{"id":65749,"date":"2026-07-01T18:59:59","date_gmt":"2026-07-01T18:59:59","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/01\/menkeu-purbaya-inflasi-juni-2026-dipicu-harga-bbm-dan-pangan-fluktuatif\/"},"modified":"2026-07-01T18:59:59","modified_gmt":"2026-07-01T18:59:59","slug":"menkeu-purbaya-inflasi-juni-2026-dipicu-harga-bbm-dan-pangan-fluktuatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/01\/menkeu-purbaya-inflasi-juni-2026-dipicu-harga-bbm-dan-pangan-fluktuatif\/","title":{"rendered":"Menkeu Purbaya Inflasi Juni 2026 Dipicu Harga BBM dan Pangan Fluktuatif"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/01\/1782918189_94a26d6c03c3f3b77510.jpg\" alt=\"Menkeu Purbaya: Inflasi Juni 2026 Dipicu Harga BBM dan Pangan Fluktuatif\"\/><figcaption>MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.(Dok. Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/menteri-keuangan-menkeu-purbaya-yudhi-sadewa\" title=\"Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa\">MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa<\/a> menyatakan bahwa laju <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/inflasi\" title=\"inflasi\">inflasi<\/a> Indonesia pada Juni 2026 utamanya didorong oleh kenaikan harga komoditas yang bersifat fluktuatif (<em>volatile goods<\/em>). Faktor utama pemicu kenaikan tersebut adalah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/harga-bbm\" title=\"Harga BBM\">harga BBM<\/a> dan sejumlah komoditas pangan musiman.<\/p>\n<p>Meski terjadi kenaikan, Menkeu optimistis tekanan inflasi akan segera mereda dalam beberapa bulan ke depan seiring dengan penyesuaian harga energi global.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cItu kan (komoditas) musiman. Saya harapkan setelah harga minyak ini turun, harga Pertamax saya yakin akan turun pelan-pelan sesuai dengan harga minyak dunia. Jadi tekanan ke inflasi akan segera berkurang,\u201d ujar Purbaya di Jakarta, Rabu (1\/7).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/906216\/inflasi-juni-2026-naik-karena-harga-bbm-melambung\" title=\"Inflasi Juni 2026 Naik karena Harga BBM Melambung\" target=\"_blank\">Inflasi Juni 2026 Naik karena Harga BBM Melambung<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Inflasi Inti Tetap Terkendali<\/h3>\n<p>Purbaya menekankan bahwa kenaikan inflasi saat ini bukan disebabkan oleh lonjakan permintaan masyarakat yang berlebihan (<em>demand-pull inflation<\/em>). Hal ini dibuktikan dengan angka inflasi inti (<em>core inflation<\/em>) yang masih berada di level moderat.<\/p>\n<p>\u201c<em>Basically<\/em> kita lihat <em>core inflation<\/em>-nya 2,76 persen. Itu masih relatif terkendali. Jadi kenaikannya bukan karena <em>demand<\/em> yang terlalu cepat, tapi karena harga fluktuatif saja seperti minyak, BBM, dan pangan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<h3>Data BPS Juni 2026<\/h3>\n<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan (<em>year-on-year<\/em>\/yoy) pada Juni 2026 tercatat sebesar 3,34 persen, sementara inflasi bulanan (<em>month-to-month<\/em>\/mtm) berada di angka 0,44 persen.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/889020\/proyeksi-inflasi-2026-direvisi-jadi-35-persen-karena-harga-bbm-naik\" title=\"Proyeksi Inflasi 2026 Direvisi Jadi 3,5 Persen karena Harga BBM Naik\" target=\"_blank\">Proyeksi Inflasi 2026 Direvisi Jadi 3,5 Persen karena Harga BBM Naik<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sektor transportasi menjadi kontributor terbesar inflasi bulanan dengan kenaikan 2,29 persen dan memberikan andil 0,28 persen terhadap inflasi nasional. Tiga komoditas utama pendorong di sektor ini meliputi:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Bensin (andil 0,21 persen)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Tarif angkutan udara (andil 0,05 persen)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pelumas\/oli mesin (andil 0,01 persen)<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Di sisi lain, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi 0,20 persen dengan andil 0,06 persen. Komoditas pangan yang paling berpengaruh adalah bawang merah (0,04 persen), bawang putih (0,03 persen), dan beras (0,02 persen).<\/p>\n<p>Adapun inflasi inti pada periode yang sama tercatat sebesar 0,23 persen secara bulanan dan 2,76 persen secara tahunan, yang memperkuat argumen pemerintah bahwa stabilitas ekonomi makro masih terjaga di tengah fluktuasi harga komoditas global. (Ant\/H-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/906499\/menkeu-purbaya-inflasi-juni-2026-dipicu-harga-bbm-dan-pangan-fluktuatif\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.(Dok. Antara) MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa laju inflasi Indonesia pada Juni 2026 utamanya didorong oleh kenaikan harga komoditas yang bersifat fluktuatif (volatile goods). Faktor utama pemicu kenaikan tersebut adalah harga BBM dan sejumlah komoditas pangan musiman. Meski terjadi kenaikan, Menkeu optimistis tekanan inflasi akan segera mereda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":65750,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-65749","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65749","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65749"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65749\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65750"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65749"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65749"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65749"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}