{"id":68147,"date":"2026-07-06T20:12:40","date_gmt":"2026-07-06T20:12:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/06\/pemerintah-tetapkan-13-juli-sebagai-hari-kepercayaan-terhadap-tuhan-yang-maha-esa\/"},"modified":"2026-07-06T20:12:40","modified_gmt":"2026-07-06T20:12:40","slug":"pemerintah-tetapkan-13-juli-sebagai-hari-kepercayaan-terhadap-tuhan-yang-maha-esa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/06\/pemerintah-tetapkan-13-juli-sebagai-hari-kepercayaan-terhadap-tuhan-yang-maha-esa\/","title":{"rendered":"Pemerintah Tetapkan 13 Juli Sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/07\/1783368462_5c739a67f87c6555d2a3.jpg\" alt=\"Pemerintah Tetapkan 13 Juli Sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa\"\/><figcaption>Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan (kiri), Menteri Kebudayaan Fadli Zon (tengah), Ketua Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia Pusat (MLKI) Naen Soeryono (kanan) dalam acara simbolis penyerahan Surat Kepu(ANTARA\/Sinta Ambar)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PEMERINTAH secara resmi menetapkan tanggal 13 Juli sebagai <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hari-kepercayaan-terhadap-tuhan-yang-maha-esa\" title=\"Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa\">Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa<\/a>. Ketetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/menteri-kebudayaan\" title=\"Menteri Kebudayaan\">Menteri Kebudayaan<\/a> Nomor 135 Tahun 2026.<\/p>\n<p>Menteri Kebudayaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/fadli-zon\" title=\"Fadli Zon\">Fadli Zon<\/a> menyerahkan langsung SK tersebut dalam sebuah acara yang digelar di Jakarta pada Senin (6\/7) malam. Dalam sambutannya, Fadli Zon menegaskan bahwa penetapan hari besar ini merupakan pengingat bahwa Indonesia berdiri di atas fondasi keberagaman dan toleransi.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Penetapan Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa ini menjadi pengingat kita semua bahwa Indonesia dibangun di atas fondasi keberagaman, toleransi, penghormatan terhadap martabat setiap warga negara,&#8221; ujar Fadli Zon.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/907648\/menbud-fadli-zon-museum-pos-indonesia-jadi-ruang-edukasi-modern\" title=\"Menbud Fadli Zon: Museum Pos Indonesia Jadi Ruang Edukasi Modern\" target=\"_blank\">Menbud Fadli Zon: Museum Pos Indonesia Jadi Ruang Edukasi Modern<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa langkah ini adalah bentuk kehadiran negara untuk memastikan setiap warga negara memiliki ruang yang setara dalam menjalankan keyakinan, melestarikan tradisi, serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi mendatang. Hal ini juga menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memenuhi hak-hak penghayat kepercayaan di Indonesia guna memperkokoh persatuan nasional.<\/p>\n<h3>Jejak Sejarah dan Tokoh Wongsonegoro<\/h3>\n<p>Pemilihan tanggal 13 Juli tidak dilakukan secara sembarang. Fadli Zon menjelaskan bahwa tanggal tersebut memiliki kaitan erat dengan sejarah pengakuan penghayat kepercayaan di tanah air, khususnya merujuk pada peran tokoh intelektual, Wongsonegoro.<\/p>\n<p>&#8220;Wongsonegoro adalah seorang intelektual yang menyematkan kata &#8216;kepercayaan&#8217; itu pada tanggal 13 Juli. Ini menjadi bagian penting dalam pengakuan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/904079\/menbud-fadli-zon-dan-fbi-bahas-repatriasi-artefak-budaya-indonesia\" title=\"Menbud Fadli Zon dan FBI Bahas Repatriasi Artefak Budaya Indonesia\" target=\"_blank\">Menbud Fadli Zon dan FBI Bahas Repatriasi Artefak Budaya Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Berikut adalah ringkasan data terkait penetapan tersebut:<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; border: 1px solid #ddd; margin-bottom: 20px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Informasi Utama<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Detail Keterangan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Dasar Hukum<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">SK Menteri Kebudayaan Nomor 135 Tahun 2026<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Tanggal Peringatan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">13 Juli<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Tokoh Kunci<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Wongsonegoro<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Tujuan Utama<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Kesetaraan hak, pelindungan budaya, dan persatuan nasional<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Aspirasi Sejak Tahun 2005<\/h3>\n<p>Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, Restu Gunawan, mengungkapkan bahwa penetapan ini merupakan buah dari perjuangan panjang. Usulan mengenai hari besar ini telah diajukan oleh para penghayat kepercayaan dan organisasi terkait sejak tahun 2005.<\/p>\n<p>Senada dengan hal tersebut, Ketua Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI), Naen Soeryono, menyambut baik keputusan pemerintah. Menurutnya, penetapan ini adalah bentuk nyata penghormatan terhadap hak-hak penghayat kepercayaan sebagai warga negara yang sah.<\/p>\n<p>&#8220;Penetapan tanggal 13 Juli selaras dengan aspirasi masyarakat penghayat karena memiliki jejak sejarah dalam perjalanan konstitusi negara, sehingga menjadi simbol pemersatu bagi penghayat di seluruh Indonesia,&#8221; kata Naen.<\/p>\n<p>Sebagai tindak lanjut, MLKI berencana menyusun program strategis jangka pendek, menengah, hingga panjang. Program-program tersebut bertujuan untuk meningkatkan peran aktif masyarakat penghayat dalam upaya pemajuan kebudayaan serta kontribusi terhadap pembangunan nasional. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/908162\/pemerintah-tetapkan-13-juli-sebagai-hari-kepercayaan-terhadap-tuhan-yang-maha-esa\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan (kiri), Menteri Kebudayaan Fadli Zon (tengah), Ketua Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia Pusat (MLKI) Naen Soeryono (kanan) dalam acara simbolis penyerahan Surat Kepu(ANTARA\/Sinta Ambar) PEMERINTAH secara resmi menetapkan tanggal 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Ketetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":68148,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-68147","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68147","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68147"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68147\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68148"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68147"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68147"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68147"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}