{"id":64693,"date":"2026-06-29T20:51:14","date_gmt":"2026-06-29T20:51:14","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/29\/mk-tolak-uji-materi-uu-desa-syarat-usia-calon-kades-tetap-25-tahun\/"},"modified":"2026-06-29T20:51:14","modified_gmt":"2026-06-29T20:51:14","slug":"mk-tolak-uji-materi-uu-desa-syarat-usia-calon-kades-tetap-25-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/29\/mk-tolak-uji-materi-uu-desa-syarat-usia-calon-kades-tetap-25-tahun\/","title":{"rendered":"MK Tolak Uji Materi UU Desa, Syarat Usia Calon Kades Tetap 25 Tahun"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/30\/1782766168_46bb3a517f092103ea1b.jpg\" alt=\"MK Tolak Uji Materi UU Desa, Syarat Usia Calon Kades Tetap 25 Tahun\"\/><figcaption>Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo (kedua kiri) didampingi Wakil Ketua MK Saldi Isra (kiri), Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih (kedua kanan) dan M. Guntur Hamzah (kanan), memimpin sidang pengucapan putusan uji materiil undang-undang (UU) di Gedung M(ANTARA\/Galih Pradipta)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mahkamah-konstitusi\" title=\"Mahkamah Konstitusi\">MAHKAMAH Konstitusi<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mk\" title=\"mk\">MK<\/a>) menegaskan bahwa syarat minimal usia calon <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kepala-desa\" title=\"Kepala Desa\">kepala desa<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kades\" title=\"kades\">kades<\/a>) tetap berada di angka 25 tahun. Keputusan ini diambil setelah Mahkamah menolak permohonan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/uu-desa\" title=\"UU Desa\">UU Desa<\/a>).<\/p>\n<p>Dalam sidang pengucapan putusan Nomor 186\/PUU-XXIV\/2026 yang digelar di Jakarta, Senin (29\/6), Ketua MK Suhartoyo menyatakan bahwa para pemohon tidak berhasil membuktikan adanya kerugian hak konstitusional yang bersifat faktual maupun potensial.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cMenurut Mahkamah, uraian anggapan kerugian hak konstitusional pemohon I secara potensial lebih banyak ditekankan mengenai rencana pemohon I untuk mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Ponelo Tahun 2026, namun pencalonan tersebut tidak dapat dilakukan karena baru berusia 21 hingga 22 tahun pada saat pendaftaran,\u201d ujar Suhartoyo.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/801776\/putusan-mk-tolak-perpanjangan-masa-jabatan-keuchik-jadi-kado-20-tahun-perdamaian-aceh\" title=\"Putusan MK Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Keuchik jadi Kado 20 Tahun Perdamaian Aceh\" target=\"_blank\">Putusan MK Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Keuchik jadi Kado 20 Tahun Perdamaian Aceh<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Pertimbangan Mahkamah<\/h3>\n<p>Mahkamah menilai tidak ada hubungan sebab akibat (kausalitas) yang kuat antara norma yang diuji dengan kerugian yang diklaim oleh para pemohon. Pemohon II juga dinilai hanya mendasarkan gugatannya pada keinginan semata untuk mencalonkan diri tanpa bukti upaya nyata.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, MK berpendapat bahwa para pemohon, yang merupakan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo, tidak menunjukkan bukti konkret telah berupaya mencalonkan diri di daerah tertentu. Hal ini membuat kerugian yang disampaikan tidak meyakinkan Mahkamah sebagai kerugian yang bersifat spesifik, khusus, dan aktual.<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; margin: 20px 0; background-color: #f9f9f9;\"><strong>Detail Perkara Uji Materi UU Desa:<\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 10px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #eee;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Komponen<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Keterangan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Nomor Perkara<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">186\/PUU-XXIV\/2026<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Pemohon<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Putri Naylarizki Lasamano &amp; Muthi&#8217;ah Alamri<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Pasal yang Diuji<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Pasal 33 Huruf e UU Nomor 3 Tahun 2024<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Isi Norma<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Syarat usia paling rendah 25 tahun saat mendaftar kades<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Status Putusan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Tidak dapat diterima \/ Ditolak<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div>\n<p>Dengan putusan ini, Pasal 33 Huruf e UU Desa tetap berlaku secara konstitusional. Setiap warga negara yang berniat maju dalam kontestasi pemilihan kepala desa wajib memenuhi kriteria usia minimal 25 tahun pada saat melakukan pendaftaran resmi. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/905654\/mk-tolak-uji-materi-uu-desa-syarat-usia-calon-kades-tetap-25-tahun\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo (kedua kiri) didampingi Wakil Ketua MK Saldi Isra (kiri), Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih (kedua kanan) dan M. Guntur Hamzah (kanan), memimpin sidang pengucapan putusan uji materiil undang-undang (UU) di Gedung M(ANTARA\/Galih Pradipta) MAHKAMAH Konstitusi (MK) menegaskan bahwa syarat minimal usia calon kepala desa (kades) tetap berada di angka 25 tahun. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":64694,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-64693","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64693","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64693"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64693\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64694"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64693"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64693"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64693"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}