{"id":68609,"date":"2026-07-07T16:26:36","date_gmt":"2026-07-07T16:26:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/07\/kuwait-ingatkan-kembali-relevansi-gerakan-non-blok-yang-digaungkan-di-bandung-pada-1955\/"},"modified":"2026-07-07T16:26:36","modified_gmt":"2026-07-07T16:26:36","slug":"kuwait-ingatkan-kembali-relevansi-gerakan-non-blok-yang-digaungkan-di-bandung-pada-1955","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/07\/kuwait-ingatkan-kembali-relevansi-gerakan-non-blok-yang-digaungkan-di-bandung-pada-1955\/","title":{"rendered":"Kuwait Ingatkan Kembali Relevansi Gerakan Non-Blok yang Digaungkan di Bandung pada 1955"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/07\/1783441325_2cc9aed48d4ba2a2b581.png\" alt=\"Kuwait Ingatkan Kembali Relevansi Gerakan Non-Blok yang Digaungkan di Bandung pada 1955 \"\/><figcaption>Negara-negara yang menyepakati gerakan non-blok di KAA, Bandung, 1955.((dok.DW))<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DUTA Besar <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kuwait\" title=\"Kuwait\">Kuwait<\/a> untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN Khalid Jassim Al-Yassin mengatakan bahwa semangat Gerakan Non-Blok (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gnb\" title=\"GNB\">GNB<\/a>) atau\u00a0Non-Aligned Movement\u00a0(NAM) masih relevan untuk diimplementasikan di tengah gejolak geopolitik yang terjadi saat ini.<\/p>\n<p>Ia menuturkan negara-negara di dunia saat ini membutuhkan penguatan kerja sama dan multilateralisme, seperti yang digambarkan dalam Semangat Bandung (Bandung Spirit) yang lahir dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/konferensi-asia-afrika\" title=\"Konferensi Asia-Afrika\">Konferensi Asia-Afrika<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kaa\" title=\"KAA\">KAA<\/a>) di Bandung, Jawa Barat, pada 1955.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cSaya percaya kita tidak membutuhkan polarisasi dalam hubungan internasional saat ini. Kita perlu mendorong lebih banyak kerja sama, bukan membentuk aliansi yang menciptakan hambatan bagi satu sama lain,\u201d ucap Khalid Jassim Al-Yassin di ANTARA Heritage Center, Jakarta, Selasa (7\/7).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/903028\/megawati-berkumpul-dengan-seluruh-tokoh-gerakan-nurani-bangsa\" title=\"Megawati Berkumpul dengan Seluruh Tokoh Gerakan Nurani Bangsa\" target=\"_blank\">Megawati Berkumpul dengan Seluruh Tokoh Gerakan Nurani Bangsa<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menyatakan bahwa Kuwait telah bertahun-tahun menerapkan nilai-nilai non-blok tersebut. Negara yang terletak di pesisir Teluk Persia tersebut memiliki hubungan yang kuat dengan Amerika Serikat (AS) setelah Negeri Paman Sam berperan besar dalam Pembebasan Kuwait (Liberation of Kuwait) pada 1991.<\/p>\n<p>Namun ia menyampaikan bahwa negara mitra dagang utama Kuwait dalam 10 tahun terakhir adalah Tiongkok. Selain itu, Kuwait juga menjadi negara pertama di kawasan Teluk Persia yang menjalin kerja sama dengan Uni Soviet pada awal 1970-an.<\/p>\n<p>\u201cKami tidak ingin menjadi musuh siapapun, karena fokus kami adalah bagaimana kami bisa bekerja sama dan kami mencoba untuk mengedepankan persamaan dan nilai-nilai bersama, bukan hal-hal yang dapat membedakan kami dari pihak lain,\u201d tutur Khalid.<\/p>\n<p>Ia menyatakan GNB menjadi salah satu prinsip utama dalam kebijakan luar negeri Kuwait. Pihaknya tidak ingin menciptakan kubu dan beraliansi dengan pihak tertentu untuk melawan pihak lainnya.<\/p>\n<p>Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kuwait juga selalu menjunjung tinggi Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan mematuhi segala hukum internasional yang berlaku. \u201cPrinsip utama lainnya (dari kebijakan luar negeri Kuwait) adalah tidak mengintervensi urusan negara lain. Kami tidak akan mendikte bagaimana suatu pemerintah seharusnya menjalankan negara mereka sendiri,\u201d kata Khalid. (Ant\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/908584\/kuwait-ingatkan-kembali-relevansi-gerakan-non-blok-yang-digaungkan-di-bandung-pada-1955-\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Negara-negara yang menyepakati gerakan non-blok di KAA, Bandung, 1955.((dok.DW)) DUTA Besar Kuwait untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN Khalid Jassim Al-Yassin mengatakan bahwa semangat Gerakan Non-Blok (GNB) atau\u00a0Non-Aligned Movement\u00a0(NAM) masih relevan untuk diimplementasikan di tengah gejolak geopolitik yang terjadi saat ini. Ia menuturkan negara-negara di dunia saat ini membutuhkan penguatan kerja sama dan multilateralisme, seperti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":68610,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-68609","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68609","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68609"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68609\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68610"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68609"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68609"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68609"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}