{"id":64705,"date":"2026-06-29T21:23:16","date_gmt":"2026-06-29T21:23:16","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/29\/jannik-sinner-menang-susah-payah-di-putaran-pertama-wimbledon-2026\/"},"modified":"2026-06-29T21:23:16","modified_gmt":"2026-06-29T21:23:16","slug":"jannik-sinner-menang-susah-payah-di-putaran-pertama-wimbledon-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/29\/jannik-sinner-menang-susah-payah-di-putaran-pertama-wimbledon-2026\/","title":{"rendered":"Jannik Sinner Menang Susah Payah di Putaran Pertama Wimbledon 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/30\/1782767681_e9642ad6f92b44a2f28c.jpg\" alt=\"Jannik Sinner Menang Susah Payah di Putaran Pertama Wimbledon 2026\"\/><figcaption>Petenis Italia Jannik Sinner(AFP\/Glyn KIRK)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/petenis\" title=\"petenis\">PETENIS<\/a> nomor satu dunia asal Italia, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jannik-sinner\" title=\"Jannik Sinner\">Jannik Sinner<\/a>, harus berjuang ekstra keras untuk memulai upaya mempertahankan gelar juara di turnamen Grand Slam <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/wimbledon\" title=\"Wimbledon\">Wimbledon<\/a>. Bertanding di Centre Court, All England Club, London, Senin (29\/6), Sinner berhasil mengatasi perlawanan sengit petenis Serbia, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/miomir-kecmanovic\" title=\"Miomir Kecmanovic\">Miomir Kecmanovic<\/a>, dalam drama lima set.<\/p>\n<p>Kemenangan ini menjadi momen krusial bagi Sinner, mengingat ini adalah pertandingan kompetitif pertamanya sejak kekalahan mengejutkan di putaran kedua Roland Garros, beberapa waktu lalu. Sinner menutup laga dengan skor 4-6, 6-3, 6-7(6), 6-2, dan 6-3 setelah bertarung selama 3 jam 30 menit.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Merupakan kehormatan besar untuk memulai turnamen ini. Awalnya saya sedikit tegang. Saya tidak bermain dengan performa terbaik, tetapi saya berusaha untuk menyesuaikan diri,&#8221; ujar Sinner sebagaimana dikutip dari ATP.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/789502\/sinner-akan-jalani-mri-setelah-terjatuh-di-16-besar-wimbledon\" title=\"Sinner akan Jalani MRI Setelah Terjatuh di 16 Besar Wimbledon\" target=\"_blank\">Sinner akan Jalani MRI Setelah Terjatuh di 16 Besar Wimbledon<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa adaptasi dengan lapangan rumput menjadi tantangan tersendiri dalam laga pembuka ini.<\/p>\n<h3>Drama Jatuh di Lapangan Rumput<\/h3>\n<p>Pertandingan tidak berjalan mudah bagi petenis berusia 24 tahun tersebut. Sinner tercatat melakukan 52 <em>unforced errors<\/em> dan sempat membuat penonton di tribun, termasuk legenda sepak bola David Beckham di Royal Box, merasa khawatir.<\/p>\n<p>Pada set ketiga, Sinner sempat terjatuh dua kali. Insiden pertama terjadi saat kedudukan 2-2, di mana ia terpeleset dengan posisi lutut menekuk ke dalam. Meski sempat mengejutkan penonton, ia memilih untuk tidak mengambil waktu istirahat medis (<em>medical timeout<\/em>) dan terus melanjutkan permainan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/789500\/jannik-sinner-tidak-puas-dengan-kemenangannya-karena-lawan-cedera\" title=\"Jannik Sinner tidak Puas dengan Kemenangannya karena Lawan Cedera\" target=\"_blank\">Jannik Sinner tidak Puas dengan Kemenangannya karena Lawan Cedera<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kecmanovic sendiri tampil luar biasa, terutama pada set ketiga. Dalam momen <em>tie-break<\/em>, petenis Serbia itu memaksa Sinner berlari dari sudut ke sudut sebelum akhirnya memaksa sang juara bertahan terjatuh lagi di net, sebuah poin yang memicu sorak-sorai meriah dari penonton.<\/p>\n<h3>Rekor dan Langkah Selanjutnya<\/h3>\n<p>Meski sempat tertinggal, Sinner menunjukkan mentalitas juara dengan mengurangi kesalahan sendiri di dua set terakhir. Ia mengambil alih kendali permainan sepenuhnya untuk memastikan tiket ke babak kedua.<\/p>\n<p>Kemenangan ini juga membawa catatan sejarah baru. Sinner kini telah mengoleksi 94 kemenangan di turnamen utama (Grand Slam), menyamai rekor sepanjang masa Nicola Pietrangeli sebagai petenis Italia dengan kemenangan terbanyak di level mayor.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Detail Pertandingan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Informasi<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Lawan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Miomir Kecmanovic (Serbia)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Skor Akhir<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">4-6, 6-3, 6-7(6), 6-2, 6-3<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Durasi Pertandingan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">3 Jam 30 Menit<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Kesalahan Sendiri (Unforced Errors)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">52<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Lawan Berikutnya (Babak Kedua)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Nuno Borges (Portugal)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Di putaran kedua Wimbledon, Jannik Sinner dijadwalkan akan menghadapi petenis Portugal, Nuno Borges. Sinner berharap dapat terus meningkatkan performanya guna menghindari nasib buruk juara bertahan yang gugur di babak awal, sekaligus mengulang kesuksesan tahun lalu saat ia menghentikan Carlos Alcaraz di partai final. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/905659\/jannik-sinner-menang-susah-payah-di-putaran-pertama-wimbledon-2026\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petenis Italia Jannik Sinner(AFP\/Glyn KIRK) PETENIS nomor satu dunia asal Italia, Jannik Sinner, harus berjuang ekstra keras untuk memulai upaya mempertahankan gelar juara di turnamen Grand Slam Wimbledon. Bertanding di Centre Court, All England Club, London, Senin (29\/6), Sinner berhasil mengatasi perlawanan sengit petenis Serbia, Miomir Kecmanovic, dalam drama lima set. Kemenangan ini menjadi momen [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":64706,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-64705","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64705","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64705"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64705\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64706"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64705"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64705"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64705"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}