{"id":66152,"date":"2026-07-02T13:28:35","date_gmt":"2026-07-02T13:28:35","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/02\/gerhana-matahari-total-terlama-akan-terjadi-2-agustus-2027-melintasi-afrika-dan-timur-tengah\/"},"modified":"2026-07-02T13:28:35","modified_gmt":"2026-07-02T13:28:35","slug":"gerhana-matahari-total-terlama-akan-terjadi-2-agustus-2027-melintasi-afrika-dan-timur-tengah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/02\/gerhana-matahari-total-terlama-akan-terjadi-2-agustus-2027-melintasi-afrika-dan-timur-tengah\/","title":{"rendered":"Gerhana Matahari Total Terlama akan Terjadi 2 Agustus 2027 Melintasi Afrika dan Timur Tengah"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/02\/1782998683_b54fbcf2e562ad5b5a67.jpg\" alt=\"Gerhana Matahari Total Terlama akan Terjadi 2 Agustus 2027 Melintasi Afrika dan Timur Tengah\"\/><figcaption>Kuil Karnak, Luxor, Mesir hanyalah salah satu lokasi ikonik tempat gerhana matahari total pada 2 Agustus 2027 akan terlihat.(Doc TONNAJA)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>SALAH satu <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/fenomena-astronomi\" title=\"fenomena astronomi\">fenomena astronomi<\/a> paling dinantikan akan terjadi pada 2 Agustus 2027, ketika <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gerhana-matahari-total\" title=\"Gerhana Matahari Total\">gerhana matahari total<\/a> terlama di abad ke-21 melintasi langit <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/afrika-utara\" title=\"Afrika utara\">Afrika Utara<\/a> dan sebagian <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/timur-tengah\" title=\"Timur Tengah\">Timur Tengah<\/a>.<\/p>\n<p>Fenomena ini diperkirakan menghadirkan totalitas hingga 6 menit 23 detik, menjadikannya <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gerhana-matahari\" title=\"Gerhana Matahari\">gerhana matahari<\/a> total terlama yang terjadi di daratan sejak 1991 dan tidak akan terulang lagi hingga 2114.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Selain durasinya yang luar biasa panjang, gerhana ini juga diprediksi memiliki peluang pengamatan yang sangat baik. Wilayah seperti Libya dan Mesir diperkirakan akan memiliki langit yang hampir bebas awan, sehingga menjadi tujuan utama para pemburu gerhana dari berbagai negara.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/852820\/perbedaan-gerhana-matahari-total-cincin-dan-sebagian\" title=\"Perbedaan Gerhana Matahari Total, Cincin, dan Sebagian\" target=\"_blank\">Perbedaan Gerhana Matahari Total, Cincin, dan Sebagian<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Salah satu lokasi terbaik untuk menyaksikan fenomena ini adalah Luxor, Mesir, yang berada sangat dekat dengan titik gerhana maksimum. Di kota bersejarah yang terkenal dengan peninggalan Mesir Kuno tersebut, totalitas diperkirakan berlangsung sekitar 6 menit 19 detik.<\/p>\n<p>Selain Luxor, jalur totalitas juga akan melintasi Spanyol bagian selatan, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Sudan, Arab Saudi, Yaman, hingga Somalia. Bayangan Bulan selebar sekitar 258 kilometer akan membutuhkan waktu sekitar 3 jam 20 menit untuk melintasi Bumi.<\/p>\n<p>Meski menawarkan peluang langit cerah yang sangat tinggi, wisatawan yang ingin berburu gerhana di Mesir perlu bersiap menghadapi suhu ekstrem. Pada awal Agustus, suhu siang hari di Luxor dapat mencapai sekitar 43 derajat Celsius.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/851456\/catat-tanggalnya-gerhana-matahari-total-2026-sapu-eropa--arktik-indonesia-kebagian\" title=\"Catat Tanggalnya! Gerhana Matahari Total 2026 Sapu Eropa &amp; Arktik, Indonesia Kebagian?\" target=\"_blank\">Catat Tanggalnya! Gerhana Matahari Total 2026 Sapu Eropa &amp; Arktik, Indonesia Kebagian?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut ahli meteorologi Kanada Jay Anderson, peluang awan di wilayah Libya timur dan Mesir barat nyaris tidak ada. Di Luxor sendiri, rata-rata tutupan awan hanya sekitar 0,7 persen pada awal Agustus. Tantangan terbesar justru berasal dari debu gurun yang sesekali dapat mengurangi kejernihan langit.<\/p>\n<p>Gerhana matahari total ini juga diperkirakan menjadi salah satu peristiwa astronomi terbesar yang disaksikan manusia dalam beberapa dekade terakhir. Sekitar 88,9 juta orang diperkirakan berada di sepanjang jalur totalitas, lebih dari tiga kali lipat jumlah penduduk yang berada di jalur &#8220;Great American Eclipse&#8221; pada April 2024.<\/p>\n<p>Bagi wilayah yang tidak berada di jalur totalitas, gerhana matahari sebagian tetap dapat disaksikan di sebagian besar Afrika, Eropa, dan Timur Tengah dengan tingkat penutupan Matahari yang berbeda-beda.<\/p>\n<p>Setelah fenomena pada Agustus 2027, gerhana matahari total berikutnya dijadwalkan terjadi pada 22 Juli 2028, dengan jalur totalitas melintasi Pulau Christmas, Kepulauan Cocos, Australia, dan Selandia Baru.<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>Space<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/906870\/gerhana-matahari-total-terlama-akan-terjadi-2-agustus-2027-melintasi-afrika-dan-timur-tengah\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kuil Karnak, Luxor, Mesir hanyalah salah satu lokasi ikonik tempat gerhana matahari total pada 2 Agustus 2027 akan terlihat.(Doc TONNAJA) SALAH satu fenomena astronomi paling dinantikan akan terjadi pada 2 Agustus 2027, ketika gerhana matahari total terlama di abad ke-21 melintasi langit Afrika Utara dan sebagian Timur Tengah. Fenomena ini diperkirakan menghadirkan totalitas hingga 6 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":66153,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-66152","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66152","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66152"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66152\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66153"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66152"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66152"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66152"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}