{"id":68181,"date":"2026-07-06T21:38:41","date_gmt":"2026-07-06T21:38:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/06\/maliq-dessentials-siapkan-album-kesepuluh-terinspirasi-dari-musikal-senja-teduh-pelita\/"},"modified":"2026-07-06T21:38:41","modified_gmt":"2026-07-06T21:38:41","slug":"maliq-dessentials-siapkan-album-kesepuluh-terinspirasi-dari-musikal-senja-teduh-pelita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/06\/maliq-dessentials-siapkan-album-kesepuluh-terinspirasi-dari-musikal-senja-teduh-pelita\/","title":{"rendered":"MALIQ DEssentials Siapkan Album Kesepuluh Terinspirasi dari Musikal Senja Teduh Pelita"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/07\/1783373359_e79c1418d86551ea34be.jpeg\" alt=\"MALIQ &amp; D'Essentials Siapkan Album Kesepuluh Terinspirasi dari Musikal Senja Teduh Pelita\"\/><figcaption>Grup musik MALIQ &amp; D\u2019Essentials bersama pemain dan tim musikal \u201cSenja Teduh Pelita\u201d saat temu media usai gelaran pertunjukan musikal tersebut yang digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Jumat (3\/7\/2026).(ANTARA\/Sri Dewi Larasati)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>GRUP <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/musik\" title=\"musik\">musik<\/a> legendaris MALIQ &amp; D\u2019Essentials tengah bersiap kembali ke dapur rekaman untuk menggarap <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/album\" title=\"Album\">album<\/a> kesepuluh mereka. Kabar ini muncul di tengah momentum perayaan 22 tahun perjalanan karier grup yang digawangi Angga Puradiredja, Indah Wisnuwardhana, Lale, Jawa, Ilman Ibrahim, dan Widi Puradiredja tersebut.<\/p>\n<p>Rencana besar ini diungkapkan usai para personel menyaksikan pertunjukan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/musikal\" title=\"musikal\">musikal<\/a> bertajuk <em><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/senja-teduh-pelita\" title=\"Senja Teduh Pelita\">Senja Teduh Pelita<\/a><\/em>\u00a0di Jakarta, Jumat (3\/7\/2026). Pertunjukan tersebut merupakan karya yang terinspirasi dari diskografi lagu-lagu MALIQ &amp; D\u2019Essentials sejak album perdana mereka dirilis pada 2005 silam.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Penabuh drum MALIQ &amp; D\u2019Essentials, Widi Puradiredja, mengaku bahwa melihat karya-karya lama mereka dipentaskan dalam bentuk musikal memberikan motivasi sekaligus tekanan tersendiri dalam proses kreatif album baru ini.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/908052\/musikal-senja-teduh-pelita-jembatan-lintas-generasi-lewat-lagu-maliq--dessentials\" title=\"Musikal Senja Teduh Pelita: Jembatan Lintas Generasi Lewat Lagu MALIQ &amp; D'Essentials\" target=\"_blank\">Musikal Senja Teduh Pelita: Jembatan Lintas Generasi Lewat Lagu MALIQ &amp; D&#8217;Essentials<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cPasti ini jadi <i>pressure<\/i>. Iya, kita lagi bikin album kesepuluh, langsung \u2018aduh lagu gue udah enak-enak belum ya lagunya\u2019,\u201d tutur Widi saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat.<\/p>\n<p>Widi menambahkan bahwa setelah dua dekade berkarya, cara berpikir grup dalam menciptakan lagu telah banyak berubah. Mereka kini lebih mempertimbangkan selera penggemar lintas generasi dan situasi industri musik saat ini. Namun, musikal tersebut mengingatkannya kembali pada esensi lagu-lagu yang diciptakan 10 hingga 15 tahun lalu.<\/p>\n<p>\u201cSetiap karya yang bernilai minimal dari penciptanya pasti akan ada celah jalannya suatu hari nanti, selama karya itu dibuat dengan hati,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/907891\/musikal-senja-teduh-pelita-perpanjang-napas-karya-maliq--dessentials\" title=\"Musikal Senja Teduh Pelita Perpanjang Napas Karya MALIQ &amp; D\u2019Essentials\" target=\"_blank\">Musikal Senja Teduh Pelita Perpanjang Napas Karya MALIQ &amp; D\u2019Essentials<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Tentang Musikal Senja Teduh Pelita<\/h3>\n<p>Pertunjukan musikal ini bukan sekadar pementasan lagu, melainkan sebuah kisah <i>science fiction<\/i> yang mendalam. Nuya Susantono, selaku produser, sutradara, sekaligus penulis naskah, menyusun cerita dengan mendengarkan seluruh lagu dari sembilan album MALIQ &amp; D\u2019Essentials.<\/p>\n<p>Cerita ini membawa penonton ke masa depan di mana peradaban telah runtuh akibat perubahan iklim, pandemi, dan peperangan. Fokus cerita terletak pada sembilan anak yang harus bertahan hidup dan membangun kembali dunia setelah seluruh orang dewasa menghilang.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Informasi Pertunjukan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Detail<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Judul Musikal<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Senja Teduh Pelita<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Lokasi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Jadwal Pementasan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">3 Juli &#8211; 12 Juli 2026<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Tema Cerita<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Science Fiction, Lingkungan, dan Refleksi Kemanusiaan<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Inspirasi Karya<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">9 Album MALIQ &amp; D\u2019Essentials<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Bagi Nuya, lagu-lagu MALIQ memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi cerita petualangan yang manusiawi. Eksplorasi yang ditawarkan tidak hanya mengenai dunia luar, tetapi juga perjalanan ke dalam diri untuk menemukan nilai-nilai yang diperjuangkan manusia di tengah krisis global. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/908175\/maliq--dessentials-siapkan-album-kesepuluh-terinspirasi-dari-musikal-senja-teduh-pelita\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Grup musik MALIQ &amp; D\u2019Essentials bersama pemain dan tim musikal \u201cSenja Teduh Pelita\u201d saat temu media usai gelaran pertunjukan musikal tersebut yang digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Jumat (3\/7\/2026).(ANTARA\/Sri Dewi Larasati) GRUP musik legendaris MALIQ &amp; D\u2019Essentials tengah bersiap kembali ke dapur rekaman untuk menggarap album kesepuluh mereka. Kabar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":68182,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-68181","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68181","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68181"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68181\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68181"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68181"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68181"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}