{"id":67938,"date":"2026-07-06T11:19:11","date_gmt":"2026-07-06T11:19:11","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/06\/hashim-sebut-perdagangan-karbon-kehutanan-sebagai-program-pemerintah-yang-paling-cepat-direalisasikan\/"},"modified":"2026-07-06T11:19:11","modified_gmt":"2026-07-06T11:19:11","slug":"hashim-sebut-perdagangan-karbon-kehutanan-sebagai-program-pemerintah-yang-paling-cepat-direalisasikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/06\/hashim-sebut-perdagangan-karbon-kehutanan-sebagai-program-pemerintah-yang-paling-cepat-direalisasikan\/","title":{"rendered":"Hashim Sebut Perdagangan Karbon Kehutanan sebagai Program Pemerintah yang Paling Cepat Direalisasikan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/06\/1783335996_f1d79916cec16cd70de9.jpg\" alt=\"Hashim Sebut Perdagangan Karbon Kehutanan sebagai Program Pemerintah yang Paling Cepat Direalisasikan\"\/><figcaption>Hashim Djojohadikusumo(Dok istimewa )<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>UTUSAN Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo mengapresiasi kinerja Menteri Kehutanan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/menhut\" title=\"menhut\">Menhut<\/a>) Raja Juli Antoni beserta jajaran Kementerian Kehutanan dalam mempercepat implementasi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/perdagangan-karbon\" title=\"Perdagangan karbon\">perdagangan karbon<\/a>. Menurutnya, program perdagangan karbon menjadi salah satu implementasi kebijakan pemerintah yang paling cepat direalisasikan.<\/p>\n<p>\u201cSaya bisa katakan program itu sekarang sudah rampung dan sekarang kita implementasi,\u201d kata Hashim dalam acara peluncuran Persetujuan Menteri Kehutanan tentang penerbitan unit karbon melalui skema Non Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (Non SPE-GRK), di Kemenhut, Senin (6\/7).<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Pasalnya, menurut Hashim, tidak semua program pemerintah dapat berjalan sesuai harapan karena tantangan terbesar kerap kali berada pada tahap implementasi. Meski memiliki tujuan yang baik, sejumlah program masih menghadapi berbagai kendala di lapangan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/908017\/menko-pangan-apresiasi-gerak-menhut-raja-juli-wujudkan-perdagangan-karbon\" title=\"Menko Pangan Apresiasi Gerak Menhut Raja Juli Wujudkan Perdagangan Karbon\" target=\"_blank\">Menko Pangan Apresiasi Gerak Menhut Raja Juli Wujudkan Perdagangan Karbon<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cTerus terang saja banyak program-program pemerintah Prabowo Gibran, tujuannya mulia, bagus sekali tujuannya, tapi kita harus akui beberapa program terhalangi dengan implementasi. Kerja nyata bagus tujuan mulia, tapi implementasinya kurang baik,\u201d ujar Hashim.<\/p>\n<p>Namun, ia menilai program perdagangan karbon kehutanan justru menjadi program yang paling cepat dan sempurna. Ia menjelaskan keberhasilan tersebut lahir dari kolaborasi berbagai kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan yang bekerja dalam satu ekosistem.<\/p>\n<p>\u201cTapi yang saya bisa saksi, program ini yang paling cepat dan saya bisa katakan program ini yang sempurna tidak ada cacat, luar biasa. Program ini yang paling cepat dan saya bisa katakan program ini yang sempurna, tidak ada cacat. Luar biasa. Program ini lintas departemen, lintas kementerian, lintas lembaga, lintas sektoral, dan ini yang paling berhasil. Luar biasa ini, kita berbangga,\u201d sambung Hashim.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/908015\/pemerintah-cadangkan-14-juta-hektare-lahan-karbon-untuk-masyarakat-adat\" title=\"Pemerintah Cadangkan 1,4 Juta Hektare Lahan Karbon untuk Masyarakat Adat\" target=\"_blank\">Pemerintah Cadangkan 1,4 Juta Hektare Lahan Karbon untuk Masyarakat Adat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Hashim secara khusus memberikan apresiasi kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang dinilai mampu mengakselerasi implementasi perdagangan karbon hingga menghasilkan proyek yang siap diperdagangkan. Sehingga menurutnya, pada tanggal 9 Juli mendatang <em>launching<\/em> SRUK (Sistem Registri Unit Karbon) perdagangan karbon di sektor kehutanan dapat langsung berjalan.<\/p>\n<p>\u201cPak Raja Juli luar biasa. Hari Kamis tidak <em>omon<\/em>&#8211;<em>omon<\/em>, sudah ada yang bisa diperdagangkan. Kamis depan ini luar biasa. Ini kita berbangga,\u201d sebut dia.<\/p>\n<p>Peluncuran perdagangan karbon kehutanan melalui skema Non Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (Non SPE-GRK) menandai dimulainya perdagangan karbon pada proyek-proyek yang telah memenuhi persyaratan. Implementasi tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan pasar karbon Indonesia sekaligus mendukung target penurunan emisi nasional. (E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/908018\/hashim-sebut-perdagangan-karbon-kehutanan-sebagai-program-pemerintah-yang-paling-cepat-direalisasikan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hashim Djojohadikusumo(Dok istimewa ) UTUSAN Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo mengapresiasi kinerja Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni beserta jajaran Kementerian Kehutanan dalam mempercepat implementasi perdagangan karbon. Menurutnya, program perdagangan karbon menjadi salah satu implementasi kebijakan pemerintah yang paling cepat direalisasikan. \u201cSaya bisa katakan program itu sekarang sudah rampung dan sekarang kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":67939,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-67938","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67938","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67938"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67938\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67939"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67938"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67938"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67938"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}