{"id":65357,"date":"2026-07-01T02:13:43","date_gmt":"2026-07-01T02:13:43","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/01\/14-anak-tewas-tertimpa-atap-tempat-les-ambruk-di-pakistan\/"},"modified":"2026-07-01T02:13:43","modified_gmt":"2026-07-01T02:13:43","slug":"14-anak-tewas-tertimpa-atap-tempat-les-ambruk-di-pakistan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/01\/14-anak-tewas-tertimpa-atap-tempat-les-ambruk-di-pakistan\/","title":{"rendered":"14 Anak Tewas Tertimpa Atap Tempat Les Ambruk di Pakistan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/01\/1782871364_a7ea52b0f83dd67e31a9.jpg\" alt=\"14 Anak Tewas Tertimpa Atap Tempat Les Ambruk di Pakistan\"\/><figcaption>Tragedi memilukan terjadi di Lahore, Pakistan. Atap sebuah pusat bimbingan belajar ambruk saat renovasi, menewaskan sedikitnya 14 anak-anak.(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>SEBUAH insiden memilukan terjadi di kota Lahore, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pakistan\" title=\"Pakistan\">Pakistan<\/a> timur, pada hari Selasa. Atap sebuah pusat bimbingan belajar (bimbel) ambruk dan menewaskan sedikitnya 14 anak-anak serta melukai lima orang lainnya. Peristiwa tragis ini terjadi saat para pekerja tengah memperbaiki ubin di bangunan yang sudah usang tersebut.<\/p>\n<p>Menurut juru bicara layanan ambulans Edhi, insiden ini tepatnya terjadi di wilayah Basti Eid Gah, Kahna Nau, sebuah kawasan di sebelah selatan kota terbesar kedua di Pakistan tersebut.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Runtuhnya atap di Basti Eid Gah, Kahna Nau, telah merenggut nyawa 14 anak-anak, sementara lima lainnya luka-luka,&#8221; ungkap juru bicara tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/904991\/diserang-as-iran-tegaskan-ingin-berdamai\" title=\"Diserang AS, Iran Tegaskan Ingin Berdamai\" target=\"_blank\">Diserang AS, Iran Tegaskan Ingin Berdamai<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Komisioner Lahore, Marryam Khan, mengonfirmasi jumlah korban tewas tersebut dan menambahkan bahwa seorang guru juga turut menjadi korban luka. Sumber medis menyebutkan bahwa anak-anak yang menjadi korban tewas dalam tragedi ini berusia antara empat hingga 12 tahun.<\/p>\n<h2>Kronologi Kejadian dan Kesaksian Warga<\/h2>\n<p>Seorang warga setempat bernama Zaheer, 45, yang keponakannya turut menjadi korban tewas, menceritakan kondisi atap bangunan tersebut memang sudah dalam keadaan buruk. Nahasnya, proses renovasi ubin tetap dilakukan saat anak-anak sedang fokus belajar di bawahnya.<\/p>\n<p>&#8220;Atapnya dalam kondisi buruk,&#8221; kata Zaheer. &#8220;Tiba-tiba atapnya ambruk menimpa cukup banyak anak-anak. Mereka menaruh beban yang terlalu berat di atas atap dan itulah mengapa hal ini terjadi.&#8221;<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/901815\/pakistan-senang-bisa-damaikan-as-iran\" title=\"Pakistan Senang Bisa Damaikan AS-Iran\" target=\"_blank\">Pakistan Senang Bisa Damaikan AS-Iran<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Berdasarkan pernyataan dari Menteri Pendidikan Punjab, tempat bimbingan belajar tersebut bertempat di sebuah rumah pribadi milik seorang guru yang mendidik anak-anak dari lingkungan kurang mampu.<\/p>\n<p>Pascakejadian, stasiun televisi Geo News menayangkan gambar para petugas penyelamat berseragam bersama warga sipil yang bergotong-royong menggali tanah dan puing-puing menggunakan sekop serta tangan kosong untuk mengevakuasi korban.<\/p>\n<h2>Investigasi dan Penahanan Dua Orang<\/h2>\n<p>Pihak berwenang setempat berjanji akan mengusut tuntas kasus ini. Melalui media sosial X, kepolisian provinsi menyatakan dua orang telah ditahan terkait bencana ini untuk dimintai keterangan lebih lanjut.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka yang bertanggung jawab atas insiden ini akan ditemukan melalui investigasi yang transparan, tidak memihak, dan segera,&#8221; tegas Komisioner Lahore, Marryam Khan dalam sebuah pernyataan resmi.<\/p>\n<p>Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi ini. Melalui pernyataan resmi dari kantornya, PM Sharif menyampaikan bahwa ia &#8220;berdoa untuk kesembuhan yang cepat bagi para korban luka dan menginstruksikan pihak berwenang untuk memberikan mereka bantuan medis yang semaksimal mungkin.&#8221;<\/p>\n<p>Kasus ambruknya atap dan bangunan memang sering terjadi di Pakistan. Hal ini umumnya disebabkan oleh standar keselamatan yang buruk serta penggunaan bahan konstruksi yang tidak berkualitas di negara berpenduduk lebih dari 240 juta jiwa tersebut. (AFP\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/906169\/14-anak-tewas-tertimpa-atap-tempat-les-ambruk-di-pakistan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tragedi memilukan terjadi di Lahore, Pakistan. Atap sebuah pusat bimbingan belajar ambruk saat renovasi, menewaskan sedikitnya 14 anak-anak.(AFP) SEBUAH insiden memilukan terjadi di kota Lahore, Pakistan timur, pada hari Selasa. Atap sebuah pusat bimbingan belajar (bimbel) ambruk dan menewaskan sedikitnya 14 anak-anak serta melukai lima orang lainnya. Peristiwa tragis ini terjadi saat para pekerja tengah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":65358,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-65357","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65357","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65357"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65357\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65358"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65357"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65357"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65357"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}