{"id":66802,"date":"2026-07-03T19:43:07","date_gmt":"2026-07-03T19:43:07","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/03\/kemendagri-klarifikasi-bupati-purwakarta-soal-lagu-lalaki-langit-lalanang-bejat\/"},"modified":"2026-07-03T19:43:07","modified_gmt":"2026-07-03T19:43:07","slug":"kemendagri-klarifikasi-bupati-purwakarta-soal-lagu-lalaki-langit-lalanang-bejat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/03\/kemendagri-klarifikasi-bupati-purwakarta-soal-lagu-lalaki-langit-lalanang-bejat\/","title":{"rendered":"Kemendagri Klarifikasi Bupati Purwakarta Soal Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/03\/1783088057_38734923f172f782079a.png\" alt=\"Kemendagri Klarifikasi Bupati Purwakarta Soal Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat\"\/><figcaption>Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri mengklarifikasi Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein terkait kegaduhan yang ditimbulkan lagu \u201cLalaki Langit, Lalanang Bejat\u201d.(Dok. Kemendagri)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>INSPEKTORAT Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kemendagri\" title=\"Kemendagri\">Kemendagri<\/a>) secara resmi memanggil dan meminta klarifikasi dari Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein. Pemanggilan ini merupakan buntut dari kegaduhan publik yang dipicu oleh lagu ciptaannya berjudul &#8220;Lalaki Langit, Lalanang Bejat&#8221;.<\/p>\n<p>Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan, mengonfirmasi bahwa Bupati Purwakarta hadir memenuhi undangan di Kantor Itjen Kemendagri, Jakarta, pada Jumat (3\/7). Saepul Bahri tiba pukul 09.00 WIB dan langsung diterima oleh Inspektur Jenderal.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Proses klarifikasi berlangsung cukup panjang, yakni sekitar delapan jam hingga pukul 17.00 WIB. Pemeriksaan dilakukan oleh tim khusus yang dibentuk Itjen Kemendagri, melibatkan pejabat teras seperti Sekretaris Itjen, Inspektur Khusus, Inspektur Wilayah IV, serta dua Pengawas Utama.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/906581\/lagu-bupati-purwakarta-dianggap-lecehkan-perempuan\" title=\"Lagu Bupati Purwakarta Dianggap Lecehkan Perempuan\" target=\"_blank\">Lagu Bupati Purwakarta Dianggap Lecehkan Perempuan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Benni menjelaskan bahwa tim pemeriksa melontarkan sedikitnya 60 pertanyaan kepada Saepul Bahri. Fokus utama pemeriksaan mencakup dua substansi penting, yaitu proses penciptaan lagu dan mekanisme publikasinya.<\/p>\n<p>&#8220;Seperti apa latar belakang penciptaan lagu itu, tujuannya apa, maksudnya apa, siapa yang disasar dengan lagu itu, dan lain-lain sebagainya. Demikian juga dengan publikasinya,&#8221; ujar Benni.<\/p>\n<h3>Bupati Purwakarta Sampaikan Penyesalan<\/h3>\n<p>Di akhir sesi klarifikasi, Saepul Bahri Binzein mengakui kekhilafannya. Menurut keterangan Benni, Bupati Purwakarta menyadari bahwa tindakannya telah menimbulkan kegaduhan dan menyinggung perasaan masyarakat, khususnya kaum perempuan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/906427\/atalia-praratya-protes-lagu-ciptaan-bupati-purwakarta-dinilai-merendahkan-perempuan\" title=\"Atalia Praratya Protes Lagu Ciptaan Bupati Purwakarta, Dinilai Merendahkan Perempuan\" target=\"_blank\">Atalia Praratya Protes Lagu Ciptaan Bupati Purwakarta, Dinilai Merendahkan Perempuan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Bupati Purwakarta menyatakan dirinya menyadari bahwa sudah melakukan kesalahan, menyesali atas hal yang sudah dia perbuat, dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi, yang diiringi dengan permintaan maaf kepada semua pihak,&#8221; ungkap Benni.<\/p>\n<h3>Rekomendasi Sanksi Menanti<\/h3>\n<p>Langkah klarifikasi ini ditegaskan sebagai bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan Kemendagri terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. Meski Bupati telah meminta maaf, proses administratif tetap berjalan.<\/p>\n<p>Itjen Kemendagri saat ini tengah menyusun laporan hasil klarifikasi secara komprehensif. Laporan tersebut nantinya akan diserahkan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, lengkap dengan rekomendasi sanksi yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan final.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, lagu &#8220;Lalaki Langit, Lalanang Bejat&#8221; menjadi sorotan tajam karena liriknya dinilai mengandung muatan yang merendahkan martabat perempuan. Kontroversi ini tidak hanya ramai di media sosial, tetapi juga memicu kritik keras dari berbagai pihak, termasuk anggota DPR RI. (Ant\/I-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/907283\/kemendagri-klarifikasi-bupati-purwakarta-soal-lagu-lalaki-langit-lalanang-bejat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri mengklarifikasi Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein terkait kegaduhan yang ditimbulkan lagu \u201cLalaki Langit, Lalanang Bejat\u201d.(Dok. Kemendagri) INSPEKTORAT Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi memanggil dan meminta klarifikasi dari Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein. Pemanggilan ini merupakan buntut dari kegaduhan publik yang dipicu oleh lagu ciptaannya berjudul &#8220;Lalaki Langit, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":66803,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-66802","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66802","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66802"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66802\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66803"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66802"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66802"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66802"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}