{"id":68865,"date":"2026-07-08T04:03:36","date_gmt":"2026-07-08T04:03:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/08\/novak-djokovic-sebut-duel-5-jam-kontra-felix-auger-alliasime-sebagai-salah-satu-momen-terbaiknya\/"},"modified":"2026-07-08T04:03:36","modified_gmt":"2026-07-08T04:03:36","slug":"novak-djokovic-sebut-duel-5-jam-kontra-felix-auger-alliasime-sebagai-salah-satu-momen-terbaiknya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/08\/novak-djokovic-sebut-duel-5-jam-kontra-felix-auger-alliasime-sebagai-salah-satu-momen-terbaiknya\/","title":{"rendered":"Novak Djokovic Sebut Duel 5 Jam Kontra Felix Auger-Alliasime Sebagai Salah Satu Momen Terbaiknya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/08\/1783483138_0f4de2eff94d73914a92.jpg\" alt=\"Novak Djokovic Sebut Duel 5 Jam Kontra Felix Auger-Alliasime Sebagai Salah Satu Momen Terbaiknya\"\/><figcaption>Petenis Serbia Novak Djokovic(AFP\/Glyn KIRK)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/petenis\" title=\"petenis\">PETENIS<\/a> asal Serbia, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/novak-djokovic\" title=\"Novak Djokovic\">Novak Djokovic<\/a>, memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas pertandingan perempat final <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/wimbledon\" title=\"wimbledon\">Wimbledon<\/a> yang baru saja ia lalui. Setelah bertarung selama 5 jam 15 menit melawan petenis Kanada, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/felix-auger-aliassime\" title=\"Felix Auger-Aliassime\">Felix Auger-Aliassime<\/a>, Djokovic menyebut laga tersebut sebagai salah satu momen terbaik dalam karier panjangnya di turnamen lapangan rumput tersebut.<\/p>\n<p>Djokovic berhasil menundukkan unggulan ketiga tersebut dengan skor ketat 7-6 (10), 3-6, 6-3, 6-7 (4), dan 7-6 (4). Laga ini secara resmi tercatat sebagai pertandingan perempat final terpanjang dalam sejarah Wimbledon.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3>Salah Satu Pertandingan Terbaik<\/h3>\n<p>Dalam konferensi pers seusai laga, pemilik tujuh gelar Wimbledon tersebut tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya bisa terlibat dalam duel yang sangat menguras fisik dan mental tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/908663\/novak-djokovic-kalahkan-felix-auger-aliassime-di-perempat-final-wimbledon-2026\" title=\"Novak Djokovic Kalahkan Felix Auger-Aliassime di Perempat Final Wimbledon 2026\" target=\"_blank\">Novak Djokovic Kalahkan Felix Auger-Aliassime di Perempat Final Wimbledon 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Ini sangat menyenangkan bisa menjadi bagian dari pertandingan epik yang berlangsung lebih dari lima jam. Sejujurnya, ini adalah salah satu pertandingan terbaik yang pernah saya jalani di Wimbledon,&#8221; ujar Djokovic sebagaimana dikutip dari ATP.<\/p>\n<h3>Perbandingan dengan Final 2019<\/h3>\n<p>Petenis berusia 39 tahun itu mengungkapkan bahwa intensitas pertandingan melawan Auger-Aliassime membangkitkan memori lama saat ia menghadapi Roger Federer di final Wimbledon 2019. Kala itu, Djokovic juga harus berjuang hingga <em>tie-break<\/em> set kelima untuk mengamankan gelar juara.<\/p>\n<p>&#8220;Saya tidak ingat pernah bermain sepanjang ini dalam pertandingan apa pun. Mungkin final melawan Roger pada 2019 mendekati dalam hal waktu dan durasi,&#8221; tuturnya menambahkan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/907353\/novak-djokovic-samai-rekor-kemenangan-roger-federer-di-wimbledon\" title=\"Novak Djokovic Samai Rekor Kemenangan Roger Federer di Wimbledon\" target=\"_blank\">Novak Djokovic Samai Rekor Kemenangan Roger Federer di Wimbledon<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Kunci Kemenangan di Momen Kritis<\/h3>\n<p>Djokovic mengakui bahwa level permainan yang ditunjukkan Auger-Aliassime sangat tinggi dan membuat pertandingan menjadi sangat seimbang. Namun, ketenangan di poin-poin krusial, terutama pada <em>super tie-break<\/em> set penentuan, menjadi pembeda hasil akhir.<\/p>\n<p>&#8220;Pertandingan ini benar-benar sangat seimbang. Ini bisa menjadi milik siapa saja. Felix bermain dengan level yang sangat tinggi,&#8221; puji Djokovic kepada lawannya.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan bahwa dirinya hanya mencoba tetap bertahan dan menunggu momentum yang tepat saat lawan mengalami sedikit penurunan konsentrasi.<\/p>\n<p>&#8220;Dia sedikit menurun pada <em>super tie-break<\/em>. Saya memanfaatkan semua peluang dan bertahan, memainkan pukulan yang tepat,&#8221; pungkasnya. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/908695\/novak-djokovic-sebut-duel-5-jam-kontra-felix-auger-alliasime-sebagai-salah-satu-momen-terbaiknya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petenis Serbia Novak Djokovic(AFP\/Glyn KIRK) PETENIS asal Serbia, Novak Djokovic, memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas pertandingan perempat final Wimbledon yang baru saja ia lalui. Setelah bertarung selama 5 jam 15 menit melawan petenis Kanada, Felix Auger-Aliassime, Djokovic menyebut laga tersebut sebagai salah satu momen terbaik dalam karier panjangnya di turnamen lapangan rumput tersebut. Djokovic berhasil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":68866,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-68865","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68865","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68865"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68865\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68866"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68865"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68865"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68865"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}