{"id":65908,"date":"2026-07-02T03:04:04","date_gmt":"2026-07-02T03:04:04","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/02\/habib-diarra-mengaku-terpukul-usai-senegal-tersingkir-dari-piala-dunia-2026\/"},"modified":"2026-07-02T03:04:04","modified_gmt":"2026-07-02T03:04:04","slug":"habib-diarra-mengaku-terpukul-usai-senegal-tersingkir-dari-piala-dunia-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/02\/habib-diarra-mengaku-terpukul-usai-senegal-tersingkir-dari-piala-dunia-2026\/","title":{"rendered":"Habib Diarra Mengaku Terpukul Usai Senegal Tersingkir dari Piala Dunia 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/02\/1782961116_668d96b6e8b1e5454b4f.jpg\" alt=\"Habib Diarra Mengaku Terpukul Usai Senegal Tersingkir dari Piala Dunia 2026\"\/><figcaption>Pemain timnas Senegal Habib Diarra mencetak gol ke gawang timnas Belgia di laga 32 Besar Piala Dunia 2026(AFP\/ALEX GRIMM \/ GETTY IMAGES NORTH AMERICA)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>GELANDANG <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/timnas-senegal\" title=\"Timnas Senegal\">timnas Senegal<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/habib-diarra\" title=\"Habib Diarra\">Habib Diarra<\/a>, tidak dapat menyembunyikan rasa frustrasinya setelah langkah Singa Teranga terhenti secara tragis di babak 32 besar <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia\" title=\"piala dunia\">Piala Dunia<\/a> 2026.<\/p>\n<p>Meski sempat tampil dominan, Senegal harus mengakui keunggulan Belgia dengan skor 2-3 dalam laga yang berlangsung di Stadion Lumen Field, Seattle, Washington, Amerika Serikat, Kamis (2\/7) WIB.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kekalahan ini terasa sangat menyakitkan bagi skuad asuhan Aliou Cisse karena mereka sempat memegang kendali penuh dengan keunggulan dua gol hingga mendekati akhir waktu normal.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/906560\/hasil-32-besar-piala-dunia-2026-belgia-vs-senegal-penalti-youri-tielemans-bawa-setan-merah-menang-dramatis\" title=\"Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, Penalti Youri Tielemans Bawa Setan Merah Menang Dramatis\" target=\"_blank\">Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, Penalti Youri Tielemans Bawa Setan Merah Menang Dramatis<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Habib Diarra, yang menjadi salah satu pencetak gol dalam laga tersebut, mengungkapkan bahwa hasil ini meninggalkan luka mendalam bagi seluruh anggota tim.<\/p>\n<h2>Kekecewaan Mendalam Habib Diarra<\/h2>\n<p>Berbicara sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, Diarra menekankan bahwa performa apik di paruh pertama menjadi sia-sia karena kegagalan tim menjaga konsentrasi hingga laga usai. Ia mengakui bahwa keunggulan dua gol seharusnya cukup untuk membawa Senegal melaju ke babak berikutnya.<\/p>\n<blockquote style=\"border-left: 5px solid #ccc; padding: 10px 20px; margin: 20px 0; font-style: italic; background-color: #f9f9f9;\"><p>&#8220;Kami kecewa. Kami memiliki babak pertama yang bagus, tapi itu tidak cukup. Sebuah pertandingan berlangsung 90 menit, dan (hasil ini membuat) kami hancur,&#8221; kata Diarra sebagaimana dikutip dari laman resmi FIFA.<\/p><\/blockquote>\n<p>Pernyataan tersebut mencerminkan realitas pahit di lapangan, saat Senegal kehilangan momentum tepat saat kemenangan sudah berada di depan mata. Diarra menilai bahwa durasi pertandingan yang panjang menuntut fokus yang tidak boleh kendur sedikit pun, sesuatu yang gagal mereka pertahankan di menit-menit krusial.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/906120\/preview-32-besar-piala-dunia-2026-belgia-vs-senegal-ujian-konsistensi-the-red-devils\" title=\"Preview 32 Besar Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, Ujian Konsistensi The Red Devils\" target=\"_blank\">Preview 32 Besar Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, Ujian Konsistensi The Red Devils<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Kontribusi Diarra dan Runtuhnya Pertahanan Senegal<\/h2>\n<p>Habib Diarra sebenarnya tampil gemilang dengan membuka keunggulan Senegal pada menit ke-25. Gol tersebut berawal dari skema serangan yang dibangun Sadio Mane.<\/p>\n<p>Mane melepaskan umpan silang yang disambut sundulan Ismaila Sarr. Bola sempat membentur tiang gawang dan membuat kiper Belgia, Thibaut Courtois, terkapar, namun Diarra dengan sigap menyambar bola muntah tersebut untuk mengubah skor menjadi 1-0.<\/p>\n<p>Kepercayaan diri Senegal semakin meningkat setelah Ismaila Sarr menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat tendangan voli pada menit ke-51.<\/p>\n<p>Namun, petaka dimulai pada menit ke-86 ketika Romelu Lukaku memperkecil ketertinggalan. Kesalahan kiper Mory Diaw dalam mengantisipasi umpan silang Leandro Trossard pada menit ke-89 kemudian dimanfaatkan Youri Tielemans untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.<\/p>\n<p>Memasuki babak tambahan waktu, mentalitas Senegal tampak merosot tajam setelah kehilangan keunggulan di menit akhir. Belgia akhirnya mengunci kemenangan dan memastikan tiket ke babak 16 besar, sekaligus memulangkan Senegal dari turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #eeeeee;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Detail Pertandingan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Keterangan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Skor Akhir<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Senegal 2-3 Belgia (AET)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Pencetak Gol Senegal<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Habib Diarra (25&#8242;), Ismaila Sarr (51&#8242;)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Lokasi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Lumen Field, Seattle<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Fase<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Babak 32 Besar <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia-2026\" title=\"piala dunia 2026\">Piala Dunia 2026<\/a><\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Bagi Diarra dan kolega, tersingkirnya mereka dari Amerika Serikat menjadi pelajaran berharga mengenai pentingnya manajemen pertandingan. Meski mencetak gol krusial, Diarra lebih memilih menyoroti kegagalan kolektif timnya dalam menuntaskan laga yang seharusnya bisa mereka menangkan. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/906594\/habib-diarra-mengaku-terpukul-usai-senegal-tersingkir-dari-piala-dunia-2026\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemain timnas Senegal Habib Diarra mencetak gol ke gawang timnas Belgia di laga 32 Besar Piala Dunia 2026(AFP\/ALEX GRIMM \/ GETTY IMAGES NORTH AMERICA) GELANDANG timnas Senegal, Habib Diarra, tidak dapat menyembunyikan rasa frustrasinya setelah langkah Singa Teranga terhenti secara tragis di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski sempat tampil dominan, Senegal harus mengakui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":65909,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-65908","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65908","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65908"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65908\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65909"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65908"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65908"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65908"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}