{"id":68883,"date":"2026-07-08T04:50:35","date_gmt":"2026-07-08T04:50:35","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/08\/pawsicles-rilis-single-bittersweet-memories-penutup-era-fall-spring-menuju-album-perdana\/"},"modified":"2026-07-08T04:50:35","modified_gmt":"2026-07-08T04:50:35","slug":"pawsicles-rilis-single-bittersweet-memories-penutup-era-fall-spring-menuju-album-perdana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/08\/pawsicles-rilis-single-bittersweet-memories-penutup-era-fall-spring-menuju-album-perdana\/","title":{"rendered":"Pawsicles Rilis Single Bittersweet Memories, Penutup Era Fall-Spring Menuju Album Perdana"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/08\/1783485990_6f4f6d08472e534167e1.jpg\" alt=\"Pawsicles Rilis Single Bittersweet Memories, Penutup Era Fall-Spring Menuju Album Perdana\"\/><figcaption>Pawsicles(MI\/HO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>UNIT indie pop asal Surabaya, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pawsicles\" title=\"Pawsicles\">Pawsicles<\/a>, kembali mempertegas eksistensinya di industri <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/musik\" title=\"musik\">musik<\/a> tanah air dengan merilis <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/single\" title=\"single\">single<\/a> terbaru bertajuk <em><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bittersweet-memories\" title=\"Bittersweet Memories\">Bittersweet Memories<\/a><\/em>\u00a0pada 5 Juni 2026.<\/p>\n<p>Sejak terbentuk pada akhir 2022, band yang digawangi oleh Januarisky alias Jocom (vokal\/gitar), Jayaindra (gitar), Rian (drum), Rizal (keyboard), dan Edo (bass) ini konsisten mengusung identitas <em>happysad-pop,\u00a0<\/em>sebuah perpaduan melodi hangat dengan lirik reflektif yang emosional.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Perjalanan Pawsicles dalam dua tahun terakhir tergolong produktif. Dimulai dari single perkenalan <em>Orange<\/em>, disusul <em>I Wanna Be<\/em>\u00a0pada 2024, hingga peluncuran EP debut <em>Everything In Between<\/em> pada 2025. Memasuki awal 2026, mereka sempat merilis versi remix <em>Orange (AlfanM Remix)<\/em>\u00a0sebelum akhirnya meluncurkan <em>Bittersweet Memories<\/em>\u00a0sebagai materi orisinal terbaru mereka tahun ini.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/738252\/pawsicles-rilis-single-i-wanna-be\" title=\"Pawsicles Rilis Single I Wanna Be\" target=\"_blank\">Pawsicles Rilis Single I Wanna Be<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Refleksi Romansa Masa SMA<\/h3>\n<p>Secara naratif, <em>Bittersweet Memories<\/em>\u00a0digali dari pengalaman pribadi Jocom mengenai romansa masa SMA. Lagu ini menangkap esensi kerinduan yang mendalam, penyesalan atas hal-hal yang tak sempat diperbaiki, hingga fase merelakan seseorang untuk berbahagia dengan orang lain.<\/p>\n<p>\u201cLagu ini tentang kerinduan yang mendalam dan perasaan yang belum usai. Jocom menumpahkan rasa sesalnya dan harapan untuk memperbaiki keadaan, meski ia sadar semuanya sudah terlambat. Pada akhirnya, ia hanya bisa menerima memori pahit tersebut,\u201d ungkap Jayaindra.<\/p>\n<h3>Proses Produksi Lintas Kota dan Scam\u00a0Drummer<\/h3>\n<p>Produksi single ini menyimpan cerita unik sekaligus menantang. Pengerjaannya memakan waktu cukup lama, yakni sejak Desember 2025 hingga Mei 2026, lantaran para personel kini tidak lagi menetap di kota yang sama. Proses kreatif dilakukan secara jarak jauh dengan metode saling kirim materi dan revisi intensif.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/678344\/pawsicles-rilis-single-debut-orange-tentang-perasaan-yang-tidak-terungkap\" title=\"Pawsicles Rilis Single Debut Orange tentang Perasaan yang tidak Terungkap\" target=\"_blank\">Pawsicles Rilis Single Debut Orange tentang Perasaan yang tidak Terungkap<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menariknya, <em>Bittersweet Memories<\/em>\u00a0sebenarnya adalah demo awal yang diciptakan bahkan sebelum single <em>Orange<\/em>\u00a0dirilis. Awalnya, lagu ini diaransemen dengan nuansa rock yang kental sebagai strategi untuk membujuk Wisnu (drummer) agar mau bergabung.<\/p>\n<p>\u201cWisnu kalau nggak mainin rock atau metal awalnya nggak mau. Jadi lagu ini dibuat <em>upbeat<\/em> buat membujuk dia. Tapi ternyata yang kami rilis duluan malah \u2018Orange\u2019 yang pop banget. Wisnu merasa kena <em>scam<\/em>, jadi lagu ini sebenarnya <em>bittersweet memories<\/em> buat Wisnu juga,\u201d canda Jocom.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Aspek Produksi<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Keterangan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Produser<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Januarisky, Jayaindra Riswasono, Muhamat Wisnu Kawirian<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Studio Rekaman<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Dog House (Teknis: Bintang Muhammad Al-Akhdan &amp; Naufaldo Farransyah)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Mixing &amp; Mastering<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Axel Kevin (Mixing) &amp; Dheka Satria di Haum Studio (Mastering)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Visual &amp; Artwork<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Jayaindra Riswasono<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Menutup Era Fall-Spring<\/h3>\n<p>Perilisan <em>Bittersweet Memories<\/em>\u00a0menjadi momentum krusial bagi Pawsicles. Lagu ini ditetapkan sebagai penutup dari era <em>fall-spring<\/em>, sebuah konsep musim yang merepresentasikan spektrum emosi yang mereka bangun sejak EP <em>Everything In Between<\/em>.<\/p>\n<p>Dengan berakhirnya fase ini, Pawsicles bersiap melangkah ke narasi baru yang akan dipresentasikan melalui album penuh perdana mereka. \u201cSetelah ini kami akan memperkenalkan <em>season<\/em> terbaru dalam bentuk Full Album,\u201d tutup Jocom.<\/p>\n<p>Single <em>Bittersweet Memories<\/em>\u00a0kini sudah tersedia dan dapat dinikmati di berbagai platform <em>streaming<\/em> digital mulai 5 Juni 2026. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/908706\/pawsicles-rilis-single-bittersweet-memories-penutup-era-fall-spring-menuju-album-perdana\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pawsicles(MI\/HO) UNIT indie pop asal Surabaya, Pawsicles, kembali mempertegas eksistensinya di industri musik tanah air dengan merilis single terbaru bertajuk Bittersweet Memories\u00a0pada 5 Juni 2026. Sejak terbentuk pada akhir 2022, band yang digawangi oleh Januarisky alias Jocom (vokal\/gitar), Jayaindra (gitar), Rian (drum), Rizal (keyboard), dan Edo (bass) ini konsisten mengusung identitas happysad-pop,\u00a0sebuah perpaduan melodi hangat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":68884,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-68883","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68883","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68883"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68883\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68884"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68883"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68883"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68883"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}