{"id":68687,"date":"2026-07-07T19:51:46","date_gmt":"2026-07-07T19:51:46","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/07\/ai-ubah-dunia-kerja-berpikir-kritis-dan-kreativitas-jadi-keterampilan-yang-dibutuhkan\/"},"modified":"2026-07-07T19:51:46","modified_gmt":"2026-07-07T19:51:46","slug":"ai-ubah-dunia-kerja-berpikir-kritis-dan-kreativitas-jadi-keterampilan-yang-dibutuhkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/07\/ai-ubah-dunia-kerja-berpikir-kritis-dan-kreativitas-jadi-keterampilan-yang-dibutuhkan\/","title":{"rendered":"AI Ubah Dunia Kerja, Berpikir Kritis dan Kreativitas Jadi Keterampilan yang Dibutuhkan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/08\/1783453795_eee3773e34ca3ee90b62.jpg\" alt=\"AI Ubah Dunia Kerja, Berpikir Kritis dan Kreativitas Jadi Keterampilan yang Dibutuhkan\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PERKEMBANGAN <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kecerdasan-buatan\" title=\"Kecerdasan Buatan\">kecerdasan buatan<\/a> (<em>artificial intelligence<\/em>\/<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ai\" title=\"ai\">AI<\/a>) diprediksi akan mengubah lanskap dunia kerja secara drastis dalam beberapa tahun ke depan. Fenomena ini menuntut dunia <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pendidikan\" title=\"pendidikan\">pendidikan<\/a> untuk beradaptasi, tidak lagi hanya terpaku pada capaian akademik konvensional, tetapi juga memperkuat <em><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/future-skills\" title=\"future skills\">future skills<\/a><\/em> dan memberikan <em>global exposure<\/em> sejak dini.<\/p>\n<p>Laporan <em>Future of Jobs Report 2025<\/em> dari World Economic Forum (WEF) memberikan gambaran nyata mengenai skala transformasi ini. Teknologi AI diperkirakan akan menyentuh mayoritas sektor bisnis sekaligus menciptakan pergeseran masif pada ketersediaan lapangan kerja global.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; margin: 20px 0; background-color: #f9f9f9;\"><strong>Proyeksi Dunia Kerja 2025 (Data WEF)<\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 10px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #e0e0e0;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px; text-align: left;\">Indikator<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px; text-align: left;\">Statistik\/Estimasi<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Dampak pada Bisnis Dunia<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">86% Bisnis Terpengaruh<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Penciptaan Lapangan Kerja Baru<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">170 Juta Pekerjaan<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Pekerjaan yang Tergantikan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">92 Juta Pekerjaan<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Kompetensi Utama Dibutuhkan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Berpikir Kritis, Kreatif, Resiliensi, Adaptabilitas<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div>\n<h3>Tantangan Kreativitas di Indonesia<\/h3>\n<p>Di Indonesia, upaya membangun keterampilan masa depan masih menghadapi tantangan besar. Merujuk pada hasil <em>Programme for International Student Assessment<\/em> (PISA) 2022, skor <em>Creative Thinking<\/em> siswa Indonesia menunjukkan kesenjangan yang lebar dibandingkan standar global. Hanya sekitar 5 persen siswa Indonesia yang mampu mencapai level 5 atau 6, sementara rata-rata negara OECD mencapai 27 persen.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/907263\/ai-lokal-di-pc-perkuat-produktivitas-sekaligus-jaga-privasi-pengguna\" title=\"AI Lokal di PC Perkuat Produktivitas Sekaligus Jaga Privasi Pengguna\" target=\"_blank\">AI Lokal di PC Perkuat Produktivitas Sekaligus Jaga Privasi Pengguna<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><img decoding=\"async\" alt=\"\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/content\/2026\/07\/08\/1783453757_3f05702cef8ac585ddf6.jpeg\"\/><strong>MI\/HO<\/strong>&#8212;<em>Salah satu murid Alta Global School menjadi delegasi Indonesia untuk kegiatan internasional.<\/em><\/h5>\n<p>Kondisi ini mendorong institusi pendidikan seperti Alta Global School (AGS) untuk merancang kurikulum yang lebih relevan. Sebagai bagian dari Schoters, AGS fokus pada persiapan siswa dari jenjang SD hingga SMA untuk menembus pendidikan tinggi di luar negeri sekaligus mengasah kompetensi global.<\/p>\n<p>Founder AGS sekaligus CEO Schoters, Radyum Ikono, menekankan bahwa kuliah di luar negeri bukan sekadar mengejar reputasi akademik.<\/p>\n<p>&#8220;Yang tidak kalah penting adalah <em>global exposure<\/em> serta pengalaman yang membentuk kemandirian, kecakapan beradaptasi, dan cara berpikir yang luas agar menjadi <em>global citizen<\/em> yang kompetitif,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/907102\/soroti-orisinalitas-hak-cipta-ranah-digital-di-tengah-kehadiran-ai\" title=\"Soroti Orisinalitas Hak Cipta Ranah Digital di Tengah Kehadiran AI\" target=\"_blank\">Soroti Orisinalitas Hak Cipta Ranah Digital di Tengah Kehadiran AI<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Membangun Prestasi Melalui Potensi<\/h3>\n<p>Menurut Radyum, kesiapan menghadapi dunia internasional harus dipupuk sejak dini melalui pendekatan holistik. Siswa didorong untuk tidak hanya menguasai materi, tetapi juga berorientasi pada solusi melalui berbagai proyek dan kompetisi internasional.<\/p>\n<p>&#8220;Prestasi adalah salah satu indikator bahwa siswa mampu menerapkan pengetahuan mereka menjadi solusi nyata, melalui inisiatif dan kemampuan memecahkan masalah,&#8221; tambah Radyum.<\/p>\n<p>Strategi ini terbukti efektif, di mana memasuki tahun kelima, AGS mencatat 100%lulusannya berhasil melanjutkan studi ke luar negeri, dengan 92% di antaranya meraih beasiswa.<\/p>\n<h3>Inspirasi dari Siswa<\/h3>\n<p>Implementasi <em>future skills<\/em> ini terlihat dari pencapaian para siswa AGS. Shasa, siswi kelas delapan, berhasil menjadi delegasi dalam <em>Program Harvard Future Doctors<\/em>, sebuah program internasional bergengsi di bidang kedokteran. Di sana, ia terlibat aktif dalam diskusi biokimia dan fondasi ilmu medis tingkat lanjut.<\/p>\n<p>Di jenjang yang lebih muda, Arsya, siswa kelas tiga, menunjukkan bahwa prestasi akademik dan organisasi bisa berjalan beriringan. Selain aktif di OSIS, ia sukses mengumpulkan berbagai medali di tingkat nasional.<\/p>\n<p>Keberhasilan para siswa ini menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian era AI, kombinasi antara kemandirian belajar, penguasaan <em>future skills<\/em>, dan paparan standar internasional menjadi modal utama bagi generasi muda untuk bersaing di panggung profesional global. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/908601\/ai-ubah-dunia-kerja-berpikir-kritis-dan-kreativitas-jadi-keterampilan-yang-dibutuhkan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnific) PERKEMBANGAN kecerdasan buatan (artificial intelligence\/AI) diprediksi akan mengubah lanskap dunia kerja secara drastis dalam beberapa tahun ke depan. Fenomena ini menuntut dunia pendidikan untuk beradaptasi, tidak lagi hanya terpaku pada capaian akademik konvensional, tetapi juga memperkuat future skills dan memberikan global exposure sejak dini. Laporan Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":68688,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-68687","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68687","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68687"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68687\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68687"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68687"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68687"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}