{"id":67689,"date":"2026-07-06T00:21:36","date_gmt":"2026-07-06T00:21:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/06\/piala-dunia-2026-jadi-pencapaian-terburuk-brasil-sejak-1990\/"},"modified":"2026-07-06T00:21:36","modified_gmt":"2026-07-06T00:21:36","slug":"piala-dunia-2026-jadi-pencapaian-terburuk-brasil-sejak-1990","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/06\/piala-dunia-2026-jadi-pencapaian-terburuk-brasil-sejak-1990\/","title":{"rendered":"Piala Dunia 2026 Jadi Pencapaian Terburuk Brasil sejak 1990"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/06\/1783296966_e01061afbcc53a2041ea.jpg\" alt=\"Piala Dunia 2026 Jadi Pencapaian Terburuk Brasil sejak 1990\"\/><figcaption>Timnas Brasil melakukan latihan.(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Langkah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/timnas-brasil\" title=\"Timnas Brasil\">timnas Brasil<\/a> di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia-2026\" title=\"Piala Dunia 2026\">Piala Dunia 2026<\/a> harus terhenti secara tragis di babak 16 besar. <i>Selecao<\/i> dipaksa menyerah 1-2 oleh Norwegia dalam laga yang berlangsung di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat, Senin (6\/7) WIB. Hasil ini mencatatkan sejarah kelam bagi Brasil sebagai pencapaian terburuk mereka di turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat tersebut sejak edisi 1990.<\/p>\n<p>Kekalahan ini memastikan Brasil gagal menyamai pencapaian minimal mereka dalam tiga dekade terakhir, di mana mereka biasanya setidaknya mampu menembus babak perempat final. Terakhir kali Brasil tersingkir di babak 16 besar adalah saat kalah dari Argentina pada Piala Dunia 1990 di Italia.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3>Dominasi Haaland Hancurkan Brasil<\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/erling-haaland\" title=\"Erling Haaland\">Erling Haaland<\/a> menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Brasil yang dikomandoi pelatih Carlo Ancelotti. Penyerang Manchester City tersebut memborong dua gol kemenangan Norwegia di penghujung babak kedua. Gol pertama Haaland tercipta pada menit ke-79 setelah memanfaatkan umpan silang Andreas Schjelderup.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/907646\/jelang-brasil-vs-norwegia-solbakken-tak-perlu-gentar-hadapi-brasil\" title=\"Jelang Brasil vs Norwegia, Solbakken: Tak Perlu Gentar Hadapi Brasil\" target=\"_blank\">Jelang Brasil vs Norwegia, Solbakken: Tak Perlu Gentar Hadapi Brasil<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Haaland kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-90 melalui sepakan rendah yang akurat. Tambahan dua gol ini membuat Haaland kini mengoleksi tujuh gol di turnamen ini, bersaing ketat dengan Lionel Messi dan Kylian Mbappe dalam perburuan sepatu emas.<\/p>\n<p>&#8220;Mungkin ini akan menulis sejarah baru di Norwegia. Ini adalah salah satu hari paling gila dalam sejarah Norwegia,&#8221; ujar Haaland usai pertandingan.<\/p>\n<h3>Drama Penalti dan Perpisahan Neymar<\/h3>\n<p>Brasil sebenarnya memiliki peluang emas untuk unggul lebih dulu di babak pertama melalui titik putih setelah Kristoffer Ajer melanggar Matheus Cunha. Namun, Bruno Guimaraes yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/907836\/neymar-resmi-pensiun-dari-timnas-brasil-usai-tersingkir-di-piala-dunia-2026\" title=\"Neymar Resmi Pensiun dari Timnas Brasil Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026\" target=\"_blank\">Neymar Resmi Pensiun dari Timnas Brasil Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Di masa <i>injury time<\/i> babak kedua, Brasil kembali mendapatkan penalti setelah Casemiro dilanggar di kotak terlarang. Neymar yang menjadi eksekutor berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Namun, gol tersebut datang terlambat karena wasit segera meniup peluit panjang sesaat setelah laga dimulai kembali.<\/p>\n<p>Laga ini juga menjadi momen emosional bagi publik sepak bola Brasil. Bintang utama mereka, Neymar, resmi mengumumkan pensiun dari tim nasional sesaat setelah laga usai. Pemain berusia 34 tahun itu menutup kariernya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan 80 gol.<\/p>\n<p>&#8220;Saya sudah mencoba lagi dan lagi. Semua dimulai di MetLife Stadium dan semuanya berakhir di sini. Sekarang, semuanya telah selesai,&#8221; kata Neymar dengan nada haru.<\/p>\n<h3>Sejarah Baru Norwegia<\/h3>\n<p>Bagi Norwegia, kemenangan ini merupakan tonggak sejarah besar. Ini adalah pertama kalinya mereka berhasil menembus babak perempat final Piala Dunia setelah sebelumnya selalu kandas di babak 16 besar pada edisi 1938 dan 1998.<\/p>\n<p>Pelatih Norwegia, Stale Solbakken, menyebut kemenangan atas pemilik lima gelar juara dunia ini sebagai malam terbaik bagi warga Norwegia. Di babak perempat final, Norwegia akan menghadapi pemenang antara laga Meksiko melawan Inggris.<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9;\"><strong>Statistik Pertandingan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/brasil-vs-norwegia\" title=\"Brasil vs Norwegia\">Brasil vs Norwegia<\/a>:<\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 10px;\">&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 5px;\">Skor Akhir<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 5px;\">1 &#8211; 2<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 5px;\">Pencetak Gol<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 5px;\">Neymar (90+5&#8242; P) | E. Haaland (79&#8242;, 90&#8242;)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 5px;\">Stadion<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 5px;\">MetLife Stadium, New York<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 5px;\">Pencapaian Terburuk Brasil<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 5px;\">Sejak 1990 (Babak 16 Besar)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/907840\/piala-dunia-2026-jadi-pencapaian-terburuk-brasil-sejak-1990\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Timnas Brasil melakukan latihan.(AFP) Langkah timnas Brasil di Piala Dunia 2026 harus terhenti secara tragis di babak 16 besar. Selecao dipaksa menyerah 1-2 oleh Norwegia dalam laga yang berlangsung di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat, Senin (6\/7) WIB. Hasil ini mencatatkan sejarah kelam bagi Brasil sebagai pencapaian terburuk mereka di turnamen sepak bola paling [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":67690,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-67689","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67689","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67689"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67689\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67690"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67689"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67689"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67689"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}