{"id":65341,"date":"2026-07-01T01:29:31","date_gmt":"2026-07-01T01:29:31","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/01\/cuaca-buruk-paksa-kick-off-meksiko-vs-ekuador-ditunda-jadi-09-00-wib\/"},"modified":"2026-07-01T01:29:31","modified_gmt":"2026-07-01T01:29:31","slug":"cuaca-buruk-paksa-kick-off-meksiko-vs-ekuador-ditunda-jadi-09-00-wib","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/07\/01\/cuaca-buruk-paksa-kick-off-meksiko-vs-ekuador-ditunda-jadi-09-00-wib\/","title":{"rendered":"Cuaca Buruk Paksa Kick-off Meksiko vs Ekuador Ditunda Jadi 09.00 WIB"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/01\/1782868881_fbdc6543ddae86a3a97a.png\" alt=\"Cuaca Buruk Paksa Kick-off Meksiko vs Ekuador Ditunda Jadi 09.00 WIB\"\/><figcaption>Kondisi di Stadion Azteca, Mexico City(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>CUACA buruk memaksa panitia untuk menunda laga krusial babak 32 besar <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia-2026\" title=\"Piala Dunia 2026\">Piala Dunia 2026<\/a> yang mempertemukan Meksiko vs\u00a0Ekuador. Badai petir disertai kilatan kilat yang melanda wilayah Mexico City membuat pihak berwenang membatalkan rencana sepak mula (<em>kick-off<\/em>) semula yang dijadwalkan Selasa (30\/6) pukul 19.00 waktu setempat atau Rabu (1\/7) pukul 08.00 WIB.<\/p>\n<p>Ribuan suporter yang sudah memadati Stadion Azteca pun harus gigit jari dan menunggu lebih lama di tribun sebelum bisa menyaksikan tim kesayangan mereka berlaga.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>FIFA langsung merilis pernyataan resmi terkait situasi darurat ini. \u201cKarena kondisi cuaca buruk di Mexico City, termasuk risiko yang disebabkan oleh petir di sekitar stadion, sepak mula pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA antara Meksiko dan Ekuador telah ditunda.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/906155\/ekuador-protes-gangguan-suporter-meksiko-jelang-babak-32-besar-piala-dunia\" title=\"Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia\" target=\"_blank\">Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cFIFA akan mengikuti protokol keselamatan yang ditetapkan oleh otoritas setempat, dan pertandingan akan dimulai segera setelah kondisi dinyatakan aman. Keselamatan dan keamanan semua individu adalah prioritas FIFA. Kami berterima kasih kepada semua penggemar atas pengertian dan kerja sama mereka.\u201d<\/p>\n<p>Setelah tertahan selama satu jam, pertandingan akhirnya diputuskan bergeser ke pukul 20.00 waktu setempat atau pukul 09.00 WIB. Para pemain sendiri baru bisa masuk ke lapangan untuk melakukan pemanasan pada pukul 19.05, tepat lima menit setelah jadwal <em>kick-off<\/em> asli terlewati.<\/p>\n<h2>Bukan Pertama Kali Terjadi<\/h2>\n<p>Gangguan cuaca ini bukanlah yang pertama di ajang Piala Dunia kali ini. Sebelumnya, laga antara Prancis melawan Irak yang digelar di Philadelphia awal bulan ini bahkan harus dihentikan total selama dua jam akibat badai petir yang mengamuk.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/906135\/meksiko-vs-ekuador-mexico-city-jadi-lautan-hijau-cek-link-live-streaming\" title=\"Meksiko vs Ekuador: Mexico City Jadi Lautan Hijau, Cek Link Live Streaming\" target=\"_blank\">Meksiko vs Ekuador: Mexico City Jadi Lautan Hijau, Cek Link Live Streaming<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kala itu, penonton diminta mencari tempat berlindung saat turun minum, sementara pemain diungsikan kembali ke ruang ganti. Berdasarkan aturan keselamatan, kemunculan petir dalam radius delapan mil dari stadion otomatis akan menghentikan pertandingan. Laga baru boleh dilanjutkan minimal 15 menit setelah sambaran petir terakhir mereda. Karena jeda yang terlalu lama, para pemain Prancis dan Irak bahkan harus melakukan pemanasan ulang sebelum peluit kembali ditiup.<\/p>\n<p>Meski banyak laga lain yang sempat terancam cuaca buruk dalam dua pekan terakhir, mayoritas pertandingan masih bisa berjalan sesuai jadwal.<\/p>\n<p>Kini, fokus kembali ke Stadion Azteca. Pemenang dari duel sengit antara Meksiko dan Ekuador ini sudah ditunggu oleh calon lawan mereka di babak 16 besar, yakni pemenang dari laga antara Inggris melawan Republik Demokratik Kongo. Kepastian mengenai siapa yang akan lolos dan saling berhadapan akan terjawab pada hari Rabu ini.<\/p>\n<p>(Thesun\/P-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/906162\/cuaca-buruk-paksa-kick-off-meksiko-vs-ekuador-ditunda-jadi-0900-wib\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kondisi di Stadion Azteca, Mexico City(AFP) CUACA buruk memaksa panitia untuk menunda laga krusial babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Meksiko vs\u00a0Ekuador. Badai petir disertai kilatan kilat yang melanda wilayah Mexico City membuat pihak berwenang membatalkan rencana sepak mula (kick-off) semula yang dijadwalkan Selasa (30\/6) pukul 19.00 waktu setempat atau Rabu (1\/7) pukul [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":65342,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-65341","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65341","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65341"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65341\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65342"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65341"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65341"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65341"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}