{"id":67095,"date":"2026-07-04T10:24:43","date_gmt":"2026-07-04T10:24:43","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/04\/meluas-hingga-15-hektare-kebakaran-hanguskan-setengah-luas-tpa-jatiwaringin\/"},"modified":"2026-07-04T10:24:43","modified_gmt":"2026-07-04T10:24:43","slug":"meluas-hingga-15-hektare-kebakaran-hanguskan-setengah-luas-tpa-jatiwaringin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/04\/meluas-hingga-15-hektare-kebakaran-hanguskan-setengah-luas-tpa-jatiwaringin\/","title":{"rendered":"Meluas hingga 15 Hektare, Kebakaran Hanguskan Setengah Luas TPA Jatiwaringin"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/04\/1783158161_b2d75c548cdb6732cb86.jpg\" alt=\"Meluas hingga 15 Hektare, Kebakaran Hanguskan Setengah Luas TPA Jatiwaringin\"\/><figcaption>Ilustrasi(ANTARA)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tangerang\" title=\"tangerang\">Tangerang<\/a>, Banten, masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya hingga hari kelima. Berdasarkan estimasi terbaru, luas area yang terdampak api kini telah mencapai 15 hektare, atau hampir separuh dari total luas lahan TPA.<\/p>\n<p>Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH), Diaz Faisal Malik Hendropriyono, meninjau langsung lokasi kebakaran pada Sabtu (4\/7\/2026) siang. Dalam kunjungan tersebut, Diaz didampingi oleh Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH Rasio Ridho Sani, Deputi Gakkum LH Rizal Irawan, Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid, serta Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Diaz memantau kondisi gunungan sampah yang masih mengeluarkan asap putih pekat. Meski api di permukaan mulai terkendali, asap tebal terus membubung dari tumpukan sampah yang dalam. Di lapangan, petugas pemadam kebakaran gabungan bersama tim Manggala Agni terus berupaya melakukan pemadaman darat, sementara helikopter <i>water bombing<\/i> milik BNPB melakukan penyiraman dari udara.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/907510\/kebakaran-tpa-jatiwaringin-berlanjut-bupati-ajak-masyarakat-salat-istisqa\" title=\"Kebakaran TPA Jatiwaringin Berlanjut, Bupati Ajak Masyarakat Salat Istisqa\" target=\"_blank\">Kebakaran TPA Jatiwaringin Berlanjut, Bupati Ajak Masyarakat Salat Istisqa<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Perluasan Titik Api dan Analisis Drone<\/h2>\n<p>Deputi Gakkum KLH, Rizal Irawan, menjelaskan bahwa kebakaran mengalami perluasan signifikan sejak awal kejadian. Dari awalnya hanya mencakup 3 hektare, per 3 Juli malam pukul 21.00 WIB, api diperkirakan telah menghanguskan 15 hektare dari total 33 hektare luas TPA.<\/p>\n<p>&#8220;Berdasarkan analisis video drone thermal, terdeteksi adanya ratusan titik panas yang tersebar di berbagai titik tumpukan sampah. Kepulan asap tebal dan masif ini sangat dekat dengan permukiman warga, sehingga penanganan sangat bergantung pada arah angin,&#8221; ujar Rizal saat memberikan paparan kepada Wamen LH.<\/p>\n<h2>Tantangan Kedalaman Sampah dan Risiko Gas Metana<\/h2>\n<p>Tim pemadam menghadapi tantangan berat akibat topografi gunungan sampah yang mencapai ketinggian 20 hingga 30 meter. Rizal menekankan bahwa kondisi ini membuat kebakaran TPA jauh lebih kompleks dan berbahaya dibandingkan kebakaran lahan gambut.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f9f9f9; padding: 15px; border-left: 5px solid #ccc; margin: 10px 0;\"><strong>Analisis Risiko:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Kedalaman Api:<\/strong> Api masih tersimpan di kedalaman tumpukan sampah (hingga 30 meter), sementara permukaan hanya menyisakan asap.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Gas Metana:<\/strong> Kandungan gas metana di dalam tumpukan sampah meningkatkan risiko ledakan sewaktu-waktu.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Handicap:<\/strong> Dibandingkan gambut yang kedalamannya 4-5 meter, kedalaman sampah di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tpa-jatiwaringin\" title=\"TPA Jatiwaringin\">TPA Jatiwaringin<\/a> mencapai 30 meter.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<p>Keterlibatan tim Manggala Agni diharapkan dapat membantu menjangkau titik-titik api yang sulit diakses oleh armada pemadam konvensional. Pemerintah daerah dan pusat kini terus berkoordinasi untuk mencegah dampak kesehatan lebih lanjut bagi warga sekitar akibat paparan asap yang masif.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/907513\/meluas-hingga-15-hektare-kebakaran-hanguskan-setengah-luas-tpa-jatiwaringin\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(ANTARA) Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya hingga hari kelima. Berdasarkan estimasi terbaru, luas area yang terdampak api kini telah mencapai 15 hektare, atau hampir separuh dari total luas lahan TPA. Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH), Diaz Faisal Malik Hendropriyono, meninjau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":67096,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-67095","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67095","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67095"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67095\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67096"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67095"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67095"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67095"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}