{"id":66332,"date":"2026-07-02T21:17:49","date_gmt":"2026-07-02T21:17:49","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/02\/fosil-berusia-518-juta-tahun-ungkap-asal-mula-gigitan-laba-laba\/"},"modified":"2026-07-02T21:17:49","modified_gmt":"2026-07-02T21:17:49","slug":"fosil-berusia-518-juta-tahun-ungkap-asal-mula-gigitan-laba-laba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/02\/fosil-berusia-518-juta-tahun-ungkap-asal-mula-gigitan-laba-laba\/","title":{"rendered":"Fosil Berusia 518 Juta Tahun Ungkap Asal Mula Gigitan Laba-laba"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/02\/1782998692_d75b5a9dd4aa2b82ff45.png\" alt=\"Fosil Berusia 518 Juta Tahun Ungkap Asal Mula Gigitan Laba-laba\"\/><figcaption>Gambaran artistik Urokodia.(Kredit: Xiaodong Wang)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PARA ilmuwan berhasil mengidentifikasi bukti paling awal keberadaan cikal bakal taring laba-laba dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/fosil\" title=\"Fosil\">fosil<\/a> berusia sekitar 518 juta tahun. Temuan ini memberi petunjuk baru mengenai bagaimana laba-laba dan kerabatnya berevolusi menjadi predator yang dikenal saat ini.<\/p>\n<p>Penelitian yang dipimpin tim dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/universitas-yunnan\" title=\"Universitas Yunnan\">Universitas Yunnan<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/universitas-leicester\" title=\"Universitas Leicester\">Universitas Leicester<\/a> tersebut dipublikasikan dalam jurnal Nature pada 1 Juli 2026. Fosil yang diteliti berasal dari hewan purba bernama Urokodia, yang ditemukan di situs fosil Chengjiang, Provinsi Yunnan, China.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Meski sekilas tidak menyerupai laba-laba modern, Urokodia diketahui memiliki ciri penting yang menjadi nenek moyang kelompok Chelicerata, yakni kelompok hewan yang mencakup laba-laba, kalajengking, kutu, dan kepiting tapal kuda.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/902641\/nagatitan-chaiyaphumensis-dinosaurus-terbesar-asia-tenggara-ditemukan-di-tailan\" title=\"Nagatitan chaiyaphumensis: Dinosaurus Terbesar Asia Tenggara Ditemukan di Tailan\" target=\"_blank\">Nagatitan chaiyaphumensis: Dinosaurus Terbesar Asia Tenggara Ditemukan di Tailan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dengan memanfaatkan teknologi tomografi sinar-X, para peneliti berhasil melihat anatomi lunak yang masih terawetkan di dalam batuan selama lebih dari setengah miliar tahun. Analisis tersebut mengungkap adanya sepasang anggota tubuh kecil menyerupai capit di bagian depan kepala, yang diyakini sebagai bentuk paling awal dari chelicerae, struktur yang kemudian berevolusi menjadi taring pada laba-laba modern.<\/p>\n<p>Selain itu, Urokodia juga memiliki struktur pada kakinya yang diduga berfungsi sebagai insang buku untuk bernapas, mirip dengan yang dimiliki kepiting tapal kuda saat ini. Temuan tersebut memberikan gambaran mengenai tahapan awal evolusi organ penting pada kelompok Chelicerata.<\/p>\n<p>Profesor Yu Liu dari Universitas Yunnan mengatakan timnya langsung menyadari pentingnya fosil tersebut ketika hasil pemindaian memperlihatkan struktur mirip capit di bagian depan tubuh Urokodia. Menurutnya, struktur itu menjadi bukti bahwa fosil tersebut merupakan nenek moyang jauh laba-laba dan kalajengking modern.<\/p>\n<p>Sementara itu, Profesor Mark Williams dari Universitas Leicester menjelaskan bahwa Urokodia hidup di ekosistem laut purba yang dihuni lebih dari 200 jenis hewan sekitar 518 juta tahun lalu. Menurutnya, fosil yang terawetkan dengan sangat baik ini membantu para ilmuwan memahami bagaimana hewan-hewan awal berevolusi di Bumi.<\/p>\n<p>Temuan ini memberikan bukti penting mengenai asal-usul taring dan sistem pernapasan pada Chelicerata, sekaligus memperkaya pemahaman ilmuwan tentang evolusi salah satu kelompok predator paling sukses di dunia. (University of Leicester\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/906871\/fosil-berusia-518-juta-tahun-ungkap-asal-mula-gigitan-laba-laba\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gambaran artistik Urokodia.(Kredit: Xiaodong Wang) PARA ilmuwan berhasil mengidentifikasi bukti paling awal keberadaan cikal bakal taring laba-laba dari fosil berusia sekitar 518 juta tahun. Temuan ini memberi petunjuk baru mengenai bagaimana laba-laba dan kerabatnya berevolusi menjadi predator yang dikenal saat ini. Penelitian yang dipimpin tim dari Universitas Yunnan dan Universitas Leicester tersebut dipublikasikan dalam jurnal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":66333,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-66332","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66332","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66332"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66332\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66333"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66332"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66332"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66332"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}