{"id":67059,"date":"2026-07-04T08:49:45","date_gmt":"2026-07-04T08:49:45","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/04\/minecraft-26-3-bakal-hadirkan-bioma-dappled-forest-dan-fitur-bangunan-baru\/"},"modified":"2026-07-04T08:49:45","modified_gmt":"2026-07-04T08:49:45","slug":"minecraft-26-3-bakal-hadirkan-bioma-dappled-forest-dan-fitur-bangunan-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/04\/minecraft-26-3-bakal-hadirkan-bioma-dappled-forest-dan-fitur-bangunan-baru\/","title":{"rendered":"Minecraft 26.3 Bakal Hadirkan Bioma Dappled Forest dan Fitur Bangunan Baru"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/04\/1783148355_d54d02634f51d2af2b43.jpeg\" alt=\"Minecraft 26.3 Bakal Hadirkan Bioma Dappled Forest dan Fitur Bangunan Baru\"\/><figcaption>Minecraft 26.3 diprediksi meluncur pada September 2026 dengan bioma Dappled Forest, struktur Abandoned Camp, serta Wool Stairs dan Wool Slabs yang dinantikan para pemain.(Minecraft)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>MOJANG kini bersiap membawa suasana baru ke dalam Overworld melalui pembaruan besar berikutnya. Pembaruan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/minecraft-263\" title=\"Minecraft 26.3\">Minecraft 26.3<\/a> yang akan berfokus pada elemen eksplorasi dan kreativitas membangun.\u00a0<\/p>\n<p>Mojang kali ini ingin memanjakan mata para pemain dengan menyajikan estetika musim gugur yang hangat dan menenangkan ke dalam dunia kotak-kotak.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Meskipun belum ada tanggal resmi, Minecraft 26.3 diprediksi kuat rilis pada pertengahan hingga akhir September 2026 berdasarkan rekam jejak mereka yang konsisten merilis konten triwulanan (quarterly drops) setiap tiga bulan sekali.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/886334\/tips-download-minecraft-122-java-edition-resmi-agar-perangkat-bebas-virus-tahun-2026\" title=\"Tips Download Minecraft 1.22 Java Edition Resmi agar Perangkat Bebas Virus Tahun 2026\" target=\"_blank\">Tips Download Minecraft 1.22 Java Edition Resmi agar Perangkat Bebas Virus Tahun 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Bioma Dappled Forest<\/h2>\n<p>Daya tarik utama dari pembaruan Minecraft 26.3 tidak lain adalah kehadiran bioma baru bernama Dappled Forest. Bioma ini dapat ditemukan jika pemain menjelajahi wilayah-wilayah beriklim lebih dingin di peta.<\/p>\n<p>Dappled Forest menyuguhkan pemandangan yang dipenuhi oleh hamparan rumput berwarna oranye, batang pohon yang tumbang, serta nuansa merah hangat yang padat, menciptakan atmosfer musim gugur yang sangat imersif. Bioma ini juga menjadi rumah eksklusif bagi sejumlah sumber daya alam baru yang tidak dapat ditemukan di tempat lain.<\/p>\n<p>Dappled Forest didominasi oleh Pohon Poplar yang daunnya bisa tumbuh dengan warna merah, oranye, atau kuning secara acak dari bibit yang sama, lengkap dengan efek partikel daun gugur. Batang dan papan kayu yang dihasilkan saat ditebang memiliki warna abu-abu hangat.<\/p>\n<h2>Shelf Mushroom dan Red Shrub<\/h2>\n<p>Selain pepohonan, tumbuhan bawah di bioma Dappled Forest juga mendapatkan pembaruan yang menarik:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Red Shrub (Semak Merah): Tumbuhan ini tumbuh di atas rumput oranye dan uniknya selalu mempertahankan warna merah marunnya di bioma mana pun. Selain untuk dekorasi, tanaman ini bisa dimasukkan ke Composter untuk menghasilkan Bone Meal.\u00a0<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Shelf Mushroom (Jamur Rak): Jamur unik ini tumbuh menempel pada batang pohon atau log Poplar yang tumbang. Jamur ini bisa diperbesar menggunakan Bone Meal dan dapat dipanen sebagai bahan racikan Mushroom Stew atau Suspicious Stew.\u00a0<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Struktur Baru \u2018Abandoned Camp\u2019<\/p>\n<p>Bagi para penjelajah, Minecraft 26.3 menghadirkan struktur baru di permukaan bernama Abandoned Camp (Perkemahan Terbengkalai). Struktur ini menceritakan kisah tersirat tentang para pengembara terdahulu yang menjelajahi bioma namun menghilang secara misterius.<\/p>\n<p>Abandoned Camp dapat ditemukan di belasan bioma berbeda, seperti Meadows hingga Pale Garden, dengan arsitektur yang beradaptasi sesuai material bioma sekitarnya. Perkemahan ini sangat berharga karena menyediakan peti dan tong berisi makanan serta logistik awal gim yang berguna.<\/p>\n<h2>Wool Stairs dan Wool Slabs<\/h2>\n<p>Setelah bertahun-tahun diharapkan oleh komunitas pembuat bangunan (builders), Mojang akhirnya resmi memperkenalkan Tangga Wol (Wool Stairs) dan Lempengan Wol (Wool Slabs).<\/p>\n<p>Blok baru ini umumnya dapat ditemukan secara alami sebagai material atap pada struktur Abandoned Camp. Sama seperti blok wol standar, varian tangga dan lempengan ini juga mewarisi sifat kedap getaran.\u00a0<\/p>\n<p>Fitur ini tentu menjadi kabar baik bagi pemain yang ingin menjelajahi struktur bawah tanah yang berbahaya, karena blok wol ini bisa digunakan untuk meredam langkah kaki agar tidak memicu kemarahan Warden. (NEONLIGHTSMEDIA\/Beebom\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/907460\/minecraft-263-bakal-hadirkan-bioma-dappled-forest-dan-fitur-bangunan-baru\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Minecraft 26.3 diprediksi meluncur pada September 2026 dengan bioma Dappled Forest, struktur Abandoned Camp, serta Wool Stairs dan Wool Slabs yang dinantikan para pemain.(Minecraft) MOJANG kini bersiap membawa suasana baru ke dalam Overworld melalui pembaruan besar berikutnya. Pembaruan Minecraft 26.3 yang akan berfokus pada elemen eksplorasi dan kreativitas membangun.\u00a0 Mojang kali ini ingin memanjakan mata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":67060,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-67059","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67059","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67059"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67059\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67060"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67059"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67059"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67059"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}