{"id":66074,"date":"2026-07-02T10:10:42","date_gmt":"2026-07-02T10:10:42","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/02\/bea-cukai-bnn-sita-337-ton-ganja-thailand-di-tanjung-priok\/"},"modified":"2026-07-02T10:10:42","modified_gmt":"2026-07-02T10:10:42","slug":"bea-cukai-bnn-sita-337-ton-ganja-thailand-di-tanjung-priok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/02\/bea-cukai-bnn-sita-337-ton-ganja-thailand-di-tanjung-priok\/","title":{"rendered":"Bea Cukai-BNN Sita 3,37 Ton Ganja Thailand di Tanjung Priok"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/02\/1782986680_d8e73a9db173a24265e3.jpeg\" alt=\"Bea Cukai-BNN Sita 3,37 Ton Ganja Thailand di Tanjung Priok\"\/><figcaption>Bea Cukai dan BNN menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja asal Thailand.(Dok. Bea Cukai)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bea-cukai\" title=\"Bea Cukai\">BEA Cukai<\/a> bekerja sama dengan Badan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/narkotika\" title=\"narkotika\">Narkotika<\/a> Nasional (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bnn\" title=\"BNN\">BNN<\/a>) RI berhasil membongkar upaya penyelundupan narkotika jenis <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ganja\" title=\"ganja\">ganja<\/a> seberat 3.371,4 kilogram atau sekitar 3,37 ton asal <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/thailand\" title=\"Thailand\">Thailand<\/a>. Barang haram tersebut masuk melalui Pelabuhan Internasional Tanjung Priok dengan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/modus-penyamaran\" title=\"modus penyamaran\">modus penyamaran<\/a> (<em>false concealment<\/em>) di dalam koper dan matras lateks.<\/p>\n<p>Operasi gabungan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai hingga kantor wilayah di Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jakarta. Petugas mengidentifikasi barang bukti berupa bunga atau pucuk <em>cannabinoid marijuana<\/em> yang disembunyikan dalam <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tumpukan-koper\" title=\"tumpukan koper\">tumpukan koper<\/a> (<em>travel luggage<\/em>) dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gulungan-matras-lateks\" title=\"gulungan matras lateks\">gulungan matras lateks<\/a> (<em>latex mattress<\/em>) guna mengelabui pemeriksaan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama, menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil penguatan analisis risiko dan sinergi antarinstansi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/690402\/bea-cukai-dan-bnn-sita-113657-gram-ganja-dalam-paket-asal-thailand-di-dua-lokasi\" title=\"Bea Cukai dan BNN Sita 113.657 Gram Ganja dalam Paket asal Thailand di Dua Lokasi\" target=\"_blank\">Bea Cukai dan BNN Sita 113.657 Gram Ganja dalam Paket asal Thailand di Dua Lokasi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Pelaku terus mencari berbagai modus untuk menghindari pengawasan. Melalui teknologi dan kolaborasi dengan BNN RI, kami berhasil menggagalkan peredaran besar ini sebelum mencapai masyarakat,&#8221; ujar Djaka dalam keterangannya, Kamis (2\/7).<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" alt=\"\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/content\/2026\/07\/02\/1782986320_9130df8bf3599b9dc902.jpeg\"\/><\/p>\n<p>Kronologi pengungkapan bermula pada Senin (29\/6) saat tim gabungan mendeteksi kontainer mencurigakan dari Thailand di Tanjung Priok. Setelah dilakukan <em>surveillance<\/em> dan pemantauan hingga ke lokasi gudang, petugas menemukan bungkusan aluminium foil tersembunyi di dalam koper. Pengembangan lebih lanjut mengungkap adanya kiriman serupa yang diberitahukan sebagai matras lateks.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/588786\/bea-cukai-amankan-17-kilogram-narkotika-lewat-jasa-kiriman-di-palu\" title=\"Bea Cukai Amankan 1,7 Kilogram Narkotika Lewat Jasa Kiriman di Palu\" target=\"_blank\">Bea Cukai Amankan 1,7 Kilogram Narkotika Lewat Jasa Kiriman di Palu<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Tim gabungan kemudian melakukan <em>controlled delivery<\/em> terhadap pengiriman barang yang menuju wilayah Gresik dan sekitarnya. Pada Rabu (1\/7), petugas mengamankan empat truk wingbox di wilayah Gresik dan Purwakarta. Dari hasil pembongkaran, ditemukan 1.605 kg ganja di dalam koper dan 1.766,4 kg di dalam matras lateks.<\/p>\n<p>Penindakan ini diperkirakan berhasil menyelamatkan sekitar 10.114.200 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika. Selain itu, operasi ini diklaim mampu menekan potensi pengeluaran negara untuk biaya rehabilitasi sebesar Rp4,585 triliun.<\/p>\n<p>Saat ini, Bea Cukai dan BNN masih memeriksa pihak-pihak terkait guna mengungkap jaringan internasional di balik penyelundupan tersebut. Djaka menegaskan pihaknya akan terus memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk negara untuk melindungi masyarakat dari ancaman narkotika. (RO\/Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/906745\/bea-cukai-bnn-sita-337-ton-ganja-thailand-di-tanjung-priok\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bea Cukai dan BNN menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja asal Thailand.(Dok. Bea Cukai) BEA Cukai bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI berhasil membongkar upaya penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 3.371,4 kilogram atau sekitar 3,37 ton asal Thailand. Barang haram tersebut masuk melalui Pelabuhan Internasional Tanjung Priok dengan modus penyamaran (false concealment) di dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":66075,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-66074","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66074","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66074"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66074\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66075"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66074"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66074"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66074"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}