{"id":67623,"date":"2026-07-05T17:51:06","date_gmt":"2026-07-05T17:51:06","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/05\/bpbd-jatim-susun-konsep-pemulihan-umkm-pascabencana\/"},"modified":"2026-07-05T17:51:06","modified_gmt":"2026-07-05T17:51:06","slug":"bpbd-jatim-susun-konsep-pemulihan-umkm-pascabencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/05\/bpbd-jatim-susun-konsep-pemulihan-umkm-pascabencana\/","title":{"rendered":"BPBD Jatim Susun Konsep Pemulihan UMKM Pascabencana"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/05\/1783259987_18092155cff0ff337f38.jpeg\" alt=\"BPBD Jatim Susun Konsep Pemulihan UMKM Pascabencana\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Bencana alam tidak hanya meninggalkan kerusakan pada infrastruktur dan lingkungan, tetapi juga melumpuhkan sektor ekonomi masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/umkm\" title=\"umkm\">UMKM<\/a>). Menyadari hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mulai menyusun konsep strategis untuk mempercepat pemulihan UMKM pascabencana.<\/p>\n<p>Langkah ini diwujudkan melalui <i>Focus Group Discussion<\/i> (FGD) Kajian UMKM Tangguh yang digelar di Ruang Siaga, Kantor <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bpbd-jatim\" title=\"BPBD Jatim\">BPBD Jatim<\/a>, Surabaya, Minggu (5\/7\/2026). Forum ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari BNPB, Program SIAP SIAGA, perangkat daerah, akademisi, komunitas, hingga pelaku usaha.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, menjelaskan bahwa selama ini fokus pemulihan pascabencana cenderung lebih besar pada sektor infrastruktur. Padahal, keberlangsungan usaha masyarakat sangat krusial agar ekonomi lokal tidak stagnan terlalu lama.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/852605\/bpbd-jatim-gandeng-lembaga-riset-jepang-untuk-mitigasi-bencana\" title=\"BPBD Jatim Gandeng Lembaga Riset Jepang untuk Mitigasi Bencana\" target=\"_blank\">BPBD Jatim Gandeng Lembaga Riset Jepang untuk Mitigasi Bencana<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKami merumuskan bagaimana UMKM saat bencana tetap segera pulih cepat begitu bencana selesai. Selama ini belum terpikirkan, biasanya hanya infrastruktur saja, tapi kali ini perlu dipikirkan UMKM juga,\u201d ujar Gatot di Surabaya.<\/p>\n<h3>Strategi Ketangguhan Ekonomi<\/h3>\n<p>Membangun ketangguhan UMKM, menurut Gatot, tidak hanya terbatas pada penanganan saat darurat terjadi, tetapi juga memastikan adanya sumber penghidupan yang berkelanjutan. Hal ini memerlukan kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan solusi yang komprehensif.<\/p>\n<p>Beberapa poin strategi yang dibahas dalam forum tersebut meliputi:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/715076\/pelatihan-umkm-dan-mitigasi-bencana-dorong-pemberdayaan-masyarakat-desa-melalui-program-desa-maju-\" title=\"Pelatihan UMKM dan Mitigasi Bencana Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Program Desa Maju \" target=\"_blank\">Pelatihan UMKM dan Mitigasi Bencana Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Program Desa Maju <\/a><\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Penguatan mitigasi risiko bencana bagi pelaku usaha.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Diversifikasi usaha agar lebih adaptif terhadap situasi darurat.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pemanfaatan teknologi digital untuk menjaga operasional.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Perluasan akses pemasaran bagi pelaku UMKM terdampak.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h3>Identifikasi Dampak Bencana terhadap UMKM<\/h3>\n<p>Berdasarkan identifikasi awal, dampak bencana terhadap UMKM diklasifikasikan menjadi dua kategori utama:<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9;\"><strong>1. Dampak Langsung:<\/strong><\/p>\n<p>Meliputi kerusakan aset fisik, kerusakan infrastruktur pendukung usaha, serta gangguan operasional secara total.<\/p>\n<p><strong>2. Dampak Tidak Langsung:<\/strong><\/p>\n<p>Berupa terputusnya rantai pasok (supply chain), hilangnya pendapatan harian, masalah keuangan terkait cicilan modal, hingga dampak psikologis bagi pelaku usaha.<\/p>\n<\/div>\n<p>Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan media, diharapkan lahir rekomendasi kebijakan yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi di kawasan rawan bencana. UMKM yang tangguh diyakini akan menjadi fondasi penting bagi masyarakat Jawa Timur untuk bangkit lebih cepat menuju masa depan yang berkelanjutan.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/907759\/bpbd-jatim-susun-konsep-pemulihan-umkm-pascabencana\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) Bencana alam tidak hanya meninggalkan kerusakan pada infrastruktur dan lingkungan, tetapi juga melumpuhkan sektor ekonomi masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menyadari hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mulai menyusun konsep strategis untuk mempercepat pemulihan UMKM pascabencana. Langkah ini diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) Kajian UMKM [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":67624,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-67623","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67623","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67623"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67623\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67624"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67623"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67623"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67623"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}