{"id":66431,"date":"2026-07-03T03:13:55","date_gmt":"2026-07-03T03:13:55","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/03\/waspada-gangguan-ginjal-pada-kucing-gejala-penyebab-dan-cara-pencegahan\/"},"modified":"2026-07-03T03:13:55","modified_gmt":"2026-07-03T03:13:55","slug":"waspada-gangguan-ginjal-pada-kucing-gejala-penyebab-dan-cara-pencegahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/03\/waspada-gangguan-ginjal-pada-kucing-gejala-penyebab-dan-cara-pencegahan\/","title":{"rendered":"Waspada Gangguan Ginjal pada Kucing Gejala, Penyebab, dan Cara Pencegahan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/03\/1783047426_fd96faa91bcb7ef477f7.jpg\" alt=\"Waspada Gangguan Ginjal pada Kucing: Gejala, Penyebab, dan Cara Pencegahan\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>GANGGUAN <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ginjal\" title=\"ginjal\">ginjal<\/a> kini tercatat sebagai penyakit kronis yang paling sering menyerang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kucing\" title=\"kucing\">kucing<\/a> usia lanjut. Prevalensinya bahkan melampaui penyakit umum lainnya seperti diabetes dan gangguan jantung.<\/p>\n<p>Masalah kesehatan ini mencakup penyakit ginjal kronis (<em>chronic kidney disease<\/em>\/CKD) serta batu ginjal (nefrolitiasis) yang dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Pakar Genetika Ekologi IPB University, Prof Ronny Rachman Noor, menjelaskan bahwa pemicu gangguan ginjal pada kucing sangat beragam.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/778885\/air-kelapa-disebut-bisa-cegah-batu-ginjal-ini-faktanya\" title=\"Air Kelapa Disebut Bisa Cegah Batu Ginjal, Ini Faktanya\" target=\"_blank\">Air Kelapa Disebut Bisa Cegah Batu Ginjal, Ini Faktanya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Gangguan ginjal dapat disebabkan oleh toksin seperti bunga lili, <em>antifreeze<\/em>, dan obat-obatan manusia, hingga infeksi, trauma, serta komplikasi penyakit lain seperti hipertiroidisme dan hipertensi,&#8221; ujar Prof Ronny dalam keterangannya, Jumat (3\/7).<\/p>\n<h3>Mengenali Gejala yang Tersembunyi<\/h3>\n<p>Salah satu tantangan terbesar dalam menangani penyakit ini adalah sifatnya yang berkembang secara perlahan. Gejala biasanya baru terlihat jelas saat fungsi ginjal sudah menurun secara signifikan. Prof Ronny menekankan pentingnya pemilik kucing untuk peka terhadap perubahan sekecil apa pun pada perilaku hewan peliharaan mereka.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Kategori Gejala<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Tanda-Tanda Klinis<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Kebiasaan Minum &amp; Urin<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Sering minum (polidipsi), perubahan pola buang air kecil.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Fisik &amp; Penampilan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Penurunan berat badan, mata cekung, kulit kurang elastis, gusi kering.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Pencernaan &amp; Aroma<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Muntah, masalah pencernaan, napas berbau amonia.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Ia menyarankan agar pemilik kucing, terutama yang memiliki peliharaan di atas usia tujuh tahun, melakukan tes darah dan urine secara rutin. &#8220;Pantau perubahan pola minum dan buang air kecil. Jika ada peningkatan signifikan, segera konsultasi dengan dokter hewan,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/906131\/waspada-jamur-sporothrix-yang-menular-dari-kucing-ke-manusia-kini-mulai-serang-hewan-liar\" title=\"Waspada! Jamur Sporothrix yang Menular dari Kucing ke Manusia Kini Mulai Serang Hewan Liar\" target=\"_blank\">Waspada! Jamur Sporothrix yang Menular dari Kucing ke Manusia Kini Mulai Serang Hewan Liar<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Langkah Pencegahan dan Penanganan<\/h3>\n<p>Untuk menjaga kesehatan ginjal kucing, Prof Ronny membagikan beberapa langkah preventif yang bisa dilakukan di rumah:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Hidrasi Maksimal:<\/strong> Sediakan air segar atau gunakan <em>water fountain<\/em> untuk menarik minat kucing minum. Pemberian makanan basah (<em>wet food<\/em>) juga sangat disarankan untuk meningkatkan asupan cairan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Pemeriksaan Rutin:<\/strong> Lakukan cek darah dan urine setiap 3\u20136 bulan sekali. Penggunaan ultrasonografi (USG) juga dianjurkan untuk mendeteksi keberadaan batu ginjal sejak dini.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Hindari Obat Manusia:<\/strong> Jangan pernah memberikan obat manusia seperti parasetamol atau ibuprofen kepada kucing karena bersifat racun (toksik).<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Jika kucing sudah didiagnosis menderita gangguan ginjal, penanganan cepat menjadi kunci kualitas hidup yang lebih baik. Prof Ronny menjelaskan bahwa dokter hewan biasanya akan menyesuaikan diet berdasarkan jenis gangguan yang dialami.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Kondisi<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Rekomendasi Penanganan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Penyakit Ginjal Kronis (CKD)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Diet rendah fosfor, protein berkualitas tinggi, terapi cairan subkutan.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Batu Ginjal<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Diet pelarut struvite sesuai anjuran dokter.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Komplikasi Lain<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Obat antihipertensi, suplemen anemia, atau antibiotik untuk infeksi.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>&#8220;Diagnosis yang cepat, penyesuaian diet, dan terapi yang tepat dapat membantu kucing hidup lebih lama dan tetap nyaman. Semua itu dilakukan demi menjaga kesehatan hewan peliharaan dengan perhatian dan perawatan terbaik,&#8221; pungkas Prof Ronny. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/907009\/waspada-gangguan-ginjal-pada-kucing-gejala-penyebab-dan-cara-pencegahan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnific) GANGGUAN ginjal kini tercatat sebagai penyakit kronis yang paling sering menyerang kucing usia lanjut. Prevalensinya bahkan melampaui penyakit umum lainnya seperti diabetes dan gangguan jantung. Masalah kesehatan ini mencakup penyakit ginjal kronis (chronic kidney disease\/CKD) serta batu ginjal (nefrolitiasis) yang dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Pakar Genetika Ekologi IPB University, Prof Ronny [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":66432,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-66431","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66431","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66431"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66431\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66432"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66431"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66431"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66431"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}