{"id":6880,"date":"2024-07-07T07:29:40","date_gmt":"2024-07-07T07:29:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/07\/janger-banyuwangi-bertahan-melintasi-zaman\/"},"modified":"2024-07-07T07:29:40","modified_gmt":"2024-07-07T07:29:40","slug":"janger-banyuwangi-bertahan-melintasi-zaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/07\/janger-banyuwangi-bertahan-melintasi-zaman\/","title":{"rendered":"Janger Banyuwangi Bertahan Melintasi Zaman"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n<img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/disk.mediaindonesia.com\/thumbs\/800x467\/news\/2024\/07\/077bcc304c55acb1c82a2942ea10c95c.jpg\" alt=\"Janger Banyuwangi Bertahan Melintasi Zaman\"\/><figcaption>Tarian janger(ANTARA\/Nyoman Hendra Wibowo)<\/figcaption><\/figure>\n<p>SENI teater di Indonesia khususnya teater rakyat tercatat telah memiliki perjalanan sejarah panjang selama berabad-abad.<br \/>Dimulai sejak 840 Masehi.\u00a0<\/p>\n<p>Beberapa ada yang telah punah, namun ada pula yang mampu bertahan mengikuti dinamika perkembangan zaman, salah satu yang masih eksis adalah Seni Janger <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/banyuwangi\" title=\"Banyuwangi\" rel=\"dofollow\">Banyuwangi<\/a> dari Jawa Timur.\u00a0\n<\/p>\n<p>Pemerintah Indonesia telah menetapkan Kesenian janger Banyuwangi menjadi warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia pada 2018.<br \/>Melansir buku bertajuk \u201cJanger Banyuwangi Bertahan Melintasi Zaman\u201d (2023) karya peneliti bidang seni dan budaya dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Mochamad Ilham, seni teater Banyuwangi merupakan kesenian yang terbentuk dari transformasi wayang orang, ketoprak, dan Seni Bali yang juga dikenal dengan istilah \u201cPrabu Roro, Damarwulan, Jinggo\u201d. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/681667\/pelajar-sma-labschool-cirendeu-tangsel-bawa-misi-budaya-ke-festival-internasional-polandia\" title=\"Pelajar SMA Labschool Cirendeu Tangsel Bawa Misi Budaya ke Festival Internasional Polandia\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Pelajar SMA Labschool Cirendeu Tangsel Bawa Misi Budaya ke Festival Internasional Polandia<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Istilah-istilah itu \u00a0terambil dari tokoh-tokoh legendaris tanah Jawa seperti Damar Ulang dan Minak Jinggo. Dalam bukunya, Ilham mengatakan selama beberapa dekade, kesenian Janger menjadi salah satu seni pertunjukan rakyat yang berhasil meraih popularitas di daerah Banyuwangi dan sekitarnya.\u00a0\n<\/p>\n<p>Tidak hanya menjadi sarana hiburan (tontonan) semata, tetapi turut menampilkan keteladanan (tuntunan) yang dapat dijadikan refleksi tatanan kehidupan sehari-hari.\n<\/p>\n<p>\u201cCerita Janger menyuguhkan nilai-nilai luhur yang layak direnungkan, misalnya nilai budi pekerti, etika bermasyarakat atau bahkan sikap kepahlawanan dan cinta tanah air,&#8221; ungkapnya.\u00a0 <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/676023\/ukp-beri-dukungan-kepada-petani-dan-pelaku-umkm-milenial\" title=\"UKP Beri Dukungan kepada Petani dan Pelaku UMKM Milenial\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">UKP Beri Dukungan kepada Petani dan Pelaku UMKM Milenial<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Kesenian tersebut, terang Ilham, merupakan respons kreatif masyarakat Banyuwangi atas masuknya berbagai gelombang pengaruh kesenian dari \u00a0Jawa dan Bali yang telah berlangsung selama berabad-abad.\u00a0\n<\/p>\n<p>&#8220;Janger bukan semata-mata sebuah bentuk kesenian yang diambil utuh begitu saja dari daerah lain, melainkan sudah melalui kreasi ulang, atau upaya penciptaan kembali,\u201d terang Ilham.\n<\/p>\n<p>Dalam pementasan janger, lakon atau cerita biasanya disesuaikan dengan permintaan penanggap atau skenario kelompok. Lakon yang paling banyak dipentaskan antara lain, Cinde Laras, Minakjinggo Mati, Damarwulan Ngenger, dan Damarwulan Ngarit. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/675082\/meriahkan-hari-lahir-pancasila-kcic-gelar-pertunjukan-seni-tari-tradisional-di-kereta-whoosh\" title=\"Meriahkan Hari Lahir Pancasila, KCIC Gelar Pertunjukan Seni Tari Tradisional di Kereta Whoosh\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Meriahkan Hari Lahir Pancasila, KCIC Gelar Pertunjukan Seni Tari Tradisional di Kereta Whoosh<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Selain dari cerita panji, lakon juga diambil dari legenda rakyat setempat seperti Sri Tanjung atau kadang cerita-cerita bernuansa Islam.\n<\/p>\n<p>Kendati tidak ada bukti tertulis, Ilham menjelaskan bahwa tokoh yang dianggap penting dalam memperkenalkan seni teater Janger di Banyuwangi adalah Mbah Darji asal Desa Klembon Singonegaran Banyuwangi.\u00a0\n<\/p>\n<p>Sebagai seorang pedagang sapi yang sering melakukan perjalanan dari Banyuwangi ke Pulau Bali, Mbah Darji mengenal kesenian Janger kemudian tertarik.\u00a0 <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/673064\/badan-pom-ingatkan-urus-izin-edar-makanan-dan-minuman-jangan-melalui-calo\" title=\"Badan POM Ingatkan Urus Izin Edar Makanan dan Minuman Jangan Melalui Calo\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Badan POM Ingatkan Urus Izin Edar Makanan dan Minuman Jangan Melalui Calo<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Darji memadukan kesenian Ande-ande lumut dengan unsur gamelan Bali. \u201cJanger kesenian yang terinspirasi dari Bali, sedangkan Mbah Darji berasal dari Banyuwangi. Persilangan budaya dalam pementasan Janger Banyuwangi tidak terelakkan. Silang budaya yang terdapat dalam Janger Banyuwangi terungkap lewat bahasa yang digunakan yang meliputi bahasa Jawa dan Using,\u201d tuturnya.\n<\/p>\n<p>Perpaduan unsur dua budaya Bali dan Jawa itu, ujar Ilham, lekat dalam teknis pertunjukkan Janger. Dia mencontohkan musik sebagai instrumen utama pengiring lakon menggunakan jenis musik tradisional Bali dan Using dengan gamelan Jawa.\u00a0\n<\/p>\n<p>Sedangkan busana yang digunakan merupakan perpaduan antara busana Bali dan busana Jawa, begitupun koreografi tari sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Jenger. (H-2)\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/683296\/janger-banyuwangi-bertahan-melintasi-zaman\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tarian janger(ANTARA\/Nyoman Hendra Wibowo) SENI teater di Indonesia khususnya teater rakyat tercatat telah memiliki perjalanan sejarah panjang selama berabad-abad.Dimulai sejak 840 Masehi.\u00a0 Beberapa ada yang telah punah, namun ada pula yang mampu bertahan mengikuti dinamika perkembangan zaman, salah satu yang masih eksis adalah Seni Janger Banyuwangi dari Jawa Timur.\u00a0 Pemerintah Indonesia telah menetapkan Kesenian janger [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6881,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-6880","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6880","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6880"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6880\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6881"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6880"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6880"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6880"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}