{"id":66025,"date":"2026-07-02T08:12:43","date_gmt":"2026-07-02T08:12:43","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/02\/ada-tragedi-di-balik-kemenangan-meksiko-di-piala-dunia-2026\/"},"modified":"2026-07-02T08:12:43","modified_gmt":"2026-07-02T08:12:43","slug":"ada-tragedi-di-balik-kemenangan-meksiko-di-piala-dunia-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/02\/ada-tragedi-di-balik-kemenangan-meksiko-di-piala-dunia-2026\/","title":{"rendered":"Ada Tragedi di Balik Kemenangan Meksiko di Piala Dunia 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/02\/1782979765_ac0c7da6d2908d97f275.png\" alt=\"Ada Tragedi di Balik Kemenangan Meksiko di Piala Dunia 2026\"\/><figcaption>Para pemain timnas Meksiko melakukan selebrasi usai mengalahkan timnas Ekuador di laga 32 Besar Piala Dunia 2026.(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KEMENANGAN bersejarah tim nasional Meksiko atas Ekuador yang memastikan langkah <i>El Tri<\/i> ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 berakhir dengan duka. Perayaan masif yang melibatkan jutaan suporter di jalan-jalan Mexico City dilaporkan memakan korban jiwa.<\/p>\n<p>Sedikitnya empat orang dinyatakan meninggal dunia saat massa memadati pusat ibu kota untuk merayakan keberhasilan timnas mereka. Berdasarkan laporan otoritas kesehatan Mexico City, tiga korban meninggal dunia akibat sesak napas setelah terjebak di tengah kepadatan massa yang luar biasa. Ketiga korban tersebut terdiri dari seorang perempuan berusia 19 tahun, seorang pria berusia 44 tahun, dan seorang perempuan berusia 48 tahun.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Selain itu, satu korban lainnya, seorang pria berusia 30 tahun, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami serangan epilepsi di tengah kerumunan yang membludak. Insiden ini menjadi titik kelam di tengah euforia nasional yang tengah menyelimuti negara tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/906254\/piala-dunia-2026-pelatih-sebut-timnas-meksiko-kini-bak-keluarga-usai-lolos-ke-16-besar\" title=\"Piala Dunia 2026: Pelatih Sebut Timnas Meksiko Kini Bak Keluarga usai Lolos ke 16 Besar\" target=\"_blank\">Piala Dunia 2026: Pelatih Sebut Timnas Meksiko Kini Bak Keluarga usai Lolos ke 16 Besar<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menanggapi tragedi ini, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum segera menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para korban. Ia menegaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian penuh terhadap dampak dari insiden tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Kami menyampaikan solidaritas dan dukungan kepada seluruh keluarga korban,&#8221; ujar Sheinbaum dalam pernyataan resminya.<\/p>\n<h2>Akhir Penantian Sejak 1986<\/h2>\n<p>Meksiko memastikan tiket ke fase gugur setelah menumbangkan Ekuador dengan skor 2-0 dalam laga krusial di Stadion Azteca, Rabu (1\/7). Kemenangan ini memiliki makna emosional yang sangat besar bagi publik sepak bola Meksiko. Pasalnya, ini merupakan pertama kalinya Meksiko berhasil melaju ke fase gugur Piala Dunia dengan performa yang meyakinkan sejak terakhir kali mereka menjadi tuan rumah pada 1986.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/906251\/piala-dunia-2026-meksiko-singkirkan-ekuador-2-0-lolos-ke-16-besar-usai-penantian-40-tahun\" title=\"Piala Dunia 2026: Meksiko Singkirkan Ekuador 2-0, Lolos ke 16 Besar usai Penantian 40 Tahun\" target=\"_blank\">Piala Dunia 2026: Meksiko Singkirkan Ekuador 2-0, Lolos ke 16 Besar usai Penantian 40 Tahun<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Keberhasilan ini memicu ledakan kegembiraan yang tidak terbendung. Pemerintah setempat memperkirakan lebih dari satu juta orang turun ke jalan-jalan utama Mexico City. Monumen <i>Angel de la Independencia<\/i> kembali menjadi pusat konsentrasi massa yang merayakan kemenangan tersebut dengan nyanyian, kembang api, dan pengibaran bendera nasional hingga larut malam.<\/p>\n<p>Namun, membludaknya jumlah suporter yang melampaui kapasitas ruang publik di sejumlah titik membuat situasi menjadi tidak terkendali. Kepadatan ekstrem di kawasan pusat kota inilah yang kemudian memicu insiden fatal yang merenggut nyawa para pendukung tersebut.<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9;\"><strong>Catatan Pertandingan:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Skor:<\/strong> Meksiko 2-0 Ekuador<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Lokasi:<\/strong> Stadion Azteca<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Waktu:<\/strong> Rabu, 1 Juli 2026<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Status:<\/strong> Meksiko lolos ke Babak 16 Besar<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<p>Pihak berwenang masih terus melakukan pemantauan di beberapa titik keramaian guna mencegah jatuhnya korban tambahan, mengingat antusiasme warga yang masih tinggi menyambut babak selanjutnya di Piala Dunia 2026. (I-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/906684\/ada-tragedi-di-balik-kemenangan-meksiko-di-piala-dunia-2026\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Para pemain timnas Meksiko melakukan selebrasi usai mengalahkan timnas Ekuador di laga 32 Besar Piala Dunia 2026.(AFP) KEMENANGAN bersejarah tim nasional Meksiko atas Ekuador yang memastikan langkah El Tri ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 berakhir dengan duka. Perayaan masif yang melibatkan jutaan suporter di jalan-jalan Mexico City dilaporkan memakan korban jiwa. Sedikitnya empat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":66026,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-66025","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66025","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66025"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66025\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66026"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66025"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66025"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66025"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}