{"id":66226,"date":"2026-07-02T16:41:52","date_gmt":"2026-07-02T16:41:52","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/02\/pln-akan-modifikasi-pltu-gunakan-batu-bara-kalori-rendah-untuk-cegah-pemadaman\/"},"modified":"2026-07-02T16:41:52","modified_gmt":"2026-07-02T16:41:52","slug":"pln-akan-modifikasi-pltu-gunakan-batu-bara-kalori-rendah-untuk-cegah-pemadaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/02\/pln-akan-modifikasi-pltu-gunakan-batu-bara-kalori-rendah-untuk-cegah-pemadaman\/","title":{"rendered":"PLN akan Modifikasi PLTU Gunakan Batu Bara Kalori Rendah untuk Cegah Pemadaman"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/02\/1783006518_965046d9791e8a7a7c20.jpg\" alt=\"PLN akan Modifikasi PLTU Gunakan Batu Bara Kalori Rendah untuk Cegah Pemadaman\"\/><figcaption>Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo di DPR.(Dok. Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PT <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pln\" title=\"PLN\">PLN<\/a> (Persero) mengumumkan langkah strategis untuk memodifikasi atau melakukan <em>retrofit<\/em> pada sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pltu\" title=\"PLTU\">PLTU<\/a>) miliknya. Langkah ini diambil agar pembangkit tersebut dapat mengonsumsi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/batu-bara\" title=\"batu bara\">batu bara<\/a> berkalori rendah guna mencegah terulangnya <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pemadaman-listrik\" title=\"Pemadaman Listrik\">pemadaman listrik<\/a> bergilir.<\/p>\n<p>Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa kebijakan ini didasari oleh kondisi sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa. Menurutnya, modifikasi teknologi pada PLTU menjadi kebutuhan mendesak untuk menyesuaikan dengan ketersediaan sumber daya energi nasional.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cMengacu pada sistem di Pulau Jawa, kami masih harus melakukan <em>retrofit<\/em> terhadap PLTU kami,\u201d ujar Darmawan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Kamis (2\/7\/2026).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/902416\/gangguan-2-pltu-picu-pemadaman-jawa-pln-percepat-pemulihan\" title=\"Gangguan 2 PLTU Picu Pemadaman Jawa, PLN Percepat Pemulihan\" target=\"_blank\">Gangguan 2 PLTU Picu Pemadaman Jawa, PLN Percepat Pemulihan<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Keberhasilan di PLTU Suralaya<\/h3>\n<p>Darmawan merujuk pada keberhasilan <em>retrofit<\/em> yang telah dilakukan di PLTU Suralaya Unit 6 dan 7. Sebelumnya, kedua unit ini mensyaratkan penggunaan batu bara dengan spesifikasi kalori 4.600\u20134.800 kcal per kg. Namun, setelah dimodifikasi, keduanya kini mampu beroperasi optimal menggunakan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/batu-bara-kalori-rendah\" title=\"Batu bara kalori rendah\">batu bara kalori rendah<\/a> di kisaran 4.100\u20134.300 kcal per kg.<\/p>\n<p>Kesuksesan di Suralaya tersebut kini menjadi dasar bagi PLN untuk memperluas program serupa ke pembangkit lainnya. \u201cSuksesnya <em>retrofit<\/em> di Suralaya 6 dan 7 saat ini langsung kami melakukan kajian kelayakan proyek di seluruh pembangkit PLN,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<h3>Solusi Atasi <i>Mismatch<\/i> Pasokan<\/h3>\n<p>Langkah modifikasi ini diyakini menjadi solusi jangka panjang atas fenomena <em>mismatch<\/em> pasokan batu bara nasional. Saat ini, produksi batu bara di Indonesia didominasi oleh jenis kalori rendah, sementara ketersediaan batu bara kalori menengah (<em>medium rank<\/em>) hingga tinggi semakin menipis.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/900093\/keandalan-sistem-kelistrikan-di-jawa-dipertanyakan\" title=\"Keandalan Sistem Kelistrikan di Jawa Dipertanyakan\" target=\"_blank\">Keandalan Sistem Kelistrikan di Jawa Dipertanyakan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Keterbatasan pasokan batu bara kalori menengah inilah yang sempat memicu pemadaman bergilir pada pertengahan Juni 2026 lalu. Dengan <em>retrofit<\/em>, PLN berharap ketergantungan pada batu bara kalori menengah dapat dikurangi.<\/p>\n<p><span style=\"background-color: rgb(255, 255, 255);\">Untuk mengamankan kelistrikan dalam jangka pendek, Darmawan memastikan pihaknya telah mengamankan tambahan pasokan batu bara berkalori di atas 4.500 kcal per kg. Dengan tambahan stok yang masuk mulai Juli hingga akhir tahun tersebut, ia menjamin stabilitas pasokan listrik di Jawa tetap terjaga.<\/span><\/p>\n<p>\u201cDengan demikian, kami pastikan tidak ada lagi pemadaman listrik di Jawa,\u201d pungkas Darmawan. (Ant\/H-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/906940\/pln-akan-modifikasi-pltu-gunakan-batu-bara-kalori-rendah-untuk-cegah-pemadaman\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo di DPR.(Dok. Antara) PT PLN (Persero) mengumumkan langkah strategis untuk memodifikasi atau melakukan retrofit pada sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) miliknya. Langkah ini diambil agar pembangkit tersebut dapat mengonsumsi batu bara berkalori rendah guna mencegah terulangnya pemadaman listrik bergilir. Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menjelaskan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":66227,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-66226","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66226","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66226"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66226\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66227"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66226"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66226"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66226"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}