{"id":68443,"date":"2026-07-07T09:10:07","date_gmt":"2026-07-07T09:10:07","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/07\/pemerintah-tambah-belanja-rp132-triliun-untuk-subsidi-energi\/"},"modified":"2026-07-07T09:10:07","modified_gmt":"2026-07-07T09:10:07","slug":"pemerintah-tambah-belanja-rp132-triliun-untuk-subsidi-energi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/07\/pemerintah-tambah-belanja-rp132-triliun-untuk-subsidi-energi\/","title":{"rendered":"Pemerintah Tambah Belanja Rp132 Triliun untuk Subsidi Energi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/07\/1783415261_352d10eecc50969c6c6d.jpg\" alt=\"Pemerintah Tambah Belanja Rp132 Triliun untuk Subsidi Energi\"\/><figcaption>Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU COCO Jalan Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (31\/3\/2026)(ANTARA FOTO\/Aprillio Akbar\/tom.)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PEMERINTAH mengusulkan tambahan belanja negara sebesar Rp132 triliun pada 2026 untuk memenuhi kewajiban pembayaran <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/subsidi\" title=\"Subsidi\">subsidi<\/a> dan kompensasi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/energi\" title=\"Energi\">energi<\/a>. Tambahan anggaran tersebut telah diperhitungkan dalam <em>outlook<\/em> Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sehingga tidak mengubah proyeksi fiskal yang telah disusun pemerintah.<\/p>\n<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, berdasarkan outlook APBN 2026, realisasi belanja negara diperkirakan mencapai Rp3.942,4 triliun atau setara 102,6% dari pagu APBN sebesar Rp3.842,7 triliun. Menurutnya, proyeksi tersebut telah memasukkan tambahan belanja sebesar Rp132 triliun untuk memenuhi kewajiban pemerintah dalam pembayaran subsidi dan kompensasi energi.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Outlook belanja tersebut sudah memperhitungkan tambahan sebesar Rp132 triliun untuk pembayaran kewajiban pemerintah dalam subsidi dan kompensasi energi,&#8221; kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (7\/7).<br \/>&#13;<br \/>\n,<br \/>&#13;<br \/>\nPurbaya menegaskan tambahan belanja untuk subsidi dan kompensasi energi tidak akan mengganggu target defisit APBN 2026. Sebab, kebutuhan anggaran tersebut telah dimasukkan dalam perhitungan outlook APBN sehingga pemerintah tetap memperkirakan defisit hingga akhir tahun berada di level 2,85% terhadap produk domestik bruto (PDB).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/665261\/menteri-esdm-sebut-subsidi-energi-bisa-bengkak-akibat-eskalasi-di-timur-tengah\" title=\"Menteri ESDM Sebut Subsidi Energi Bisa Bengkak Akibat Eskalasi di Timur Tengah\" target=\"_blank\">Menteri ESDM Sebut Subsidi Energi Bisa Bengkak Akibat Eskalasi di Timur Tengah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menjelaskan, proyeksi tersebut juga masih berpeluang membaik apabila harga minyak dunia mengalami penurunan, penerimaan pajak dan bea cukai meningkat lebih tinggi dari perkiraan, serta pertumbuhan ekonomi berjalan sesuai target.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Yang jelas gini, semuanya itu udah dihitung. Semua sampai akhir tahun ditentukan defisitnya hanya 2,85% dengan kondisi seperti sekarang,&#8221; ujar bendahara negara.<\/p>\n<p>Hingga akhir Semester I-2026, realisasi subsidi dan kompensasi telah mencapai Rp233 triliun atau 52,1% dari pagu APBN 2026. Realisasi tersebut terdiri atas subsidi sebesar Rp116 triliun dan kompensasi sebesar Rp116,9 triliun yang ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat.<\/p>\n<p>Capaian tersebut meningkat signifikan sebesar 44,4% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun 2025 yang sebesar Rp161,4 triliun. Peningkatan realisasi subsidi dan kompensasi dipengaruhi oleh fluktuasi Indonesian Crude Price (ICP), nilai tukar rupiah, serta meningkatnya volume penyaluran bahan bakar minyak (BBM), elpiji 3 kilogram, dan listrik bersubsidi.<\/p>\n<p>Sementara itu, kenaikan realisasi subsidi nonenergi terutama didorong oleh meningkatnya pembayaran subsidi pupuk. Volume pupuk bersubsidi naik 21,4%. (H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/908358\/pemerintah-tambah-belanja-rp132-triliun-untuk-subsidi-energi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU COCO Jalan Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (31\/3\/2026)(ANTARA FOTO\/Aprillio Akbar\/tom.) PEMERINTAH mengusulkan tambahan belanja negara sebesar Rp132 triliun pada 2026 untuk memenuhi kewajiban pembayaran subsidi dan kompensasi energi. Tambahan anggaran tersebut telah diperhitungkan dalam outlook Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sehingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":68444,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-68443","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68443","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68443"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68443\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68444"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68443"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68443"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68443"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}