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68919\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68920"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68919"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68919"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68919"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}