{"id":64851,"date":"2026-06-30T03:45:21","date_gmt":"2026-06-30T03:45:21","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/30\/brasil-vs-jepang-tim-tersingkir-dari-piala-dunia-2026-hajime-moriyasu-tanggung-jawab\/"},"modified":"2026-06-30T03:45:21","modified_gmt":"2026-06-30T03:45:21","slug":"brasil-vs-jepang-tim-tersingkir-dari-piala-dunia-2026-hajime-moriyasu-tanggung-jawab","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/30\/brasil-vs-jepang-tim-tersingkir-dari-piala-dunia-2026-hajime-moriyasu-tanggung-jawab\/","title":{"rendered":"Brasil vs Jepang Tim Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu Tanggung Jawab"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/30\/1782790869_72f0bcdbf44a9fff86b8.jpg\" alt=\"Brasil vs Jepang : Tim Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu Tanggung Jawab\"\/><figcaption>Jepang kalah dari Brasil 2-1 dan harus tersingkir dari Piala Dunia 2026(Instagram\/@japan_football__)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PELATIH <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jepang\" title=\"Jepang\">Jepang<\/a> Hajime Moriyasu meminta maaf dan mengambil tanggung jawab penuh setelah langkah<em> Samurai Blue <\/em>terhenti secara dramatis di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia-2026\" title=\"Piala Dunia 2026\">Piala Dunia 2026<\/a>. Pada laga <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/brasil-vs-jepang\" title=\"Brasil vs Jepang\">Brasil vs Jepang<\/a>, tim dari negara sakura itu kalah 1-2 dari Brasil akibat gol pada masa <em>injury time<\/em> di babak gugur di Houston, pada Selasa (30\/6).<\/p>\n<p>Jepang sempat membuka harapan melalui gol Kaishu Sano, tetapi Brasil membalikkan keadaan lewat Casemiro dan Gabriel Martinelli.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kekalahan itu memperpanjang catatan pahit Samurai Blue yang kembali gagal mempertahankan keunggulan dalam tiga penampilan beruntun di fase gugur Piala Dunia.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/905685\/jepang-tersingkir-dari-piala-dunia-2026-hajime-moriyasu-ungkap-kekecewaan\" title=\"Jepang Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu Ungkap Kekecewaan\" target=\"_blank\">Jepang Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu Ungkap Kekecewaan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Menjadi juara adalah impian dan tujuan kami, dan kami tidak dapat mencapainya,&#8221; ujar Moriyasu dikutip dari ESPN.<\/p>\n<p>Ia mengaku kecewa karena merasa belum mampu membawa tim mencapai target yang ditetapkan.<\/p>\n<p>&#8220;Sebagai pelatih kepala, saya memberi tahu mereka bahwa saya sangat menyesal karena saya tidak cukup baik untuk memimpin mereka ke level tersebut guna mencapai tujuan itu,&#8221; katanya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/905665\/carlo-ancelotti-puji-mentalitas-timnas-brasil-pascakemenangan-atas-timnas-jepang\" title=\"Carlo Ancelotti Puji Mentalitas Timnas Brasil Pascakemenangan Atas Timnas Jepang\" target=\"_blank\">Carlo Ancelotti Puji Mentalitas Timnas Brasil Pascakemenangan Atas Timnas Jepang<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Meski terpukul, Moriyasu meminta para pemain tidak larut dalam kekecewaan. Ia menilai kegagalan kali ini harus menjadi pijakan untuk membangun generasi yang lebih kuat.<\/p>\n<p>&#8220;Kami tidak dapat mencapai tujuan kami kali ini, tetapi kemudian kami dapat membidik Piala Dunia berikutnya atau bahkan setelah itu,&#8221; sebut Moriyasu.<\/p>\n<p>&#8220;Kami harus bekerja menuju tujuan tersebut, yang memang telah kami lakukan selama ini,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Kegagalan itu kembali mengingatkan Jepang pada luka lama di fase gugur. Pada edisi sebelumnya mereka tersingkir dari Kroasia melalui adu penalti, sementara pada 2018 kalah 2-3 dari Belgia setelah kebobolan pada menit akhir.<\/p>\n<p>Namun Moriyasu menegaskan sejarah bukan alasan untuk berhenti bermimpi.<\/p>\n<p>&#8220;Saya tidak berpikir sejarah akan ramah kepada kami. Tetapi jika kita ingin mengatasi hari ini, mungkin kita akan melihat waktu di mana sejarah akan berubah,&#8221; tegas Moriyasu.<\/p>\n<p>Di balik hasil tersebut, Moriyasu tetap melihat perkembangan permainan timnya. Dari 15 pertemuan melawan Brasil, Jepang memang kini menelan 12 kekalahan, tetapi ia menilai jarak kualitas mulai menipis. Penampilan kiper Zion Suzuki dengan empat penyelamatan juga menjadi salah satu sorotan.<\/p>\n<p>&#8220;Kesenjangan di antara kami sekarang menyempit. Brasil adalah tim papan atas dan kami pasti mendekati level itu. Kami harus meningkatkan permainan kami,&#8221; sebut Moriyasu.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/905750\/brasil-vs-jepang--tim-tersingkir-dari-piala-dunia-2026-hajime-moriyasu-tanggung-jawab\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jepang kalah dari Brasil 2-1 dan harus tersingkir dari Piala Dunia 2026(Instagram\/@japan_football__) PELATIH Jepang Hajime Moriyasu meminta maaf dan mengambil tanggung jawab penuh setelah langkah Samurai Blue terhenti secara dramatis di Piala Dunia 2026. Pada laga Brasil vs Jepang, tim dari negara sakura itu kalah 1-2 dari Brasil akibat gol pada masa injury time di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":64852,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-64851","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64851","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64851"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64851\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64852"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64851"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64851"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64851"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}