{"id":66318,"date":"2026-07-02T20:41:35","date_gmt":"2026-07-02T20:41:35","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/02\/kementerian-lh-ingatkan-bahaya-kesehatan-dari-asap-kebakaran-tpa-jatiwaringin\/"},"modified":"2026-07-02T20:41:35","modified_gmt":"2026-07-02T20:41:35","slug":"kementerian-lh-ingatkan-bahaya-kesehatan-dari-asap-kebakaran-tpa-jatiwaringin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/02\/kementerian-lh-ingatkan-bahaya-kesehatan-dari-asap-kebakaran-tpa-jatiwaringin\/","title":{"rendered":"Kementerian LH Ingatkan Bahaya Kesehatan dari Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/02\/1782998890_7db22d22256cace0c502.jpg\" alt=\"Kementerian LH Ingatkan Bahaya Kesehatan dari Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin\"\/><figcaption>Kondisi kebakaran yang melanda empat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (1\/7)(Dok.BNPB)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kementerian-lingkungan-hidup\" title=\"Kementerian Lingkungan Hidup\">KEMENTERIAN Lingkungan Hidup<\/a> (KLH) memperingatkan masyarakat di sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tangerang\" title=\"Tangerang\">Tangerang<\/a>, Banten untuk menghindari paparan asap akibat kebakaran guna mencegah dampak buruk bagi kesehatan.<\/p>\n<p>Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) KLH, Rasio Ridho Sani, mengungkapkan bahwa kualitas udara di lokasi kebakaran telah masuk dalam kategori sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan pemantauan pada Kamis (2\/7), konsentrasi partikulat halus (PM2.5) di lokasi mencapai 1.000 mikrogram per meter kubik.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Angka tersebut melonjak tajam dan jauh melampaui ambang batas baku mutu harian nasional yang ditetapkan sebesar 55 mikrogram per meter kubik. Selain PM2.5, parameter PM10 juga tercatat menyentuh angka 750 dari baku mutu ideal sebesar 75.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/906868\/kebakaran-tpa-jatiwaringin-meluas-15-ha-154-warga-tangerang-terjangkit-ispa\" target=\"_blank\" title=\"Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas 15 Ha, 154 Warga Tangerang Terjangkit ISPA\">Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas 15 Ha, 154 Warga Tangerang Terjangkit ISPA<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Peringatan Kesehatan:<\/strong> KLH mengimbau warga menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) minimal berupa masker dan tidak mendekat ke lokasi kebakaran jika tidak memiliki kepentingan mendesak untuk menghindari risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).<\/p>\n<h3>Bahaya Plastik dan Gas Metana<\/h3>\n<p>Rasio Ridho Sani menjelaskan bahwa polusi udara dari kebakaran <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tpa-jatiwaringin\" title=\"TPA Jatiwaringin\">TPA Jatiwaringin<\/a> memiliki karakteristik yang lebih berbahaya dibandingkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini disebabkan oleh kandungan material yang terbakar di gunungan sampah.<\/p>\n<p>&#8220;Dampak kualitas udaranya lebih parah karena ada biomassa, gas metana, serta plastik. Plastik yang terbakar menghasilkan parameter nitrogen oksida (NOx) dan sulfur oksida (SOx) yang berdampak langsung pada kesehatan,&#8221; ujar Rasio di Tangerang.<\/p>\n<h3>Optimalisasi Pemadaman Udara dan Darat<\/h3>\n<p>Di sisi lain, upaya pemadaman terus dilakukan secara intensif oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, menyatakan pihaknya mengerahkan helikopter <i>water bombing<\/i> untuk menyiram titik api dari udara.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/906321\/kebakaran-tpa-jatiwaringin-diharapkan-tak-ganggu-penerbangan-bandara-soekarno-hatta\" target=\"_blank\" title=\"Kebakaran TPA Jatiwaringin Diharapkan tak Ganggu Penerbangan Bandara Soekarno Hatta\">Kebakaran TPA Jatiwaringin Diharapkan tak Ganggu Penerbangan Bandara Soekarno Hatta<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Operasi pengeboman air ini baru aktif secara penuh sejak Rabu kemarin dan akan terus dimaksimalkan untuk meminimalkan kobaran api di puncak tumpukan sampah yang sulit dijangkau petugas darat.<\/p>\n<p>Selain jalur udara, BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah melakukan langkah teknis di lapangan dengan membuka jalur terobos untuk memadamkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kebakaran-tpa-jatiwaringin\" title=\"Kebakaran TPA Jatiwaringin\">kebakaran TPA Jatiwaringin<\/a>. &#8220;Kami sedang membuat jalan agar kendaraan pemadam kebakaran atau selang petugas bisa menerobos gunungan sampah hingga mencapai titik api di bagian dalam,&#8221; pungkas Djohan.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 20px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #eeeeee;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Parameter Polusi<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: center;\">Hasil Ukur TPA<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: center;\">Baku Mutu Nasional<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">PM2.5 (Partikulat Halus)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: center;\">1.000 \u00b5g\/m\u00b3<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: center;\">55 \u00b5g\/m\u00b3<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">PM10<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: center;\">750 \u00b5g\/m\u00b3<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: center;\">75 \u00b5g\/m\u00b3<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>(Ant\/H-4)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/906875\/kementerian-lh-ingatkan-bahaya-kesehatan-dari-asap-kebakaran-tpa-jatiwaringin\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kondisi kebakaran yang melanda empat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (1\/7)(Dok.BNPB) KEMENTERIAN Lingkungan Hidup (KLH) memperingatkan masyarakat di sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten untuk menghindari paparan asap akibat kebakaran guna mencegah dampak buruk bagi kesehatan. Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":66319,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-66318","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66318","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66318"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66318\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66319"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66318"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66318"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66318"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}